Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia

Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia
Kata - kata Manis Kevin


__ADS_3

“kriing !!!” bel pulang sekolah pun telah berdering nyaring. Tak langsung pulang, namun seluruh murid siswa kelas 3 diwajibkan untuk mengikuti kelas tambahan sesuai bakat dan minat yang telah dipilih, untuk persiapan masuk Perguruan Tinggi. Hampir seluruh murid di kelas dio memilih bakat dan minat yang sesuai jurusan mereka yakni IPA, sehingga mereka tak perlu berpindah kelas untuk menerima pelajaran pada kelas tambahan. Namun sayangnya dio memilih bakat dan minat yang jauh melenceng dari jurusan IPA. Dio mengambil ancang – ancang untuk masuk ke Perguruan Tinggi dengan jurusan yang akan di ambil adalah Manajemen Bisnis. Dengan tekad yang tak tergoyahkan, dio memilih untuk mengikuti rangkaian kelas tambahan bersama murid jurusan IPS. Sungguh hal yang mampu menantang hormon adrenalin dalam tubuh dio. Tanpa landasan ilmu maupun teori, dio tetap optimis jika dirinya bisa mencapai apa yang tengah menjadi tujuannya saat ini.


Dio segera mengemasi buku – buku miliknya, dan bersiap untuk meninggalkan kelas. “dio ku sayang, hati – hati disana ya!!, bilang sama gua, kalau ada yang jahat sama lu !!” ucap indah sembari membantu dio memasukkan beberapa buku ke dalam tas. “huhuhu, kita harus berpisah ndah!!, jangan lupa’in gua !!” ucap dio dengan nada sedih yang sengaja dibuat – buat. “hoeek !!, ihh lebay banget !!” saut indah sembari menggoda dio dengan berpura – pura muntah. “ya udah, gua berangkat bertempur dulu ya ndah!!, doa’in gua bisa menang dari pertempuran ini !!” ucap dio sembari mengepalkan tangan kanannya. “baik lah bye bye ndah !!” ucap dio.

__ADS_1


Dio segera keluar dari kelas, dan berjalan menuju kelas IPS untuk mengikuti kelas tambahan. “hai di !!” ucap kevin sembari berjalan mendampingi dio. Melihat kevin yang berjalan se arah dengannya, sekaligus membawa tas miliknya juga, dio pun bertanya karena penasaran “kevin!!, kamu mau kemana??” dio bertanya dengan eksprsi yang nampak bingung. “ikut kelas tambahan lah!!” saut kevin sembari tersenyum manis. “ohh, !!!” saut dio singkat. Nampaknya dio masih penasaran dengan jurusan yang akan diambil oleh kevin, hingga kevin juga harus berpindah kelas sama seperti dirinya. Dio telah sampai di kelas IPS untuk mengikuti kelas tambahan. “vin gua udah sampai, gua masuk dulu ya !!, bye bye !!” dio pamit untuk masuk ke dalam kelas sembari melambaikan tangannya pada kevin. Namun kevin tak memberikan jawaban, dan terus mengikuti langkah dio dan akhirnya ikut masuk ke dalam kelas IPS.


Melihat kevin yang ikut masuk ke dalam kelas bersamanya, membuat dio kaget dan memandang kevin dengan tatapan bingung. Mulut dio nampak melongo penuh keheranan. Sambil menyenggol pelan lengan kevin, dio pun berkata “vin, lu kenapa ikut masuk??” dio berbisik pelan pada kevin. “kan gua udah bilang, gua mau ikut kelas tambahan !!” saut kevin. Dio masih belum menyadari, jika kevin juga mengikuti kelas tambahan di kelas yang sama dengan kelas dio. “anak – anak, sebelum kita memulai kelas tambahan, ibu akan mengenalkan dua anggota kelas tambahan kita dari jurusan IPA. Mereka adalah dio dan juga veno!!”. “meskipun mereka berasal dari jurusan IPA, karena semangat tinggi yang mereka berdua miliki, mereka berani mengambil tantangan untuk keluar dari zona nyaman mereka !!” ucap Bu Maya, yakni guru pengajar kelas tambahan di kelas IPS. “Kalian berdua boleh duduk di kursi kosong di pojok belakang ya !!” ucap Bu Maya. Dio dan veno pun segera duduk berdampingan di bangku pojok yang telah di tunjuk oleh Bu Maya.

