Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia

Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia
Perut Veno


__ADS_3

Beberapa anggota kepolisian segera meringkus para penjahat yang telah berhasih mereka lumpuhkan. Karena kehilangan cukup banyak darah, veno pun merasa sedikit pusing dan akhirnya jatuh terduduk dengan lemas. Selesai melepas seluruh ikatan pada kedua kakinya, dio pun memandang ke arah veno. Alangkah terkejutnya dio saat ini. Begitu perih hati dio, melihat suaminya tengah lemas dan terduduk dengan bersimbah darah. “venoo!!!” dio berteriak dengan keras sembari berlari menghampiri veno. “dio !!” ucap veno dengan suara yang lirih. Dio segera memeluk veno di iringi dengan tangis yang tak bisa ia bendung. dio pun menangis sejadi – jadinya. “ven, kamu gak papa kan??, kamu harus kuat ven !!, jangan tinggalin aku !!” ucap dio sembari menangis sesenggukan.


Melihat baju veno bagian perut dipenuhi dengan noda darah segar, dengan kedua tangan yang bergetar hebat, dio mencoba membuka kancing kemeja baju veno untuk melihat seberapa dalam luka pada tubuh veno itu. kancing telah terbuka, dio memandang dengan cermat pada perut veno. “lho, kok perutnya gak kenapa – kenapa?” ucap dio sembari terus menangis sesenggukan. Seakan tak percaya, dio meraba perut veno yang basah karena darah itu. “gak ada luka??” dio berkata dengan spontan. Tak fokus dengan luka yang sedang di carinya, dio lebih fokus meraba perut six pack milik veno. dengan kedua tangan memegang lengan veno, dio pun bertanya dengan polos “ven, setelah gua raba, gua rasa perut lu mulus dan gak ada bekas luka. Jadi darah di perut lu ini dari mana?” ucap dio sembari menghentikan tangisannya. “bukan perut gua yang sakit !!, tapi lengan gua yang lu pegang itu yang luka !!!” ucap veno sembari menunjuk lengan tangan kirinya yang tengah dipegang kencang oleh dio. Dengan segera, dio memandang pada lengan kiri veno “haahhh !!!, astagaa ven maaf !!!” dio yang kaget segera melepaskan tangannya dari lengan veno. Dengan wajah yang penuh penyesalan, dio meminta maaf pada veno. “ma’afin gua ya ven !!, gua gak sengaja !!, ayo kita ke Rumah Sakit !!” ucap dio dengan ekspresi kawatir.

__ADS_1


Mengingat kejadian sebelum dio di culik ia tengah bersama indah dan juga kevin, dio pun bertanya pada veno “indah dan kevin gimana keadaan mereka sekarang ven?” ucap dio dengan penasaran. “mereka aman di!!, kamu tenang aja!!” ucap veno mencoba menenangkan dio. Mendengar jika indah maupun kevin berada dalam kondisi aman dan baik – baik saja, dio menghembuskan nafas lega. “syukur kalau mereka berdua baik – baik aja !!”.


Dari sudut riko berdiri, ia memandang ke arah dio yang saat ini tengah mengkawatirkan veno. Dalam hati, riko pun berkata “gua juga terluka, gua juga sakit di !!” ucap riko dalam batin, sembari memandang sedih pada punggung tangan kirinya yang juga terluka karena sayatan dari penjahat tadi. “ven, ayo kita ke Rumah Sakit terdekat !!” ucap riko sembari membantu veno berdiri. Mereka bertiga pun berjalan ke arah mobil, dan segera menuju Rumah Sakit. Dalam perjalanan menuju Rumah Sakit, dio tak sengaja melihat punggung tangan kiri riko yang terluka cukup dalam karena sayatan benda tajam. Sesekali, riko mengernyitkan dahinya saat mengemudi, karena rasa perih pada luka nya.

