Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia

Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia
Ancaman


__ADS_3

Melihat seorang murid SMA berani menggebrak meja di depannya, papa kevin pun berkata “berani – beraninya kamu gak sopan gini ya!, sahut ayah dika sembari berdiri dengan spontan. “maaf pak, saya rasa anda juga tidak sepantasnya berbicara seperti itu!” veno ikut menyahut. “saya kira dika belajar dari mana sifat kasar dan tidak bertata krama, ternyata belajar dari kedua orang tuanya!” ucap dio mengimbuhkan. “kurang ajar, kerja dimana kamu!, saya punya banyak relasi, akan saya datangi tempat kerjamu biar kamu dipecat!” sahut ayah dika mencoba mengancam. “hahaha, takutnya anda gak bisa mecat saya!, saya Veno Sebastian, saya bekerja di Perusahaan IT International!” ucap veno dengan tetap tenang dan berwibawa.


“cuuiiih, jangan sombong ya!, saya kenal dengan atasan di perusahaan itu!, tunggu saya datang ke perusahaan kamu ya!!” ucap ayah dika dengan menunjuk – nunjuk veno. “hahaha, oke saya tunggu!” veno menyahut sembari tertawa. “mohon maaf, tolong jangan ribut di kantor!” tiba – tiba Bu Maya datang menghampiri dan menenangkan pertikaian antar orang dewasa itu. “saya gak terima!, saya harus bertemu dengan orang tua anak itu untuk meminta pertanggung jawaban atas tindakan anaknya!, atau saya akan melaporkan kasus ini ke polisi!” sahut ayah dika mengancam.


“mohon bapak dan ibu kecilkan sedikit suara anda, takutnya ada masalah yang lebih rumit lagi!” ucap Bu Maya dengan ekspresi wajah penuh kekhawatiran. “saya tidak peduli!, saya ingin bertemu dengan orang tua anak sialan ini!!, kalau tidak ada niat baik dari orang tua anak ini untuk bertemu saya, terpaksa saya akan melaporkan kasus ini ke polisi!” ayah dika masih terus mengomel keras, hingga para guru yang berada dalam ruang guru itu pun hanya tertuduk menahan rasa kawatir.


Tiba – tiba, seorang pria paruh baya berpenampilan layaknya orang berkelas, berjalan keluar dari ruang kepala sekolah, dan menghampiri ayah dika. Dengan mengenakan pakaian, sepatu, hingga aksesoris milik brand ternama dengan harga fantastis, pastinya pria tersebut bukanlah pria sembarang. “ada masalah apa, sehingga anda membuat keributan di ruang guru?” ucap pria paruh baya itu. Nampak kevin dan sopirnya tengah menatap ke arah pria itu dengan tatapan terkejut. Sambil melirik ke arah kevin, pria itu melanjutkan ucapannya “apa yang telah dilakukan anak nakal ini?” ucap pria itu sembari tersenyum.

__ADS_1


Tak memberi jawaban dengan baik – baik, ayah dika pun menjawab dengan penuh emosi. “anak sialan ini, sudah memukul anak saya dengan brutal. Entah ajaran apa yang orang tuanya berikan, hingga anaknya tumbuh jadi kasar dan brutal seperti ini!” ucap ayah dika dengan nada meninggi. Ekspresi pria paruh baya itupun berubah seketika. “saya ingin bertemu orang tua anak ini, tapi orang tuanya sok sibuk!, saya ingin meminta pertanggung jawaban atas tindakan anaknya terhadap anak saya!, kalau orang tuanya gak muncul, saya akan melaporkan kasus ini ke kantor polisi!, apa jangan – jangan orang tua anak itu bukan orang yang berpendidikan!!” ayah dika terus saja mengomel dengan penuh emosi.


Mendengar ucapan ayah dika, kevin nampak lebih emosi “ dasar tua bangka!!, tutup mulut kotormu!!” kevin yang emosi itu mengepalkan tangannya. Tak hanya kevin, pria berpenampilam berkelas itu pun juga nampak emosi. “perkenalkan, saya Rudi Haryana, selaku Direktur Utama Yayasan Widyagama Internasional, yayasan yang menaungi Sekolah Nasional, sekaligus orang tua dari anak yang akan anda penjarakan ini!” ucap pria berkelas itu dengan tegas. “a,a,apa?, Direktur Utama yayasan?” dika sekeluarga pun syok, seakan tak percaya dengan perkataan pria paruh baya itu. Bagai tersengat listrik, ayah dika pun melongo tak dapat berkata lagi.


