Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama

Pernikahan Sementara Dengan Orang Ternama
Pulang


__ADS_3

Judika pun kembali mendapat laporan dari iPad yang ia bawa, bahwa saat ini terjadi aksi demo di depan kantor Anak cabang, dengan tuntutan mengenai hak karyawan yang dirampas dan kasus pelecehan karyawan wanita.


Judika pun dengan sigap menghubungi staf khusus supaya media tidak segera datang ke lokasi dan membantu menampung para pendemo terlebih dahulu. Itu ia lakukan sebelum ia memberitahukan info tersebut pada tuannya.


Kacau... kenapa saat ini semakin parah. (Melihat ke arah tuannya dengan ragu)


Tuan maaf saya harus melaporkan ini padamu.


Judika pun mendekat dan dengan berat hati dan memberikan iPad pada tuannya.


Sepertinya hari itu Okta di buat super duper meradang, bahkan rapat yang berlangsung di siang hari menjadi berjalan dengan tidak lancar. Semua staf kena semprot Okta. Seolah-olah sepasang tanduk keluar dari kepalanya.


"Aku tidak mau, hinaan yang terjadi disana bisa terjadi di tempat ini, kalau kalian masih mau hidup jangan pernah berperkara dengan Grup Wahardian." Itulah kata yang keluar dari mulut Okta sebelum meninggalkan ruang rapat.


Mata semua staf tidak ada yang berani menatap wajah Dirut saat itu. Bahkan untuk menggerakkan badan sedikit pun mereka tidak berani.


Dua sisi, ya dua sisi. Sisi kepemimpinan yang cerdas, persaingan sehat, reward dan kesejahteraan yang merata memang ditonjolkan di bawah pimpinan Okta, berbagai penghargaan, retreat, liburan, bonus menjadikan karyawan merasa bangga menjadi bagian dari karyawan group Wahardian.


Namun sisi satunya adalah sisi kemurkaan yang tidak bisa dilepas, saat terjadi kasus terutama ketika peraturan dan kesejahteraan dilanggar.


Dalam keadaan ini sepertinya semua karyawan menerima tamparan dan getahnya bersama hanya karena ulah beberapa Oknum saja.


Bahkan sampai seharian itu semua karyawan hampir tidak bisa bercanda dan dibuat tegang sekalipun rapat telai usai dan mereka beraktifitas seperti biasanya.


Sampai perjalanan pulang ke rumah pun Okta masih dibuat geram akibat dua oknum tidak bertanggung jawab.


"Jud."


"Ya tuan?"

__ADS_1


"Bahkan setiap detik dan terinci kamu harus segera laporkan."


"Baik tuan."


Judika menghela napas sambil tetap serius menyetir mobil.


Dia sadar bahwa nasib tuannya bergantung dari penilaian karier sampai pemilihan Presdir beberapa bulan kedepan.


Dalam perjalanan hp Okta berbunyi. Dan munculah sebutan '9' maksudnya adalah Wilona. Okta pun segera mengangkat.


"Kenapa?"


Eh ... kenapa orang ini bentak-bentak. batin Wilona


"Maaf, aku tidak pulang hari ini."


"Kamu mau mati juga?"


"Ya, benar." Dia sudah tidak sanggup melawan lagi.


"BERANI KAMU YA?"


"Aku menginap dirumah ayah, karena nanti sepertinya akan sampai rumah tengah malam." Wilona buru-buru mengakhiri pembicaraan secara diam-diam.


Mendengar perkataan Wilona dan langsung memutus kontaknya Okta semakin meradang.


Napasnya menjadi tidak karuan.


"A-apa? Hey ... halo...halo?"

__ADS_1


Sudah gila dia.


Sedangkan di mobil Wilona masih berpura-pura menelpon sekalipun sambungannya sudah terputus.


"Hm... ia, aku sudah makan, kamu jangan lupa makan ya."


"iya besok aku langsung kerja dan pulang kerumah sore."


"Apa ... jemput? ah tidak, tenang saja."


"iya met malam."


Begitulah Wilona mencoba berbicara sendiri seolah-olah sedang ngobrol dengan Okta, ayah tersenyum dan bertanya.


"Bagaimana dengan Okta?"


"Oh, iya di-dia bilang tidak masalah hehehe." Wilona menutupi kebenaran.


"Sebenarnya ayah tidak mengapa mengantarmu pulang Ona."


"Tidak ayah, nanti kita sampai kota sudah tengah malam. A-aku, aku tidak tega membangunkan Okta. Lagipula aku rindu tidur di kamarku sendiri. " Hmmm... alasan yang tepat.


Karena dilihatnya Wilona masih merasa duka dan sedih, maka ayah membiarkan Wilona pulang ke rumah lamanya.


●●●●●


Bersambung


Super love buat yang masih setia membaca, maaf ngga bisa balas ya, mungkin di program dari noveltoon nya. jadi balasan saya love di bawah ini untuk kalian.

__ADS_1


Masih ngejar 1 episode lagi hari ini, semoga bisa ya.



__ADS_2