Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia

Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia
Keputusan Dio


__ADS_3

  Pagi ini, dio sampai di sekolah sedikit lebih pagi, karena ia masih menyempatkan diri untuk belajar sebelum dimulainya ujian akhir semester. Nampak indah, dio dan kevin tengah membaca buku bersama sambil sesekali bergurau di depan kelas. “ehh, di lu tau gak.!!, tina dan fina mendadak pindah sekolah dengan bersamaan, aku rasa ada yang aneh sih!!” indah berkata dengan ekspresi serius pada dio. “apa ?, mereka tiba – tiba pindah ?” dio menyauti perkataan indah dengan kaget. “iya!!, gak tau kenapa mereka tiba – tiba di pindah paksa oleh pihak sekolah." ucap indah dengan ekspresi yang serius. “apa jangan – jangan, karena kemarin ada masalah sama lu ya di?" ucap indah mencoba untuk menebak. Mendengar perkata'an indah, dio tak memberikan jawaban dan langsung terdiam.


  Dio tak habis fikir, kenapa mereka yang jahat dengannya, pasti akan berakhir dengan kejadian janggal yang menimpa mereka. Dan sesuai dugaan dio, tepat dua hari dari kejadian di pameran buku, akhirnya fina dan tina mendapat kejadian janggal pula. Dengan konsekuensi yakni mereka harus dipindah paksa oleh pihak sekolah. “ddrrtt..!!” sebuah pesan masuk mengagetkan lamunan dio. “veno?, tumben dia ngirim pesan.!!” Ucap dio dalam batin. Veno mengirim pesan bertuliskan “semangat ujiannya !!”. Bagai baterai yang telah terisi penuh, dio terlihat lebih semangat setelah membaca pesan dari veno.


  Ujian akan dimulai 15 menit lagi. Dio, indah, dan juga kevin beranjak dari tempat mereka belajar untuk segera masuk ke dalam ruang ujian mereka. “ddrrttt”, dio melihat ke arah ponselnya “ pesan di grup kelas ternyata.!” Ucap dio dalam batin. Semua siswa terlihat sibuk membuka pesan dalam grup kelas itu. “hahahah” terdengar tawa heboh dari beberapa siswa yang sedang memegang ponselnya. Namun, beberapa siswa langsung memandang sinis ke arah dio dan saling berbisik satu sama lain. Melihat gerak - gerik mereka tengah mendangi dio dengan sinis, sudah jelas topik pembicaraan mereka saat ini adalah dio. Indah yang juga membuka pesan dalam grup kelas itu terbelalak kaget, dan menepuk tangan dio. “di,di,di buka grup kelas sekarang.!!” indah nampak begitu heboh dan begitu serius. Seketika dio dan kevin mengambil ponselnya masing – masing, dan segera membuka pesan yang yang ada dalam grup kelasnya itu. “siswi kelas 2 IPA 1, Dio memiliki hubungan rahasia dengan pengusaha sukses. Dan kabarnya, pengusaha sukses itu telah memiliki seorang istri.”


  Kevin dan dio nampak ikut terkejut melihat artikel dan beberapa foto dio yang telah di kirim secara anonim ke dalam grup kelasnya. “kurang ajar !!” ucap kevin dalam batin sembari mengepalkan salah satu tangannya. “berita itu gak bener kan di.?” Indah bertanya dengan nada kawatir. Dengan memberi senyuman, dio pun menjawab “lu udah kenal gua lama, emang lu percaya sama gosip murahan ini.?” indah menggelengkan kepalanya. “anak – anak cepat masuk kelas !!, ujian segera dimulai.!!” Terdengar teriakan dari pengawas ujian yang tengah berjalan menuju kelas dio. “lu tenang aja di.!!, gua bakal selidiki siapa dalang dari berita bohong ini.!!” kevin berkata pada batin, sembari memandangi dio dari tempat ia duduk.

__ADS_1


  Begitu murkanya kevin dengan berita bohong mengenai wanita yang ia cintai itu. Karena pada dasarnya, kevin sudah mengetauhi jika sebenarnya dio telah secara diam – diam menikah dengan veno. Mengingat kembali kejadian setelah pernikahan dio dan veno, kevin mengurung dirinya di kamar hampir seminggu. Ia mengunci diri dalam kamarnya sambil melempar dan memecahkan barang – barang yang ada dalam kamarnya. Hingga akhirnya, ia terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit. Namun saat ini kevin yakin, jika suatu saat nanti ia mampu merebut hati dio dari veno.


  Ujian berlangsung seperti biasanya. Namun bagi kevin dan indah, ujian kali ini benar – benar menguras energi. Mereka tak bisa berkonsentrasi pada ujiannya pagi ini, karena gosip bohong mengenai dio yang terus berkeliaran di pikiran mereka. Namun berbeda dengan dio, ia nampak lebih tenang dari kevin dan juga indah. Ia terlihat lebih santai dan tak terlihat tertekan oleh gosip bohong itu. “meskipun gua akhirnya akan masuk jurusan bisnis, setidaknya gua harus sekolah dan lulus dengan nilai yang memuaskan.!!” Ucap dio dalam batin.