Setelah melakukan musyawarah, keputusan pun telah mencapai mufakat. Dengan hasil yakni dio, kevin, maupun dika dilarang mengikuti kelas tambahan untuk persiapan masuk Perguruan Tinggi. Serta orang tua kevin akan memberi uang kompensasi untuk mengobati luka dika. Namun sungguh sial bagi orang tua dika, ayah dika harus menerima konsekuensi atas perkataan buruk yang telah ia lontarkan itu. Jika dika tidak dipindahkan ke sekolah lain, dengan terpaksa ayah dika akan dilaporkan atas pasal pencemaran nama baik, dan terancam dipenjara. Setelah musyawarah selesai dilakukan, tiba – tiba Pak Rudi memanggil dio dan berkata. “nak dio, saya ingin berbicara empat mata dengan kamu!” ucap papa kevin sembari tersenyum. “baik!” sahut dio dengan sopan.


Kini kevin berdiri tepat di depan tempat papanya duduk. “apa yang papa bicarakan dengan dio?” ucap kevin dengan tegas. “papa cuma peringatkan perempuan itu, agar bersikap lebih baik lagi sama kamu!” ucap papa kevin sembari tersenyum. “apa!!, jadi papa udah tau??” sahut kevin dengan kaget. “dasar bocah nakal, siapa yang gak tahu dengan semua perbuatan gila kamu itu!” sahut papa kevin dengan ketus. Meskipun papa dan mama kevin tak banyak mencurahkan waktunya untuk kevin, namun ternyata papa kevin mengawasi seluruh kegiatan yang dilakukan kevin secara sembunyi – sembunyi. Termasuk seluruh tindakan kejamnya terhadap orang – orang yang jahat terhadap dio.

__ADS_1


“vin, meskipun kamu begitu menyukai gadis itu, menurut papa kamu gak perlu sampai membuat pembalasan terhadap orang – orang. Bagaimanapun juga, kamu gak sepantasnya membalas perbuatan buruk itu dengan perbuatan yang buruk pula” ucap papa kevin. “terus, kalau aku berhenti nyakitin orang, apa papa bisa buat dio berpaling dari pria tadi, dan menjadikannya wanitaku?” sahut kevin dengan tegas. Tak bisa menjawab, papa kevin pun merenung dan berfikir.


Dalam perjalanan menuju rumah, dio terus melamun dan memilirkan ucapan dari papa kevin. Dio pun membayangkan kejadian saat dirinya sedang berbicara empat mata bersama papa kevin. “nak dio, saya sudah tahu jika kevin memiliki perasaan yang bertepuk sebelah tangan dengan kamu. Saya sudah tahu status kamu dengan pria gagah yang bersama kamu itu!, karena saya telah mencari tahu seluruh informasi mengenai kamu!” Mendengar perkataan papa kevin, dio pun hanya melongo tak bisa berkata – kata, dan terus menyimak perkataan papa kevin itu sambil tertunduk malu. Menyadari jika ada orang lain yang mengetahui statusnya saat ini, apalagi seorang Direktur Yayasan yang bisa dengan mudah mengeluarkan dio dari sekolah.


karena faktor kejiwa’an kevin yang begitu labil, dan beberapa kali ia mencoba mengurung diri di kamar, bahkan sampai berusaha untuk bunuh diri, orang tua kevin pun membiarkan kevin untuk terus berada di samping dio. Karena hanya dengan berada di samping dio, kejiwaan kevin bisa membaik. Jika mereka mengedepankan ego untuk menjauhkan kevin dari dio, bisa saja mereka kehilangan anak tunggal mereka kapan pun itu. “karena kamu telah menikah diam – diam dengan pria gagah itu!!”, “saya tekan’kan pada kamu, berbaik hatilah dengan kevin!, jangan sekali – kali kamu buat kevin depresi lagi. Jika kevin sampai depresi dan mencoba bunuh diri lagi, jangan salahkan saya akan berbuat lebih kejam dan bisa saja merubah status kamu menjadi seorang janda!” ucap papa kevin dengan nada tegas yang mengancam.


Melihat istrinya yang tiba – tiba pendiam dan hanya melamun di sepanjang perjalanan pulang, veno pun berusaha mengajak obrol istrinya itu. “di, dio!!” ucap veno pelan. “emm, iya ven ada apa?” saut dio dengan gelagapan karena terkejut. “udah jangan dipikirin lagi masalah tadi!, by the way kenapa lu diem aja tadi waktu di olok – olok sama tuh anak?” saut veno dengan penasaran. “lha emangnya, lu pengen gua nonjok tuh anak?” sahut dio ketus. “iya lah!, gak perlu mikirin kompensasi, gua bayarin tenang aja!”, ucap veno dengan serius. “waah, lu pengen punya istri atlet tinju?” ucap dio dengan nada yang menyolot. “tinggal pilih, lu mau gua daftarin wushu, karate, tinju, kungfu atau seni bela diri apa?” ucap veno penasaran. “smackdown!!” ucap dio dengan tegas. Veno pun menatap kaget ke arah dio.

__ADS_1


__ADS_2