
...🍁🍁🍁...
Wanita berhijab dusty pink itu langsung berlari ke arah kerumunan orang-orang yang sedang melihat syuting Kim Soo Hyun, Ji Chang Wook dan Suzy. Mereka tidak ribut-ribut saat melihat prosesi syuting tersebut bahkan sampai proses syutingnya selesai.
Nah saat itulah Zahwa buru-buru menyiapkan kertas, bolpoin dan juga ponselnya agar bisa mengabadikan momen ini. Dia ditemani Rey dibelakangnya, pria jangkung itu melindungi istrinya dari kerumunan fans yang juga ingin minta tanda tangan dan foto bersama artis idola mereka.
Namun rupanya meminta foto selfi dan tanda tangan itu tidak mudah karena Zahwa harus mengantri panjang bersama barisan fans lainnya.
Ya Allah, ini orang kayak mau ngantri sembako. Kasihan kan istriku nunggu sampai lelah gitu.
Tak tega melihat istrinya pegal-pegal, Rey menawarkan agar Zahwa duduk saja dan menunggu. Biarkan dia yang mengantri. "Sayang kamu duduk aja, biar aku yang antri."
"Tapi Mas--"
"Kamu duduk manis aja cintaku, Mas Rey-bin mau antri buat opa Hyun, sama opa Wook itu!"
"Hahaha..." Zahwa tertawa mendengar suaminya bicara opa opa. "Mas udah ah geli, jangan ngomong Opa opahan lagi, Mas."
"Aku kan lagi belajar kayak kamu sayang, kamu suka opa aku juga suka opa. Eh tapi disana bukan hanya ada opa saja kan? Ada cewek juga tuh, sekalian aku minta tandatangannya juga kan?" tanya Rey pada istrinya.
Mendadak raut wajah Zahwa berubah menjadi serius mendengar ucapan suaminya yang akan minta tanda tangan pada Suzy. "Kenapa Nemo?" Rey heran melihat kening Zahwa berkerut.
"Mas gak boleh ya minta tanda tangan sama Suzy Unnie, minta tanda tangan sama dia urusan aku!"
"Loh? Kenapa? Kan biar sekalian."
"Gak boleh Mas, nanti urusan Suzy aku aja yang minta. Tugas Mas fotoin aku aja nanti kalau udah antri, oke?"
"Kamu__cemburu sayang?" tanya Rey dengan senyuman dibibirnya.
__ADS_1
"Gak!" serka Zahwa dengan bibir yang mengerucut.
"Ngaku? Cemburu kan?" tanya Rey seraya menggoda istrinya.
Kalau Zahwa cemburu, itu artinya dia juga cinta sama aku. Ya walau aku belum yakin bahwa cintanya sebesar cintaku padanya.
"Ish...Mas, ayo katanya mau antri!"
"Ya udah deh, nanti aku minta bayaran di kamar ya."
"Hehe dasar mesum," tukas gadis itu sambil menepuk bahu suaminya, lalu tersenyum lebar.
Dengan sabar Rey antri selama 2 jam disana demi sang istri, Zahwa juga tidak diam saja melihat suaminya antri. Zahwa membeli air minum dan makanan untuk memberikan tenaga pada suaminya. Tak lupa kecupan manis sebagai penambah imun untuk Rey. Setelah menikah Rey tidak membatasi atau menahan dirinya lagi dari Zahwa, mau melakukan apapun mereka sudah sah dan tidak ada halangan.
2 jam setelah penantian panjang itu, akhirnya Zahwa bisa berfoto dengan aktor idolanya. Tak lupa tanda tangan juga dimintanya dari sang idola. Namun sayang Zahwa tak bis berfoto dengan Suzy karena Suzy pergi lebih dulu dari lokasi syuting.
Rey bertugas sebagai fotografer, sebenarnya merasa tidak senang melihat istrinya berfoto bersama pria lain. Tapi ya mau bagaimana lagi, demi istrinya apapun akan dia lakukan. Dia menahan rasa cemburunya demi Nemonya.
"Nae," Soo Hyun dan Chang Wook tersenyum lebar menunjukkan lesung pipi mereka dan membuat Zahwa tidak berkedip.
"Masya Allah, kiyeowwo(imutnya),"
Suami yang dalam mode cemburu itu segera menarik istrinya menjauh dari sana dengan alasan antrian yang semakin panjang. "Kamu udah puas sayang?"
"Hehe makasih Mas, Masya Allah aku gak nyangka bisa bulan madu sambil ketemu Opa juga...tapi aku masih pengen ketemu Keanu Reeves, Shahrukh Khan sama Jason Statham juga!" Zahwa terkekeh sambil memandang foto-foto yang ada di ponselnya.
"Masya Allah, ternyata kamu bukan suka artis Korea aja ya sayang." Rey mengusap kepala Zahwa dengan lembut penuh kasih sayang.
"Hehe, aku suka India, suka film barat sama film Turki juga." gadis itu sangat semangat menceritakan tentang kesukaannya.
__ADS_1
"Terus kamu suka aku juga?"
"Kok mas tanyanya gitu sih?" Zahwa menyimpan ponselnya lalu mulai memfokuskan perhatiannya pada sang suami.
"Ya, kali aja kamu lebih suka Hyun Bin daripada aku!"
Cup!
Muach!
Kecupan manis mendarat di pipi Rey untuk ke sekian kalinya. Kemudian dia tersenyum dan membelai pipi suaminya. Ditatapnya pria itu dengan lembut penuh kasih. "Aku suka mereka tapi aku kan sayang dan cintanya sama Mas. Mereka cuma sekedar suka dan ngefans aja, mereka gak ada di hatiku...kalau Mas__"
"Kenapa digantung? Ayo terusin sayang!" pinta Rey sambil merengkuh tubuh istrinya tak peduli sekarang mereka ada dimana.
"Mas...itu..."
Tiba-tiba saja tetesan salju turun membasahi wajah Zahwa, akhirnya pasangan suami-isteri itu menatap ke langit. "Salju...ada salju! Salju pertama turun!"
Zahwa merentangkan kedua tangannya, dia tersenyum seraya melihat butiran salju dari langit. Sementara Rey tersenyum melihat istrinya bahagia, ah ternyata seperti ini rasanya bulan madu bersama orang tercinta. Rey mengambil ponselnya lalu mengambil foto Zahwa dengan hati-hati, dalam posisi candid.
Setelah di kamar hotel aku akan memberitahu Zahwa kebenarannya.
...****...
Spoiler episode berikutnya...
"Mas, benarkah Mas yang berkonspirasi dengan Salimah untuk membatalkan pernikahanku dan mas Raihan dulu?" tanya Zahwa sambil memegang ponselnya, dia menatap suaminya dengan atensi tajam.
"Sayang, kamu dengarkan dulu penjelasanku!"
__ADS_1
"Sampai kapan Mas akan menyembunyikan semua ini, kalau aku tidak tahu semuanya...mungkin mas akan tetap merahasiakannya!" ujar Zahwa penuh kemarahan pada suaminya, matanya mulai berembun.
...*****...