Pengganti Istri Kedua Tuan Zain

Pengganti Istri Kedua Tuan Zain
Bab 37. Ziya's House


__ADS_3

“Mari silakan masuk, Bu!” ajak seorang wanita yang sudah berdiri di dekat pintu.


“Eh, i-iya terima kasih, Bu.” Bi Nur terlihat gelagapan, ia masih tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh matanya, begitu pun dengan Hani.


‘Rumah siapa ini? Kenapa Ny. Amara mengajak kami ke sini?’ tanya bi Nur dalam hati.


Ia menyapukan pandangannya ke segala arah, ruangan yang tidak begitu luas tanpa adanya kursi dan meja di dalamnya, namun tergantikan dengan karpet lantai berbulu tipis yang terbentang di ruang tamu tersebut. Di sudut ruangan terdapat etalase kaca yang dipenuhi oleh piala di dalamnya.


Tak hanya bi Nur, ternyata Hani pun dibuat tercengang dengan banyak potret foto serta  beberapa piagam dan medali yang tersusun rapi di dinding.




“Cepat masuk, Bi. Jangan jadi patung di depan pintu!” tegur Ny. Amara.


“Enma, dedek mau dipangku Enma,” ucap seorang anak perempuan dengan suara cadelnya yang sudah berada di pangkuan Ny. Amara.

__ADS_1


“Aku juga mau dipangku Enma, aku kangen Enma.”


“Enma kenapa tidak pernah pulang?”


“Enma tidak sayang lagi sama kami ya?”


Bi Nur dan Hana berjalan mendekat ke arah Ny. Amara yang duduk si atas karpet dikerumuni oleh 3 balita berkisar umur 4-6 tahun itu yang memberondongnya dengan berbagai pertanyaan.


“Sayang, jangan berebut grandmanya ya, kasihan grandma capek lo baru datang,” lerai wanita itu merasa tidak enak kepada Ny. Amara.


“Oh ya Sofia, mereka bi Nur dan putrinya Haniyah yang tinggal di mansion,” terang Ny. Amara menunjuk ke arah bi Nur dan Hani bergantian.


“Saya Sofia, penanggung jawab rumah ini beserta seluruh anggotanya.” Sofia memperkenalkan dirinya, lalu menyuruh bi Nur dan Hani duduk serta di atas karpet itu.


Setelah meletakkan barang yang mereka bawa di sudut ruangan, bi Nur dan Hani duduk di dekat Sofia, sedangkan Ny. Amara tengah asyik bercanda dengan ketiga balita tersebut dengan penuh tawa.


“Anda pasti bingung ya, Bu?” tanya Sofia kepada bi Nur yang terus menatap ke arah Ny. Amara.

__ADS_1


“Eh ... maaf,” gagap bi Nur karena ketahuan memperhatikan sikap nyonyanya yang berbeda.


“Ny. Amara adalah pemilik rumah ini, rumah yang menampung banyak anak-anak yang kurang beruntung. Berkat kebaikan beliau anak-anak di sini dapat mendapatkan kehidupan yang layak bahkan pendidikan yang terjamin,” jelas Sofia yang sukses membuat bi Nur dan Hani melebarkan mata mereka.


“Dahulu tempat ini sangat jauh dari kata layak, namun setelah kedatangan Ny. Amara semuanya berubah, Ny. Amara dan tuan Zain membiayai semua kebutuhan kami bahkan menyekolahkan mereka semua hingga ke perguruan tinggi.”


‘Anda memang orang yang baik nyonya, hanya saja keadaan yang membuat Anda berubah menjadi wanita arogan dan terlihat sombong. Namun siapa sangka hati Anda tetaplah sebaik dulu, ketika pertama kali Anda membawa saya dan suami saya untuk bekerja di mansion utama, bahkan memberikan tempat tinggal untuk kami serta menyekolahkan Haniyah,’ ucap bi Nur dalam hati dengan menatap kagum ke arah Ny. Amara.


‘Meskipun saya tidak pernah melihat langsung wajah ayah saya, namun saya bangga karena beliau meninggal untuk menyelamatkan Anda. Anda memiliki hati bagaikan malaikat Ny. Amara,’ puji Hani dalam hati.


Hani sering mendengar dari ibunya jika waktu dulu kondisi ayah dan ibunya sedang kesusahan karena ayahnya baru dipecat dari pekerjaannya sebagai sopir di sebuah perusahaan. Mereka harus hidup pontang-panting dan tinggal di kontrakan kecil dan terlihat kumuh.


Hingga suatu hari mereka bertemu dengan pasutri muda yang baik hati menawarkan pekerjaan dan tinggal di tempat mereka, pasutri tersebut tidak lain adalah Ny. Amara dan suaminya yang keturunan China.


Ayahnya meninggal sewaktu berusaha menyelamatkan Ny. Amara dan sebulan setelahnya bi Nur mendapati bahwa dirinya positif hamil. Walau demikian baik bi Nur ataupun Hani tidak pernah membenci atau menaruh dendam kepada Ny. Amara.


Tak berselang lama, beberapa anak lainnya berdatangan pulang dari sekolah, mereka terlihat bahagia ketika mendapati keberadaan Ny. Amara di sana.

__ADS_1


__ADS_2