Pendekar Pedang Dunia Lain

Pendekar Pedang Dunia Lain
Chapter 78


__ADS_3

[Chapter 78.]


[Lantai 2.]


[Silahkan dibaca.]


Alam bawah sadar Kansha.


Kansha melihat sosok tersebut, sosok ninja dengan iris mata berwarna emas, Kansha benar-benar terkejut, namun segera menenangkan dirinya.


“Siapa kau?” tanya Kansha, kemudian sosok tersebut menatap ke arah dan menjawab dengan nada tenang.


“Aku adalah Roh yang kau bentuk, aku adalah Raven Ninja,” ungkap sosok tersebut, kemudian Kansha memegang dagunya dan bertanya.


“Apakah kau ada nama?” tanya Kansha, sementara sosok tersebut menggelengkan kepalanya dan menjawab.


“Nama adalah bukti kontrak dengan roh,” ungkap sosok tersebut, Kansha mengangguk kemudian dia berkata sambil tersenyum.


“Kalau begitu, namamu adalah Hanzo,” ucap Kansha, kemudian dia merasakan Mana miliknya berkurang.


Sosok tersebut, perlahan-lahan bercahaya dan asap hitam memenuhi dirinya dan asap hitam membesar.


Asap perlahan terhisap dan menjadi satu di dalam tubuh sosok tersebut, lalu sosok tersebut sekarang terlihat seperti Gagak hitam besar.


Mata sebelah kuning sebelah merah, Kansha yang melihat itu merasakan rasa membunuh yang tajam dari gagak tersebut.


“Benar-benar, aku naik tingkat. Juga, terimakasih Kansha,” ungkap Gagak tersebut dengan senang.


“Apakah kau berkah dari suara pohon abadi tersebut?” tanya Kansha, sementara Gagak yang senang mulai tersenyum.


Dia kemudian mengibaskan tangannya dan muncul sebuah perkamen berwarna gelap, dia sendiri awalnya terkejut menerima perkamen tersebut.


Kansha melihat perkamen tersebut dan menerimanya, dia mulai membukanya dan melihat isi dari perkamen tersebut.


“Shadow Multiple?” Kansha bingung, sementara Hanzo terkejut mendengar nama tersebut, lalu dia berkata.


“Kansha, kau beruntung mendapatkan kemampuan tersebut.”


Kansha memandang ke arah Hanzo, dia benar-benar sedikit terkejut melihat Hanzo yang senang.


“Apakah kau tahu tentang kemampuan ini?” tanya Kansha, kemudian Hanzo mengangguk dan mulai menjelaskan.


Shadow Multiple, sebuah skill dimana orang bisa menggandakan dirinya, namun wujudnya adalah bayangan.


Kemampuan ini bisa membuat orang berganti tempat dan melakukan serangan ganda.


Kansha yang mendengar penjelasan dari Hanzo terkejut, dia benar-benar merasa senang menemukan Skill tersebut.


Selepas itu, Kansha mulai duduk dan mulai mempelajari isi dari perkamen tersebut.


**


Luar alam bawah sadar.


Tessa dan Kansha duduk lotus dan mulai mempelajari hal yang mereka dapatkan.


Beberapa menit kemudian.


Keduanya membuka mata, mereka berdua saling memandang dan tersenyum bersama, mereka benar-benar senang mendapatkan skill baru tersebut.


“Shadow Multiple,” “Iron.”

__ADS_1


Seketika bayangan Kansha muncul, bayangan tersebut hanya ada satu, Kansha sendiri mengangguk, dia paham itu batasan dirinya.


Sementara itu, terlihat tangan Tessa terlapisi oleh besi, kemudian dia mengayunkan tangannya dan berbagai besi lancip naik ke atas tanah.


Boom Boom Boom Boom Boom.


Kansha terkejut melihat hal tersebut, dia memandang ke arah besi tersebut dan menatap ke arah Tessa.


“Itu sangat hebat, Tessa,” ungkap Kansha, sementara itu Tessa mengangguk dan tersenyum ke arah Kansha.


“Terima kasih, kak. Milikmu juga bagus, kak,”  ucap Tessa, dia jujur. Menurutnya bayangan adalah hal menarik.


Mereka tidak bisa dilukai oleh fisik dan jiwa, keuntungan bayangan sangat banyak.


Pertama, mereka bisa digunakan perpindahan, penyusupan, pencurian.


Kedua, mereka memiliki kekuatan setara dengan penggunanya.


Ketiga, mereka dapat berkembang menjadi lebih dari 1 saja.


Keempat, mereka tidak bisa menghilang, kecuali pengguna membatalkan dan pengguna mati.


Dengan keempat keuntungan tersebut siapa yang tidak tertarik. Banyak yang akan mengincar orang yang bisa mengendalikan bayangan tersebut.


“Kak, sepertinya saat di luar kau harus menyembunyikan kekuatan milikmu,” ungkap Tessa dengan khawatir, namun Kansha menggelengkan kepalanya.


