Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia

Pernikahan Siswi SMA Yang Rahasia
Pulang dari Rumah Sakit


__ADS_3

Di ruang penyekapan.


“ceplasss !!”, seorang pria berbaju hitam yang tengah terantai dalam sebuah ruangan tertutup, tengah disabet menggunakan cambuk. “duuaakk !!” sebuah bogem mentah pun mendarat pada wajah pria itu. Nampak kevin berjalan mendekati pria itu sembari menjambak rambut pria itu dengan keras hingga kepala pria itu pun mendongak ke atas. “kenapa lu gak ngaku dari kemarin – kemarin?, kenapa lu telat ngakunya goblok !!” ucap kevin dengan membentak keras. “duaakk !!” kevin memukul perut pria itu dengan keras. Pria berbaju hitam dengan rantai itu pun tak mampu menjawab dan hanya bisa mendesah karena rasa sakit yang sedang ia rasakan. Hanya sifat brutal tanpa empati lah yang nampak dari diri kevin saat ini. Emosi membara dalam diri kevin telah membuat kevin kehilangan fikiran jernih dalam benaknya maupun rasa empati dalam hatinya. “habisi pria ini !!” ucap kevin sembari berjalan keluar dari ruangan tertutup tempat pria itu disekap. “gua bakal bales semua perbuatan kalian !!” ucap kevin dalam batin.


Di Rumah Sakit.

__ADS_1


Dio berjalan ke arah petugas administrasi yang letaknya tak jauh dari ruang UGD. Dio nampak bingung dengan kondisinya saat ini. Di sisi lain ia ingin memberi kabar pada papa veno, jika veno dan riko tengah berada di Rumah Sakit. Namun, mengingat kembali bahwa veno telah berpesan untuk tak memberi kabar pada siapapun, dio pun diam sejenak. “huufffftt, baiklah gua akan rahasia’in!!, gua gak boleh bikin orang lain ikut susah dan kawatir”. Ucap dio dalam batin. Dio behenti tepat di depan petugas administrasi dan segera mengurus seluruh masalah administrasi yang berkaitan dengan riko maupun suaminya. Membutuhkan waktu yang cukup lama bagi dio untuk menyelesaikan masalah administrasi tersebut. Setelah selesai mengurusi semua berkas – berkas administrasi pendaftaran, dio segera kembali pada ruang UGD tempat veno berada.


Memasuki ruang UGD, dio memandang ke arah suaminya masih yang tengah berbincang santai dengan dokter cantik tadi. Menengok ke arah riko, dokter yang menangani riko telah selesai melakukan tindakan. Namun dokter yang memberi penanganan pada veno belum juga pergi. “ya elah, lama betul kerja tuh dokter. Ada acara bincang manis segala !!, tau gitu gua jahit sendiri tuh lengan veno pakai jarum jahit di rumah !!” ucap dio dalam batin. Dengan segera dio berjalan mendekat ke arah veno. Dokter itu masih membolak balik dan menyentuh tangan veno dan membuat dio memandang curiga ke arah dokter itu. “ngapain cobak di puter sambil di pegang terus – terusan kayak gitu !!” dio masih menggerutu kesal dalam batin. “tuan, saya menganjurkan anda untuk melakukan opname satu sampai tiga hari !!” ucap dokter itu dengan ramah. “tidak usah, saya mau pulang hari ini juga!!” ucap veno datar.


Melihat dokter muda itu terus menatap suaminya, dio sudah cukup muak. “sayang, kita pulang hari aja !!, untuk perawatan luka, nanti biar aku yang rawat kamu di rumah !!” ucap dio dengan nada yang lemah lembut. “iya sayang, hari ini kita pulang kok !!” ucap veno dengan lemah lembut. “sayang?” dokter itu nampak kaget mendengar gadis belia memanggil pria dewasa itu dengan sebutan sayang. Seketika dokter itu memandang ke arah dio dan juga veno. “maaf kalau boleh tau, anda pacarnya tuan veno?” dokter itupun tak kuasa menahan rasa penasaran dalam dirinya. “saya bukan pacarnya!, tapi saya is – tri – nya !!” ucap dio dengan suara yang jelas. “pfftttt” veno tak kuasa menahan tawanya. Ia memandang gemas ke arah istrinya yang tengah cemburu itu. Setelah berkata demikian, dokter itu pun merasa malu dan segera pergi meninggalkan dio dan juga veno. “sayang, kamu cemburu ya hahaha?” ucap veno dengan nada yang seakan menggoda dio. “tau ah !!, ribet banget jadi istri lu !!. ada aja aja wanita gatel yang harus gua garuk !!” saut dio dengan ketus. “ven, ko !!, ayo kita siap – siap pulang !!” ucap dio pada veno dan juga riko. “iya !!” mereka menyaut bersama’an.

