Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama

Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama
Kebaikan Wilona


__ADS_3

Tak di sangka sudah sampai episode 100.


Terimakasih untuk para readers yang masih setia dengan kisah Wilona ini.


Terimakasih (Hormat 90° buat semuanya 🙏)


Semoga hari kalian semakin diberkati berlimpah-limpah.


Mari kita lanjut!


●●●●●


Sore itu


Okta kembali pulang dengan membawa se-buket bunga.


Ia mendapat kabar dari Judika bahwa Wilona sangat rajin berkunjung ke tahanan untuk menjenguk Henry.


"Wah … bunga lagi." Ucap Wilona seraya merangkul bunga itu dengan senangnya.


"Aku akan membawanya tiap hari untukmu."


"Ah … tidak pak. Tidak perlu begitu." Kata Wilona yang akhirnya masuk ke dalam mobil.


Seperti di hari-hari yang lalu mereka berpapasan di jalan, dan kembali Okta pulang bersama Wilona.


"Mengapa kamu sering mengunjunginya?"tanya Okta.


Hah … apa aku ketahuan? Aku … aku hanya mengunjunginya, apa dia berpikir aku selingkuh. Batin Wilona. 


"Kenapa kamu tampak gugup seolah-olah ketahuan selingkuh seperti itu?" Tanya Okta kembali.


Hah … kenapa dia tahu juga apa yang aku pikirkan sekarang ini? Batin Wilona yang kebingungan dan semakin diam.


"Hey ... kenapa diam, Aku bukannya tak setuju padamu, aku sudah bisa melihat hatimu. Ceritakan saja."


Fiuuhhh … ternyata dia tidak marah. Ah ini pasti ulah Judika yang diam-diam membuntutiku.


"Benar, kau diam karena pasti berpikir Judika pelaku yang membuntutimu. Iya kan?" Tanya Okta. 


"PAK OKTAAA!"


"Kenapa? Kenapa kamu teriak?" Okta mengerem mobilnya secara mendadak.


"Ha-hari ini kau tampak mengerikan pak. Kenapa semua yang kupikirkan bisa pak Okta tebak dengan benar."


"Ah … kamu mengagetkan aku saja."ucap Okta yang dengan pelan kembali menjalankan mobilnya

__ADS_1


Wilona berpikir sejenak dan kemudian berkata,


"Aku hanya mengasihaninya pak. Dia pasti kesepian disana."


"Cih … dia adalah orang yang tak punya belas kasihan pada banyak orang, kenapa kamu menaruh hati padanya.


Kamu adalah satu-satunya orang aneh yang pernah kukenal Ona.


Tapi, aku tahu … seburuk apapun kataku tentangnya, kau akan tetap dengan pendirianmu.


Jadi aku akan membiarkan kamu tetap mengunjunginya."


Hal ini memang tidak kusangka keluar dari mulutmu, tapi ...Terima kasih Okta, setidaknya aku tahu kamu tidak sekeras yang dulu. Dan mungkin, hati kecilmu juga khawatir dengannya, sehingga kamu membiarkan aku bertemu dengannya. Wilona tersenyum sendiri.


▪▪▪▪▪


Flash back ⚘


Di dalam tahanan


Berkali-kali sebenarnya Wilona mengunjungi Henry, namun saat di tunggu, Henry sama sekali tidak keluar. Ia enggan menemui siapapun, bahkan ibunya sekalipun.


Box makanan yang Wilona bawa, terpaksa kembali ia bawa pulang. 


Petugas tahanan juga sangat menyayangkan sikap Henry, karena sebenarnya Wilona juga cukup sering membawakan makanan untuk para petugas tahanan juga. Sekiranya itu membuat mereka tak jemu menerima Wilona yang kerap datang ke tahanan.


Petugas itu menceritakan bahwa Wilona kerap datang membawakan makanan, ia menunggu Henry keluar dengan duduk diam sampai waktu kunjung usai dan jika tak berhasil bertemu ia menitipkan pesan agar Henry disana mampu menjaga kesehatan melalui para petugas.


Cerita itu membuat Henry, akhirnya bersedia bertemu dengan Wilona.


Wilona senang sekali, saat mereka bertemu.


"Mengapa kamu bersikap seperti ini, aku sama sekali tak mengharapkan kedatanganmu." Ucap Henry.


"Aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja di dalam tahanan, tidak ada maksud lain." Ucap Wilona sambil tersenyum. 


"Aku baik-baik saja." Kemudian Henry segera berdiri dan berjalan menjauh.


"Dua hari lagi aku akan datang, Ayam panggang kesukaanmu akan kubawakan." Ucap Wilona yang membuat Henry berhenti melangkah, namun kemudian ia melanjutkan langkahnya.


Begitulah sepertinya ketulusan Wilona membuat Henry bersedia untuk di temui di hari berikutnya, dan mereka akhirnya bisa saling dekat.


Namun sebenarnya aktivitas nyonyanya itu juga di awasi oleh Judika, karena itulah ia bisa memberikan info pada tuannya.


▪▪▪▪▪


Lalu Di mana Leony?

__ADS_1


Sebenarnya Leony sedang mengasingkan diri.


Kabar penangkapan Henry dan penahanannya semua pengikutnya. Membuat dirinya gemetar ketakutan. Ia teringat ancaman Henry padanya.


Leony merasa penangkapan Henry dan pengikutnya, karena ulahnya yang berani speak up ke media.


Ia hanya gunakan itu sebagai ancaman, namun tidak berpikir bahwa ini semua akan berakhir pada masuknya Henry ke dalam tahanan.


Karena bom waktu ada di mulut Henry. Sekali itu keluar, ia tidak bisa berkutik lagi di depan Okta. Banyak hal yang masih ia sembunyikan di hadapan Okta, dan ia berharap hal itu tidak keluar sama sekali dari mulut Henry. 


Setelah sekian waktu, ia merasa semuanya aman. Segera ia memiliki rencana lain.


Buru-buru ia segera menghubungi pihak media, yang dahulu dengan berani membantu membongkar kasus Henry.


Disana ia mengatakan melalui saluran telepon bahwa, istri dari pengusaha ternama, memiliki selingkuhan. 


Anda serius nona. 


Tanya seorang wartawan melalui saluran telepon. 


"Aku bersungguh-sungguh." Ucap Leony. 


Baik, saya percaya pada anda, namun tanpa bukti, saya tidak berani.


"Tenang saja, semua bukti ada di tanganku. Nanti aku akan atur waktunya untuk bertemu denganmu."


Baik … akan saya tunggu nona. 


Leony senang sekali akan misinya, sekali lagi ia mengecek beberapa foto dari ponselnya.


Tapi … ia kaget bukan kepalang, semua bukti di ponselnya hilang tak berjejak sedikitpun.


Tunggu … kenapa ini? 


Berkali-kali Leony mencoba mengutak atik ponselnya, namun sama sekali ia tidak menemukan bukti Wilona dan Bastian di dalamnya.


Ia tidak tahu bahwa semua bukti telah di hapus Judika.


Hal itu terjadi saat Judika menjebak Leony yang dibantu oleh Bobby di Paris waktu itu. Kesempatan itu juga dimanfaatkan Judika untuk menyadap ponsel Leony tanpa sepengetahuannya.


Semua buktiku! … kemana semua bukti yang aku punya? Leony kesal lalu membanting ponselnya.


Tidak!!!!


●●●●


Bersambung

__ADS_1


Terimakasih 🙏 buat para pembaca yang masih setia sampai episode ini, mari dukung author dengan tinggalkan jejak berupa vote dan ♡ juga.


__ADS_2