
Lucky menarik tangan Ayu dan memasukkan tangan Ayu ke dalam boxernya.
"Iikh mas masih ngantuk." Sungut Ayu.
"Tanggung jawab dong sayang, kan kamu yang bangunin dia."
Dengan malas Ayu memijat-mijat rudal suaminya.
Merasakan istrinya bermalas-malasan, mau tak mau Lucky harus agresif terlebih dahulu. Tangan Lucky mulai masuk ke dalam sleepwear berbahan satin yang Ayu pakai.
Bermain dengan kue Yucur dan seiprit chocochips yang menjulang menantang di atas kue Yucur.
"Ssh..ah.." Lucky berhasil membuat Ayu mendesau.
"Mas Lucky ikh curang." Protes Ayu sambil memukul dada suaminya.
"Bales dong sayang."
Ayu yang sudah merem melek karena ulah Lucky, akhirnya membalas sengatan kenikmatan yang Lucky berikan.
Tak tahan hanya dengan sengatan tangan, Lucky pun melepas sleepwear Ayu dan terpal penutup lubang BuAyu. Menindih tubuh Ayu, lalu memberikan sengatan kenikmatan dengan bibirnya.
Tubuh Ayu bergetar dan menggelinjang hebat mendapat sengatan kenikmatan dari bibir Lucky, sudah lima hari sejak mereka tiba di Australia, mereka belum main dokter-dokteran.
"Ough mas..." desau Ayu sambil menekan kepala suaminya agar memperdalam sengatannya pada kue Yucurnya.
"Aku udah gak tahan sayang." Ucap Lucky dengan suara yang serak dan berat.
"Sama mas." Jawab Ayu.
Lucky langsung membalikkan tubuh Ayu sehingga kini Ayu lah yang ada diatas tubuh Lucky.
"Aku mau kamu yang mimpin sayang." Ucap Lucky.
Ayu menganggukkan kepalanya.
Tangannya pun mulai menurunkan boxer Lucky dan membuang boxer itu ke sembarang arah. Lalu mulai memberi sengatan kenikmatan dengan bibirnya, mulai dari bibir, leher, dada, perut dan kini Ayu sedang berkaraoke dengan rudal suaminya.
"Ssh..akh..Yu.." desau Lucky sambil menekan kepala Ayu.
__ADS_1
Tak tahan hanya merasakan goa bergigi, Lucky kembali membalikkan tubuh Ayu dan memimpin permainan.
Gantian, kini Lucky memberi sengatan kenikmatan di tubuh Ayu.
Puas memberi sengatan kenikmatan di tubuh istrinya, lubang kramat istrinya juga sudah banjir karena ulah nya, Lucky pun menggiring rudalnya masuk ke dalam lubang BuAyu. Lucky pun mulai bermain 'dal rudal panjang, makin panjang makin senang di dalam lubang BuAyu.
Saat mereka sedang bermain dokter-dokteran, ada sesuatu hal yang mereka lupakan. KB dan APD. Ayu lupa kalau jadwal suntik KB nya sudah telat dua minggu karena terlalu sibuk mengurus ini-itu untuk perjalanan keliling dunia mereka. Lucky yang tak tau kalau jadwal suntik Ayu sudah telat dua minggu, asal mencolokkan rudalnya di dalam lubang BuAyu tanpa memakai APD.
Lucky mempercepat ayunan rudalnya di dalam lubang BuAyu saat merasakan rudal yang ingin menyemburkan oli.
"Aakh mas..a-ku..." racau Ayu saat dirinya hampir sampai di puncak klimakstation.
"Keluarin pada ku sayang dan sebut nama ku." Lucky membalas racauan Ayu sambil terus mengayun rudalnya dengan kecepatan penuh, tau kalau Ayu sudah mau sampai di puncak kenikmatan.
"Aargh mas Lucky..." tak lama erangan panjang keluar lebih dulu dari mulut Ayu tanda dirinya sudah lebih dulu tiba di puncak klimakstation. Tubuhnya sampai melengkung saat merasakan gejolak hebat dari dalam tubuhnya.
"Giliran aku sayang." Ucap Lucky.
Satu menit kemudian..
"Argh..Ayu..sayang." erang panjang akhirnya keluar dari mulut Lucky, dia sudah sampai di puncak kenikmatan menyusul istrinya.
Tubuh Lucky pun ambruk seketika saat semua oli rudalnya sudah tertumpah di dalam lubang kramat istrinya.