__ADS_1


Sesampainya di rumah, dio, veno, maupun riko segera turun dari dalam mobil. Namun mereka bertiga di kagetkan dengan seorang pria yang tengah berdiri di halaman rumah veno. Sekilas, pria itu nampak tak asing. Dan benar saja, pria itu adalah kevin. Melihat dio turun dari dalam mobil, kevin segera berlari ke arah dio. “dio, kamu gak papa?” ucap kevin dengan ekspresi penuh kekawatiran. “aku gak papa vin !!, tapi kenapa lu tau tempat tinggal gua vin ?” dio yang takut jika statusnya terbongkar, bertanya dengan terbata – bata pada kevin. “itu gak penting di !!, gua pengen pasti’in lu dalam kondisi baik – baik aja !!” ucap kevin. Melihat kevin berbincang dengan istrinya, veno merasa sedikit kurang nyaman. Namun veno telah menyadari, jika kevin sejatinya telah mengetahui status dio sebagai istrinya, veno pun membiarkan kevin untuk sekedar berbincang dengan dio. Riko dan veno pun segera masuk ke dalam rumah, dan meninggalkan kevin bersama dio.


“ma’afin gua ya di!!, gua gagal ngelindungi kamu!!” ucap kevin dengan nada penuh penyesalan. Mata kevin nampak berkaca – kaca. “vin lu gak salah !!, kalau gua gak minta lu buat ngambil air, pasti lu ada di samping gua, dan terus jaga’in gua kan?” saut dio mencoba menghibur kevin. “makasih ya di !!” ucap kevin sembari memegang erat tangan dio. “vin, gua tau lu gak bisa ngontrol tubuh lu seperti saat ini. Tapi kalau veno tau lu megang tangan gua kayak gini, pasti bakal bikin masalah baru !!” ucap dio sembari melepaskan tangannya dari genggaman kevin. “vin ini udah malam, kamu harus pulang dan istirahat !!” ucap dio mencoba menasehati kevin. “gua takut buat ninggalin lu di!!” saut kevin. “vin, please dengerin perkata’an gua!!, sekarang lu pulang, besok pagi lu boleh telefon gua buat masti’in keselamatan gua !!” ucap dio dengan tegas. Kevin pun diam merenung, dan akhirnya mengangguk. “gua pulang ya di !!, cepet istirahat, dan aku cinta sama kamu!!” ucap kevin dengan suara yang cukup keras. “sstttttt !!!. aduh vin liat – liat situasi dan kondisi juga dong kalau mau ngomong frontal !!, bisa berabe kalau veno sampai denger !!” ucap dio dengan suara pelan setengah berbisik. “gua gak peduli!!” saut kevin. Sesuai perminta’an dio, kevin pun akhirnya pulang. “haduh, panas dingin gua ngerasa’in kevin ngomong frontal, mana di depan rumah lagi!!, bisa meriang mendadak dong !!” ucap dio menggerutu dalam batin.


Dio masuk ke dalam rumah, dan sa’at ini ia tengah meregangkan otot tangan, kaki, maupun kepalanya. Karena sedari tadi dio lah yang mengemudikan mobil, seluruh otot dio pun menjadi kaku. Di tambah dengan kejadian kurang beruntung yang telah menimpanya hari ini, membuat dio merasa begitu lapar dan juga lelah. “astaga tuan veno, tuan riko !!, apa yang telah terjadi dengan kalian berdua??” Bu Ani memandang syok ke arah veno dan juga riko yang tangannya tengah tertutup perban. “gak ada apa – apa kok bik, tolong jangan bilang papa ya!!” ucap veno. “iya tuan !!” saut bu ani. “ko, sementara lu tidur di kamar tamu ya !!” ucap veno. “oke !!” saut riko sembari berjalan ke arah kamar. “bu ani, tolong masakin makanan, kita laper !!” ucap dio dengan suara yang lemas.

__ADS_1


Dio yang kelelahan itu segera masuk ke dalam kamar. Setelah melewati berbagai macam kegiatan dan insiden yang melelahkan, kini tiba saatnya dio untuk menyegarkan seluruh badannya yang terasa lengket dengan mandi air hangat. dengan berjalan perlahan, veno mendekati dio. “di, gua pengen mandi !!” ucap veno. “mandi???” dio menoleh ke arah veno. “ma, mandi??” dio menyauti dengan sedikit terbata. “iya, ayo bantu’in gua!!” ucap veno dengan nada mendesak. “tapi ven !!”, “gak ada tapi – tapi’an !!” ucap veno tegas.


__ADS_2