__ADS_1


Kelas tambahan yang di ikuti dio pun mulai berjalan. Dengan kecerdasan yang dio miliki, sedikit demi sedikit materi yang Bu Maya sampaikan, diserap masuk ke dalam otak dio. Kevin nampak ikut memperhatikan dengan seksama pelajaran yang disampaikan oleh Bu Maya. Pada dasarnya kevin adalah siswa yang cerdas. Meskipun dengan bermalas – malasan, kevin selalu masuk dalam jajaran sepuluh besar siswa dengan nilai terbaik di sekolah. “vin, lu bisa ngerja’in nih soal gak?” dio bertanya pada kevin sembari menunjuk ke arah soal yang diberi oleh Bu Maya. “oh soal ini, sini gua ajari !!” saut kevin. Dengan bersemangat, kevin memberi penjelasan serta cara untuk memecahkan soal yang tengah dio pertanyakan itu. “wah gak nyangka, ternyata lu jago ya vin !!” ucap dio dengan senyum yang menghiasi bibirnya.


Setelah melewati tangga, kevin membuka pintu menuju rooftop dan mengajak dio untuk berjalan mengikutinya. “ngapain kita ke rooftop vin ?” dio bertanya dengan ekspresi yang nampak bingung. “gua masih pengen bareng – bareng sama kamu di!!” ucap kevin. Merasakan tangannya yang masih digenggam erat oleh kevin, dio menarik perlahan dan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman kevin . Merasakan tangan dio yang hampir terlepas dari genggamannya, veno menarik tangan dio dengan cukup keras, hingga badan dio pun ikut tertarik ke arah dada kevin yang bidang. Karena badan dio yang teramat dekat dengan tubuh kevin, dio mencoba menjauh dari tubuh kevin. Namun lagi – lagi kevin tak membiarkan dio menjauh begitu saja. “vin, tolong lepasin !! jangan kayak gini !!” dio mencoba meronta dan melepaskan diri dari kevin. Menyadari jika tak sepantasnya ia begitu dekat dengan pria selain suaminya, dio terus mencoba melepaskan tangannya dari genggaman kevin. Akhirnya kevin melepaskan genggaman tangannya, dan membiarkan dio untuk membuat jarak denganya. “vin, gak seharusnya kita berduaan kayak gini, kalau sampai ada orang yang tau pasti bakal jadi gosip, ayo kita kebawah dan pulang!!” ucap dio dengan nada membujuk.

__ADS_1


“habis ini kita turun kok!!, aku ngajak kamu kesini karena mau nunjukin pemandangan indah!!” ucap kevin sembari berjalan menuju pinggir rooftop. Dio pun mengikuti kevin dan berjalan di belakangnya. “waahh !!!, indah banget pemandangannya !!” ucap dio dengan histeris dan penuh kegembira’an. Melihat langit sore yang berwarna jingga, dengan pemandangan alam yang asri di bawahnya, membuat dio begitu terpesona. Dio membantangkan kedua tangannya kesamping, dan mersakan semilir angin membelai lembut seluruh tubuhnya. Dengan menarik nafas dalam – dalam, dan menghembuskan nya perlahan, dio mencoba me refresh pikirannya yang tengah jenuh itu menjadi lebih segar. Melihat dio begitu bahagia, kevin tak bisa mengalihkan pandangannya dari dio. Kevin terus menatap ke arah dio, hingga membuat dio merasa canggung. “lu ngapain sih vin, ngeliatin gua sampai kayak gitu!!” ucap dio dengan sedikit salah tingkah. “gua suka sama kamu di !!, gua pengen terus ngeliat kamu bahagia kayak gini !!” ucap kevin dengan tatapan yang begitu dalam.


Karena hampir setiap hari dio mendengar ucapan manis dan kata - kata romantis dari mulut kevin, dio seolah sudah terbiasa mendengarnya. Membalas perkataan kevin, dio pun berkata “dulu lu pemalu banget, tapi kenapa sekarang jadi gak tahu malu gini sih vin !!, frontal banget !!” ucap dio sembari menepuk keningnya dengan ekspresi heran. “andai malam itu gua yang nabrak, dan bawa kamu ke hotel, pasti sekarang kamu udah jadi istri gua ya di !!” ucap kevin dengan nada yang sedih. Seketika dio menoleh kaget ke arah kevin.

__ADS_1


__ADS_2