Deru nafas yang memburu terasa jelas diantara keduanya.
"I love istri ku sayang. Mama Kya." Ucap Lucky di telinga Ayu dengan nafas yang masih terengah-engah.
"I love suami ku sayang. Papa Kya." Balas Ayu.
Mereka pun kembali berciuman mesra.
Namun baru beberapa detik mereka berciuman mesra, tiba-tiba Ayu melepaskan tautan bibir mereka.
"Mas.." pekik Ayu sambil membulatkan matanya. Bukan karena rudal Lucky yang kembali minta beroperasi, namun karena ia baru ingat kalau suntik KB nya sudah kadaluarsa.
"Kenapa?" Tanya Lucky sambil mengernyitkan keningnya.
"Jadwal suntik ku udah telat mas. Gimana ini??!" Ucap Ayu dengan raut wajah panik.
__ADS_1
"Kok bisa telat sih Yu. Emangnya kamu gak inget apa? Harusnya sebelum kita pergi kamu suntik Yu." Omel Lucky sambil mengeluarkan rudalnya yang sudah berubah menjadi cerutu basah dari dalam lubang kramat istrinya, lalu menyenderkan tubuhnya di sandaran ranjang.
"Aku lupa mas, habisnya sibuk ngurus persiapan kita keliling dunia. Jadinya gak inget." Jawab Ayu menjelaskan.
"Jadi gimana dong ini mas?" Tanya Ayu dengan wajah melas.
Melihat wajah melas istrinya, Lucky jadi tidak tega. Sebenarnya ia masih ingin melanjutkan ngomel-ngomelnya, karena pasti akan menyuruhnya memakai APD.
"Sini." Lucky membuka lebar tangannya, meminta Ayu untuk masuk ke dalam pelukannya.
Ayu pun masuk ke dalam pelukan suaminya.
"Ya udah gak pa-pa sayang. Nanti aku pake APD aja." Ucap Lucky sambil mengelus rambut istrinya dengan lembut.
"Kalau aku minum pil aja gimana?" Tanya Ayu.
"Gak usah sayang. Kan kamu bilang kamu mual kalau minum pil. Daripada bulan madu kita berantakan karena kamu minum pil KB, mending aku aja yang pake APD." Jawab Lucky. Ia rela mengalah daripada istrinya yang meminum pil KB, karena Lucky tau kalau Ayu tersiksa karena mual setiap meminum pil KB. Apalagi istrinya itu pelupa, bahaya kalau sampai Ayu melupakan satu kali saja pil KB nya.
"Beneran mas? Nanti mas Lucky gak puas. Kalau gak puas nanti mas Lucky cari lubang yang lain lagi."
"Puas sayang sayang. Mana mungkin lah aku cari lubang yang lain sayang, rudal ku ini cuma mau di cas dalam lubang mu." Jawab Lucky.
"Beneran?" Tanya Ayu menyelidik.
"Benar sayang." Jawab Lucky sambil memeluk erat Ayu.
✨✨✨
Setelah seminggu berada di Australia, Lucky dan Ayu meneruskan perjalanan mereka.
Negara yang di kunjungi kali ini adalah Selandia Baru. Sama seperti waktu di Australia, waktu mereka di Selandia Baru juga seminggu.
Setelah seminggu di Selandia Baru, mereka pergi ke Cile lalu ke Peru, Ekuador, Kolombia, Meksiko, Amerika Serikat, lalu Kanada. Waktu mereka di negara-negara itu, sama dengan waktu mereka di Australia, yakni satu minggu.
Setelah dari Kanada, mereka melanjutkan perjalanan ke Inggris. Dan saat mereka di Inggris ini lah baru mereka bertemu dengan baby Kya, orangtua Lucky, orangtua Ayu serta dua baby sitter untuk menjaga baby Kya.
Waktu mereka di Inggris agak lebih lama dari waktu mereka di negara-negara sebelumnya, yakni sepuluh hari.
Setelah dari Inggris, baru lah rombongan Lucky family melanjutkan perjalanan ke Prancis, Spanyol, Jerman, Swiss dan perjalanan mereka berakhir di Turki. Di lima negara ini, waktu mereka sama seperti waktu di Inggris, yakni sepuluh hari.
__ADS_1
Setelah tiga bulan lebih melakukan perjalanan keliling dunia, akhirnya rombongan Lucky family tiba kembali di tanah air.
BERSAMBUNG...