__ADS_1


Merasa kasian pada riko yang tengah kesakitan, dio berinisiatif untuk mengambil alih kemudi mobil, dan menggantikan riko. “ko, stop dulu di depan !!” ucap dio singkat. “ada apa di ?” riko menyauti dengan penasaran. “udahh pokoknya kamu berhenti di depan !!” jawab dio dengan nada yang tegas. Riko menghentikan mobilnya di pinggir jalan. Dio yang tengah duduk berdampingan dengan veno di bangku belakang, segera turun dari mobil dan menghampiri pintu riko. “lu turun, biar gua yang nyetir !!” ucap dio sembari tersenyum. “lho gak usah di, gua aja yang nyetir !!, lagian lu juga butuh istirahat, kan habis diculik !!” ucap riko dengan nada yang halus. “siapa bilang gua butuh istirahat?, gua dari tadi juga cuma tidur kok!, lagian tuh liat tangan lu sakit !!, masak gua ngebiarin lu kesakitan kayak gini sih ko !!” ucap dio.


Setelah memarkir mobilnya, dio berjalan dengan tergesa – gesa menuju UGD untuk segera menghampiri veno maupun riko. Sesampainya di UGD, dio melihat ke kanan dan juga ke kiri, mencari tempat veno maupun riko menerima tindakan medis. “di !!” terdengar veno memanggil dengan suara cukup keras, sembari melambaikan salah satu tangannya. Melihat tingkah veno yang berlebihan, membuat dio seketika menjadi pusat perhatian bagi seluruh pasien maupun tenaga kesehatan dalam UGD. Merasa malu, dio berjalan menghampiri veno dan riko sembari menutupi wajahnya. Mendengar veno yang berteriak heboh, salah satu perawat dalam ruangan tersebut mengingatkan veno untuk lebih tenang. “tuan, tolong lebih tenang!!” veno pun diam setelah mendengar ucapan perawat itu.

__ADS_1


Dio berjalan perlahan ke arah bed tempat veno berbaring. Karena tingkah veno yang membuat dirinya malu, dio yang sedikit kesal itu memukul pelan perut veno sambil menggerutu. “ih malu – malu in aja !!” ucap dio. “hahahaa, kan gua cuma manggil doang !!, kalau gua nyium lu disini, itu baru bikin malu !!, yaudah sini gua cium !!” ucap veno sembari memanyunkan bibirnya ke arah dio. Seketika dio menutupkan tangannya pada bibir veno “ven lu lagi di UGD, banyak orang yang lagi sakit, bahkan ada yang lagi sekarat disini !!, lu malah becanda mulu !!” ucap dio dengan nada yang kesal. Karena suara dio yang cukup jelas dan keras, seketika dio menjadi pusat perhatian lagi dalam ruang UGD. “mohon nona menjaga sikap saat berada di dalam UGD !!” ucap salah satu perawat dalam ruang itu. “pfffttttt!!!” secara bersama’an, riko dan veno tak kuasa menahan tawanya. “sial betul gua hari ini !!” ucap dio dalam batin, sembari menutupi mukanya karena malu.


Tak menunggu lama, dua orang dokter dan dua orang perawat menghampiri bed tempat veno dan riko berada. Dua dokter dan dua perawat itu masing – masing menghampiri veno dan juga riko. Nampak dokter berparas cantik dan satu perawat menghampiri veno untuk memberikan penanganan. “maaf kalau boleh tau, apa nona anggota keluarga dari tuan ini?” ucap dokter cantik itu dengan ramah. “anggota keluarga?, ee, i, iya !!” ucap dio dengan terbata – bata. “kalau begitu nona bisa pergi menuju bagian administrasi, untuk mengisi beberapa data mengenai pasien !!” ucap dokter cantik itu dengan ramah. “oh iya dok, saya juga wali dari pria itu !!“ ucap dio sembari menunjuk ke arah riko. Kedua dokter dan perawat itu saling berpandangan. Nampaknya mereka tengah bingung, hubungan apakah yang ada diantara gadis belia di depannya itu, dengan dua pria tampan yang nampak sudah dewasa ini. “kalau begitu, nona juga harus mengurus data pasien itu juga !!” ucap dokter sembari tersenyum. “gua ngurus ke bagian administrasi dulu ya ven !!” ucap dio pada veno. “iya hati – hati !!, di tolong jangan kasih tau siapa pun kalau gua di Rumah Sakit ya !!”. ucap veno. Dio pun hanya mengangguk untuk meng iyakan. Setelah berpamitan pada veno, dio menghampiri riko “ko, gua ngurus ke bagian administrasi dulu ya !!” ucap dio. “iya di hati – hati !!” ucap riko dengan nada yang lembut.

__ADS_1


__ADS_2