“Tidak perlu, kita harus menjadi kuat dan bisa menjaga diri kita sendiri dan orang yang berharga bagi kita.”


Kansha menolak dan menunjukkan bahwa, dia harus bertambah kuat, Tessa sendiri mengangguk.


“Kau benar, kak. Kita harus menjadi kuat agar dapat melindungi diri kita dan orang yang berharga bagi kita.”


“Lantai 2 telah terbuka, saatnya kalian menaiki lantai 2 untuk menyelesaikan tes kedua.”


Tessa dan Kansha mengangguk, kemudian berjalan menuju ke arah tangga dan naik menuju ke lantai kedua.


**


Beberapa menit kemudian.


Mereka tiba di lantai 2, disana terlihat 100 bola besar yang terbuat dari batu, keduanya mengerutkan kening selepas melihat hal tersebut.


“Ujian tahap kedua dimulai, silahkan kalahkan musuh kalian.”


Selepas suara tersebut hilang, seluruh ruangan bergetar. Tessa dan Kansha mulai bersiap-siap dan mulai mengaktifkan skill mereka.


Seketika 100 bola besar bergerak dan berubah menjadi sosok golem yang sangat besar, Tessa dan Kansha sedikit terkejut melihat hal tersebut.


“Sepertinya, kita harus menang melawan Golem,” ungkap Tessa, kemudian tangan dan kaki miliknya dilapisi oleh besi.


“Kau benar,” tambah Kansha, kemudian dia mulai melepaskan bayangan dan terwujudlah satu sosok bayangan berwarna hitam mirip dengan Kansha.


“Mari kita mulai.”


Tessa kemudian melesat ke arah salah satu Golem tersebut. Dia ingin mencoba daya tahan dari Golem tersebut.


Kansha sendiri menggunakan Stealth, dia menghilang begitu juga bayangan miliknya, hawa keberadaan keduanya juga ikut menghilang.


Golem1 yang melihat Tessa melesat ke arahnya, matanya menyala merah, kemudian tangannya terangkat.


Golem1 mengayunkan tangannya yang mengepal ke arah Tessa, ayunan tangan tersebut sangat cepat.

__ADS_1


Tessa melihat hal tersebut, sedikit terkejut. Namun, dia masih bisa melihat kecepatan dari pukulan tersebut.


Tessa kemudian melompat dan mengayunkan pukulannya ke arah pukulan dari Golem tersebut.


Boooommmm.


Golem1 mundur beberapa langkah selepas beradu pukulan tersebut, dia terkejut dan segera melihat ke arah Tessa.


Namun, sebelum Golem1 bisa melihat Tessa, dia terkena sebuah serangan tepat di kepalanya.


Boooommmm.


Tessa melesatkan pukulan kembali, dia tidak akan membiarkan Golem1 memulihkan diri, Tessa memukul Golem1 dengan sangat keras sampai terdengar.


Krakkkkkkkk.


Brushhhhh.


Kepala Golem1 hancur dan menjadi pasir, Tessa melihat hal tersebut seperti hal normal baginya.


Tessa kemudian memandang ke arah para Golem sisanya, seperti dugaannya. Golem tersebut memiliki elemen masing-masing.


Boooommmm.


Tessa mendengar suara ledakan tersebut, dia tahu bahwa itu adalah Kansha yang selesai menghancurkan salah satu Golem.


“Sepertinya tetap sama,” ungkap Kansha muncul di sebelah Tessa. Dia benar-benar merasakan hal sama dengan Tessa.


Insting Elf benar-benar hebat, mereka benar-benar bisa memahami situasi dalam sekejap, walaupun mereka bukan Elf petarung.


“Sepertinya kita harus mencari kembali kelemahan para Golem ini, Kak.”


Kansha mendengar hal tersebut, dia mengangguk. Keduanya mengamati seluruh fisik dari Golem tersebut.


Namun, Golem tidak mengijinkan mereka mengamati fisiknya. Mata para Golem menyala dan mulai berlari menuju ke arah Tessa dan Kansha.


“Baiklah, sepertinya kita harus habis-habisan melawan mereka,” ungkap Tessa, Kansha tersenyum kecut mendengar hal tersebut.


“Kau benar, waktunya bergabung dengan roh kita masing-masing.”


Tessa sendiri langsung bergabung dengan Kugo, sementara Kansha bergabung dengan Hanzo.


Brushhhh.


Jubah hitam berkobar seperti api, kemudian mulut terlihat tertutup oleh jubah tersebut, rambut Kansha berubah menjadi hitam dan memanjang.


Belati miliknya berkobar dengan tenang, ekspresi wajah Kansha menjadi tenang, namun tajam.


Tessa melihat perubahan tersebut, tersenyum dalam fikirannya, ‘Akhirnya, Kakak memiliki roh miliknya.’


Kansha mengangguk, paham arti tatapan dari Tessa. Keduanya kemudian menatap ke arah para Golem dan berkata.


“Mari kita mulai.”


[To be Continued.]


Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.


Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.


Thanks you Minna-san.

__ADS_1


__ADS_2