
[Chapter 96.]
[Sistem yang berubah.]
[Silahkan Dibaca.]
Dalam sebuah gua di Pegunungan Avrest sebelah timur. Sosok pemuda tengah duduk di tanah yang kosong. Pemuda itu ialah Kohta, dia beristirahat karena selesai memindahkan seluruh gunung berapi di dalam gua tersebut.
Sebelum Kohta memindahkan gunung berapi itu. Dia sudah memberitahu keempat istrinya tentang gunung berapi tersebut. Mereka senang dan berterimakasih akan hal itu. Sekarang, Kohta duduk beristirahat di tempat kosong itu.
“Hmm, waktunya aku melihat seluruh fitur Sistem.” Kohta berkata dengan nada ringan, kemudian Kohta berkata, “Sistem, mulai jelaskan perubahan dirimu.”
[Dimengerti.]
[Sistem berganti dari Sistem Pendekar Pedang menjadi Sistem Pendekar Pedang Terkuat.]
[Sistem mulai merubah seluruh fitur di dalam Sistem sebelumnya.]
[Sistem sekarang memiliki fitur sebagai berikut :]
[- Status.]
[- Shop.]
[- Skill.]
[- ?.]
[- ?.]
[Status.]
[Nama : Kohta Hideoki.]
[Umur : 18.]
[Tingkat : Master tahap 7.]
[Poin Tingkatan : 7.100/10.000]
[Elemen : Fire, Darkness, Light, Snow.]
[Kekuatan : 790.]
[Kecepatan : 870.]
[Energi :]
[- Kin : 3.200/15.200.]
[- Ken : 1.800/12.800.]
[- Ren : 450/8.500.]
__ADS_1
[- Qi Api : 50/350.]
[- Qi Bulan : 250/250.]
[Shop.]
[- Item.]
[- Sword Skill.]
[- Weapon.]
[Skill.]
[Poin Pedang : 50.]
[Hideoki Art:]
[- Moon Slash.]
[- Flaming Flower Blade.]
[- Shadow Cruise.]
[- Flaming Full Moon.]
[- 54 Stepping Moon.]
[Light Speed (Pasif.)]
(Note : Light Speed mirip seperti Admiral Monyet Cahaya Angkatan laut.)
[Dark Flame Manipulation.]
[Chain Manipulation.]
Kohta melihat seluruh skillnya terkejut. Dia benar-benar tidak menyangka apa yang dia gunakan selama ini tidak sesuai dengan aslinya. Hal itu membuat serangan miliknya tidak akan sangat kuat.
“Jadi begitu, inikah statusku sekarang, menarik.” Kohta berkata sambil menatap ke arah panel sistem, kemudian dia melihat inventory miliknya menghilang, dia sedikit bingung dan bertanya, “Sistem, kenapa Inventory menghilan?”
[Inventory akan langsung terhubung dengan ruang harta di Dunia Jiwa anda. Maka dari itu, Fitur Inventory dihilangkan.]
Kohta berfikir bahwa Sistem mencoba untuk irit. Dia mengangguk paham tentang sistem miliknya tersebut. Lalu, Kohta mulai mengisi kembali seluruh energi miliknya. Dia benar-benar harus mempersiapkan apapun yang akan terjadi saat di luar nanti.
**
Pegunungan Avrest sebelah timur, tepatnya di atas tebing hamparan salju yang melintang. Sosok tinggi 60M terlihat, seluruh tubuhnya ditutupi oleh bulu berwarna hitam. Sosok itu menatap ke arah sekelompok Yeti yang mati dengan terbelah di hamparan tersebut.
Sosok tersebut menatap dengan tajam, kemudian menghilang dengan cepat. Lalu, terlihat sosok hitam itu turun ke hamparan dengan sangat cepat. Sosok itu jatuh dengan sangat kuat, sehingga menimbulkan sebuah ledakan.
Boooommmm.
“Siapa beraninya, memasuki wilayah Raja ini.” Suara itu benar-benar membuat salju berhenti. Tubuhnya yang besar dengan mudahnya menghilangkan seluruh awan yang berada di atasnya. Sosok tersebut ialah Raja dari seluruh Yeti, Black Yeti.
__ADS_1
Black Yeti berjalan ke arah Yeti yang terbelah menjadi dua, bagian-bagian tubuh Yeti terpotong dan membeku di tempat. Black Yeti kemudian mengalihkan pandangannya ke arah sebuah gua yang berada di dekat mayat para Yeti tersebut.
“Keluarlah kau, ba*ingan!” Raung Black Yeti dengan keras, dia benar-benar marah melihat anak buahnya terbunuh semuanya. Dia yakin bahwa sosok yang membunuh seluruh anak buahnya masih berada di dalam.
**
Di sisi Kohta, dia selesai mengisi penuh Energinya. Lalu, dia mendengar suara teriakan dari luar gua. “Keluarlah kau, ba*ingan!” Kohta bisa merasakan emosi dari suara itu. Pemuda itu dengan cepat berdiri dan menatap ke arah luar gua.