  Ujian telah selesai dilaksanakan, dan lembar jawaban telah selesai di kumpulkan. Pengawas ujian menata lembar jawaban para peserta ujian sambil berkata, “dio, berkaitan dengan kertas minat yang telah kamu kumpulkan, temui ibu setelah ujian hari ini di kantor !, ada beberapa hal yang perlu ibu bicarakan dengan kamu !!” Setelah berkata demikian, pengawas itu pergi meninggalkan kelas. “ada apa lagi sih di.?” Indah menghampiri dio dengan ekspresi penasaran. “gak papa, nanti gua cerita’in kalau udah dari kantor.!” Jawab dio dengan santai.


  Terlihat dina menoleh ke arah dio, dan nampak tersenyum dengan puas. Ia begitu puas melihat dio yang biasanya selalu dipuji dan dipuja itu kini menerima banyak cerca’an dan makian dari teman sekelasnya. Telinga kevin terasa gatal dan panas. Mukanya memerah, ia pun tak mampu lagi menahan emosinya. “bruaakkk!!” kevin menggebrak mejanya dengan keras. Seluruh murid di kelas langsung memandang kevin dengan kaget. Seketika, kelas yang gaduh itu menjadi hening tanpa suara. Seluruh perhatian kini tertuju pada kevin. Takut kevin bertambah emosi, dio pun menghampiri kevin yang bermuka masam itu. “viinn!!”, “ayo anter gua ke ruang guru!!” Ucap dio. Seketika kevin berdiri dan mengantarkan dio ke ruang guru.

__ADS_1


  Melihat kevin yang telah keluar dari kelas bersama dio, seluruh murid menjadi heboh lagi. Nampak ekspresi dina terlihat begitu sebal melihat kevin berjalan berdua bersama dio. “kevin barusan marah gara – gara kita ngomongin dio ya??” , “kayaknya iya deehh!!”, “sereem banget kevin kalau udah marah !!”, “waah !!, gua gak mau kalau sampai berurusan sama kevin si psikopat itu !!”, “iya, gua juga ogah punya masalah sama kevin !”, “dari pada ada apa – apa sama kita !!”, “ternyata dio juga ganjen ke kevin !!, wah gak habis pikir deh gua !!!” semua saling saut – menyaut membicarakan kevin dan juga dio. “heh, kalian !!, kalau ngomong tuh dijaga !!, itu semua cuma gosip !, jadi gak usah lebay !!” Indah menyauti percakapan teman satu kelasnya dengan penuh emosi. Setelah membela dio di depan teman kelasnya, indah segera keluar menyusul dio dan kevin yang berada di kantor guru.


  Dalam kantor Bu Ima, wali kelas dio.


  “bisa kamu jelaskan dio, kenapa dalam kertas minat, kamu tulis jika kamu ingin masuk jurusan Manajemen Bisnis.?” Bu ima menginterogasi dio dalam kantornya. Dio hanya tertunduk tanpa memberikan jawaban. “dio..!!!, tolong jelaskan sama ibu, kenapa kamu tulis ingin masuk jurusan manajemen bisnis.?” Bu Ima mengulangi pertanyaannya dengan nada yang lebih tinggi. “saya ingin belajar bisnis bu.!!” Dio menjawab dengan suara yang pelan. “kamu itu jurusan IPA, juara Nasional Matematika !!, sangat jauh sekali jika kamu memilih jurusan manajemen bisnis !!, sungguh konyol sekali !!” Bu Ima memarahi dio yang hanya bisa tertunduk itu. Namun sadar jika dio tak bisa menceritakan masalah internal keluarganya, ia memilih untuk diam dan menundukkan kepalanya


  “begitu banyak Universitas berebut untuk merekrut kamu masuk !!”, “tapi kamu lebih memilih untuk mengambil jurusan yang bahkan tidak kamu pelajari di sekolah !!” Bu Ima masih terus memarahi dio. “saya ingin bertemu wali kamu !!, untuk membicarakan masalah serius ini !!” ucap Bu Ima dengan tegas.  Merasa sebal terus dimarahi oleh Bu Ima, dio pun menjawab dengan tegas pada wali kelasitu “maaf bu.!!, saya tegaskan lagi, jika pemilihan jurusan ini murni dari diri saya sendiri.!!”, “Dan sudah menjadi hak saya untuk mengambil jurusan apa’pun, yang akan saya pilih di bangku perkuliahan !, mohon ibu bisa menerima keputusan saya !!”, saya permisi !! Dio meninggalkan kantor Bu Ima dan menghampiri kevin dan juga indah yang telah menunggunya di depan pintu.

__ADS_1


__ADS_2