Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama

Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama
Pria dalam mobil


__ADS_3

Halo semuanya kembali lagi berkumpul di Pernikahan sementara dengan orang ternama.


...


Mari kita lanjut


●●●●●


Hari demi hari berjalan seperti biasa.


Wilona dan juga Okta berkumpul di meja makan dan berpisah ke tempat kerja masing-masing. Semua berjalan lancar, aman dan tentram tanpa keributan sama sekali.^^


*****


Di Kedai Ayah


Kali ini Jojo turut bekerja di pagi hari, namun sungguh mengejutkan, karena dia datang dengan style yang baru.


Rambutnya dibuat bergelombang, dengan potongan tipis di bagian tepinya.


Beberapa gelang terpasang di pergelangan tangannya.


Kali ini dia datang dengan Kaos hitam, celana jeans dan sepatu kets. Kulit putihnya dengan otot yang terbentuk sempurna membuat Style nya benar-benar keren.


Beberapa anak sekolah yang sudah terbiasa berdiri di pojok kedai, semakin histeris. Dan entah mengapa jumlah mereka semakin bertambah hari demi hari.


"Hai jo." Sapa Wilona yang baru saja datang dan meletakkan tas nya di meja.


"Selamat pagi Wilona." Balas Jojo dengan senyum manis nya.


"Wiiiih, ada apa dengan penampilanmu sekarang jo?" Wilona terpana melihatnya.


"Ah ... ini (sambil menyibakkan rambutnya) Hasil ujianku memuaskan, dan karena ini sedang libur semester, jadi aku menikmatinya sambil merombak sedikit penampilan. Bagaimana?"

__ADS_1


"Sedari awal kamu sudah keren sih, mau di apa-apakan juga tetap saja keren." sambil menunjukkan kedua jempol tangannya.


"Tunggu Jo, sini ... kamu ke sini." Kata Wilona sambil melambaikan tangan menyuruh Jojo datang mendekat ke arah jendela.


"Ada apa?" Tanya Jojo.


"Hey ... kasihan mereka menunggu sejak tadi, Itu, sapalah dulu mereka."


"Ah ... mereka menunggu ya!" Jojo lalu menyapa dengan melambaikan tangan dan tersenyum manis pada mereka.


Kehebohan terjadi di luar kedai. Para pelajar berteriak kegirangan, ada yang saling berpegangan tangan, ada yang sibuk mengambil video, ada yang berpelukan, ada juga yang memberikan tanda love dengan tangannya sambil melompat-lompat.


Sambil menyilangkan tangan Wilona berkata "Ini semakin keterlaluan, bahkan penggemarmu lebih banyak dari pelanggan disini. Lebih baik kamu coba peruntungan dengan ikutan daftar casting saja."


Lalu tiba-tiba Jojo mencubit pipi Wilona dengan gemas. Dia tidak berkata apa-apa dan segera berlalu, sibuk dengan urusannya, meninggalkan Wilona sendirian.


Tak berselang lama, seorang anak berlari mendekati kedai. Dan memberanikan diri meminta Wilona untuk menemuinya di luar


"Kakak, kak Jojo belum punya pacar kan?"


"Lalu kak, boleh tidak kalau kita adakan kumpul-kumpul disini untuk bertemu dengan kak Jojo."


"Apa? kumpul? ... aduh bagaimana ya, itu semacam fan meeting ya?" bertanya sambil menggaruk-garuk kepalanya.


"Iya-iya benar sekali kak."


"Wahahahaha ... ya ... em ... asalkan kalian juga beli menu disini tidak masalah."


"Serius kak?"


"Iiiiya boleh, tapi ... kalian jangan sampai lupa belajar ya itu yang lebih penting."


"Pastinya kak, kita tetap serius belajar, justru kak Jojo adalah figur penyemangat kami, sudah tampan, baik, murah senyum, kuliah dan masih semangat untuk ambil waktu kerja part time pula."

__ADS_1


Wilona lalu menoleh ke belakang dan mengamati Jojo yang masih sibuk saja bekerja menyiapkan beberapa roti di etalase meja.


Hm ... Iya juga ya ...


"Kak!" Panggil anak itu pada Wilona yang masih sibuk mengamati Jojo.


"Eh ... iya kenapa?"


"Terima kasih ya kak ... kita mau lanjut sekolah lagi" sambil berjalan anak itu kembali berkumpul dengan kawan-kawannya lagi.


Melihat kejadian itu Wilona teringat sahabatnya Jesika yang memiliki keceriaan hampir serupa seperti anak bertemu dengannya tadi.


Jesika ... Petra... mainlah kesini aku merindukan kalian.


Wilona lalu berlalu masuk dan melanjutkan pekerjaanya.


Sore harinya Wilona pulang, namun kali ini dia kembali berboncengan dengan Jojo. Karena kebetulan pak becak langganan Wilona sudah sekian waktu tidak menampakkan batang hidungnya sama sekali, ada rasa cemas dari hati Wilona sebenarnya. Tapi mau bagaimana lagi, dia bahkan tidak tahu kediaman pak Yono( nama pak becak)


Wilona harus membeli kebutuhan pokok untuk keperluan rumahnya. Jadi untuk pertama kalinya dia terpaksa meminta Jojo untuk membantunya, dan dengan senang hati Jojo mengantarkan Wilona.


Setelah waktu berlalu dan semua urusan belanja sudah beres mereka kembali ke parkiran untuk pulang.


Tak di sangka sebuah mobil membunyikan klakson dan mendekat Ke arah Jojo dan Wilona.


Seorang pria membuka jendela mobil dan memanggil nama Wilona.


Jojo dan wilona secara bersamaan, menoleh ke arah sebelah kanan, mencari tahu siapa yang memanggilnya dari dalam mobil.


Sosok pria muncul dan berjalan mendekat ke arah Wilona


●●●●●


Bersambung

__ADS_1


Apa yang akan terjadi di parkiran ya?


Ayo dukung author dengan bantu ♡ dan votenya juga ya ^^


__ADS_2