“Makhluk apa ini? Bukankah ini terlihat sangat kuat.” Kohta tidak menyangka bahwa dirinya akan bertemu dengan makhluk yang sangat kuat. “Nak, sepertinya kau kurang beruntung tentang ini.” Kohta mengerutkan keningnya ketika mendengar ucapan dari Oda.
“Apa itu, Pak tua?” tanya Kohta, dia benar-benar penasaran. “Itu adalah Raja dari kelompok para Yeti. Nama Raja itu adalah Black Yeti. Monster yang sudah berada di tingkat Beast tahap puncak.” Kohta terkejut ketika mendengar ucapan dari Oda.
Tanpa sadar dia menatap ke arah luar Gua. Dia menghirup nafas dalam-dalam, sambil memejamkan matanya. Namun selepas dia membuang nafasnya, matanya terbuka dengan siluet tajam dan api semangat muncul dalam hatinya.
Oda menatap Kohta, dia benar-benar lupa dengan sifat Kohta yang Maniak bertarung. Pria tua itu benar-benar tak berdaya dengan semangat Kohta tersebut. “Nak, aku tidak bisa membantumu. Kekuatanku masih lemah, jadi kau harus berjuang sendiri.”
Kohta tersenyum dan mengangguk. Dia paham dengan hal itu, namun hatinya benar-benar menyuruh dirinya untuk melawan Black Yeti. Pemuda itu benar-benar pria yang mengikuti apa kata hatinya, bukan orang yang bergantung kepada seseorang.
Kohta berjalan menuju ke arah luar gua. Dia sudah mempersiapkan segalanya, berjalan dengan penuh tekad dan semangat tinggi. Pemuda itu berjalan dengan langkah yang dapat terdengar sampai luar gua.
**
Dalam sebuah ruangan yang terdapat hamparan rumput hijau yang indah, ada sebuah batu yang berbentuk persegi panjang di atasnya terdapat sebuah bekas tempat pencabutan sebuah pedang yang menancap di batu tersebut.
Sosok cahaya muncul dari lubang pencabutan pedang tersebut, kemudian cahaya berkumpul di tepi batu persegi panjang tersebut. Kemudian, perlahan-lahan cahaya berkumpul menjadi satu dan terlihat sosok pemuda duduk di tepian batu tersebut.
Rambut emas panjang berkibar, wajah yang tampan dan bijaksana terlihat, iris mata hijau yang menandakan kedamaian dan kenyamanan terlihat, ekspresi lemah lembut dan senyum yang begitu indah, membuat para perempuan yang melihatnya akan meleleh seketika.
Armor emas terpasang di tubuhnya, menggunakan sebuah jubah berwarna biru dengan ikon wajah seorang Raja yang menghadap ke samping. Tepat di bawah ikon tersebut terlihat jelas sebuah tulisan yang memiliki warna emas, Tulisan tersebut ialah. “King’s Of Britannia.”
Sosok tersebut ialah Arthur Pendragon, Raja yang berasal dari Britania Raya. Sebuah Kerajaan yang dimana, terbentuk ketika seseorang dapat mencabut sebuah Pedang legendaris, Pedang itu ialah Excalibur.
Arthur Pendragon adalah sosok Raja yang begitu kuat, siapapun yang menjadi lawannya akan tunduk oleh keagungan miliknya. Dalam sebuah perang, Arthur memenangkan pertempuran tanpa ada korban sama sekali.
Arthur hanya menggunakan pedangnya, membuat seluruh lawannya langsung tunduk tanpa sebab. Hal itulah, membuat dirinya dijuluki Raja Kedamaian, The King Arthur.
Namun, beberapa puluh tahun kemudian. Arthur Pendragon dikabarkan menghilang dari singgasana Istana. Arthur menghilang ketika dia duduk di singgasana tanpa ada seorangpun di ruang singgasana tersebut.
Hal itu, menjadi misterius sampai sekarang. Ada yang mengatakan Arthur pindah Dunia, lalu ada yang mengatakan Arthur ditarik oleh seorang Dewa, ada yang mengatakan bahwa Arthur meninggal tertelan oleh kekuatannya.
**
Kembali ke tempat Arthur berada, dia duduk di tepi batu dan menatap ke arah sebuah pintu yang sudah siap untuk dia buka. Namun, Arthur menunggu momen yang tepat untuk membuka pintu tersebut.
“Aku tidak menyangka, selepas berkeliling 1 Miliar Dunia. Aku akhirnya menjadi seorang pengasuh bersama dengan seorang Raja Iblis. Aku menantikan cara bertarungmu, Kohta Hideoki.”
[To be Continued.]
Silahkan Like, Comment, Share, Vote, dan tip koinnya.
Jangan lupa klik tombol Favorit agar tidak ketinggalan update terbaru.
Thanks you Minna-san.
__ADS_1