
Berurusan denganmu adalah hal yang tak pernah masuk dalam daftar list kehidupanku..
kelihatannya menyenangkan
-Renata-
__________________________
Menurut nata hari ini seperti hari-hari pada umumnya tidak ada yang spesial. Tetapi hal itu tentu berbeda dengan Lisa adiknya. Lisa tampak sangat semangat dihari kamis ini karena ia telah resmi menjadi siswa kelas X Ipa 4 di smahasa setelah 3 hari ia menjalani masa mos.
"Kak.nat aku duluan ya mau kekelas baru nyapa temen-temen.. hehhe" ucap lisa kala mereka sampai diparkiran sekolah.
Nata hanya mengangguk dan tersenyum melihat adiknya berjalan dengan riang.
Setelah itu ia pun ikut beranjak dari parkiran dan segera menuju kelasnya.
"Pagi nata" sapa mita saat baru saja memasuki kelas.
"hem pagi" balas nata sambil duduk ditempatnya.
Tak lama Bu.anin masuk kelas tentu hal itu membuat seluruh siswa bingung pasalnya hari ini tak ada jadwal mapel b.indonesia.
"Pagi anak-anak kalian pasti bingungkan kenapa saya masuk disini. oke saya tidak salah kelas pekan ini dan pekan depan untuk kegiatan kbm memang tidak kondusif.
Artinya akan sering terjadi jam kosong. Dan pekan depan akan diadakan pekan sport and healty oleh anggota osis dan guru.
Bukankah seperti itu saga?"
Saga yang ditanyapun hanya menganggukan kepalanya. Sebagai ketua OSIS tentu ia tau semua apa yang akan dikatakan bu.anin mengenai rencana minggu depan.
"Baik saya lanjutkan, jadi mulai hari senin depan hingga sabtu akan diadakan beberapa perlombaan olahraga.
Dan saya sudah menentukan siapa saja yang akan menjadi perwakilan kelas kita kalo ada yang tidak setuju harus memiliki alasan yang kuat untuk membantah saya.
Oke langsung saya bacakan
pertama adalah permainan basket
saga, Bima, Rangga, dan arya.
kecuali saga mereka juga akan masuk dalam peserta tarik tambang ditambah reno, udin, dan satya.
Selanjutnya adalah lomba lari estafet yang diwakili mita, jeni, sukma dan siska.
oke perlombaan terakhir adalah lari kaki tiga yang diwakili saga dan renata.
Ada yang keberatan?
oke kalo tidak itu saja yang ingin saya sampaikan. buat kalian yg tudak bermain harus jadi suporter paling semangat dan paling kompak ya.
untuk sesi latihan bersamanya nanti ibu kabari lebih lanjut.
terima kasih perhatianya. assalamualikum"
Setelah menyampaikan pengumuman itu bu.anin langsung meninggalkan kelas.
renata yang namanya diikutkan pun bingung pasalnya ia tak pernah menjadi peserta kegiatan seperti ini. tapi apa boleh ini sudah ditentukan dan ia tak bisa menolak.
"Tenang nat.. ini gak terlalu buruk kok. tapi lari kaki tiga itu seperti apa? kok gak pernah dengar ya?"
ucap mita yang membuat nata semakin resah.
Jesica memasuki kelas XII Ipa 1 dengan santai tanpa salam apapun seolah kelas ini adalah kelasnya.
banyak siswa siswi yang memutar bola mata mereka malas.
"Hai saga, kan jam kosong gk kekantin?" tanyanya dengan nada manja saat ia sudah berada didepan saga.
Saga hanya menggeleng tanpa menatap kearah jesica.
Jesica tentu kesal melihat saga mengabaikannya dan malah sibuk menulis sesuatu dibukunya.
"Eh jes dari pada dikacangin saga mending kantin bareng gue yuk.." ucap bima meledek jesica.
Bima tentu tak suka dengan jesica pasalnya gadis itu manja sombong dan menor padahal ia anggota osis tepatnya wakil ketos.
Bima hanya prihatin melihat sahabatnya saga yang setiap hari diganggu jesica.
"Kalo ga mau ngantin keruang osis aja yuk kita rapat bahas soal pekan depan" ucap jesica yang lagi-lagi tak diindahkan oleh saga.
Jesica yang kesalpun hendak keluar kelas saga dengan kaki dihentak-hentakkan. Akibat ulahnya sebagian kotoran yang menempel pada sepatunya mengotori lantai.
"Eh cabe ini itu bukan kelas elo ngapain lo ngotorin lantai kelas ini? itu barusan gue sapu sekarang lo seenak jidat elo ngotorin itu. bersihin nggak?" ucap mita marah.
"Eh sok banget lo. siapa lo pake manggil gue cabe lagi lagian ya sepatu gue ini mahal mana mungkin bisa ngotorin lantai elu.
Lagian gue kesini naik mobil mewah jadi ga ada tuh sejarahnya sepatu gue nginjek tanah becek" balas jesica angkuh.
"eh mau harga sepatu lo itu 1M pun kalo ngotorin kelas orang yang tanggung jawab dong. kalo Bu.anin tau kelasnya kotor pasti kita yang dimarahin. bersihin nggak atau sepatu mahal lo ini yang bakal gue lumurin tanah becek" ucap mita semakin marah.
"Udah mit gausah ribut percuma juga lo ngotot toh dia gamau sapuin juga. besok piket gue jadi ntar gue aja yang bersihin. oke"
Ucap renata berusaha menenangkan mita.
Jesica yang merasa tersinggung dengan ucapan nata pun semakin marah.
"Eh maksud lo apa nat? gue orang gak tanggung jawab gitu? iya. lo kelihatan aja kalem tapi ini sifat asli lo hah? elo suka ngatai orang?"
Renata hanya diam saja tetapi mita hendak menyahuti jesica terhenti oleh saga.
Saga yang geram pun berdiri dari kursinya. sebagai ketua kelas ia harus menyetabilkan kondisi yang semakin panas dan saling emosi
"cukup jes. bersihin" ucap saga datar namun tegas
"Aduh saga ini itu bukan kesalahan aku mana mungkin sepatuku bisa membuat lantai sekotor ini" ucap jesica dengan nada mengadu.
"bersihin jes" ucap saga dengan nada yang lebih tajam yang tak mampu dibantah jesica.
Mita merasa senang melihat queen drama itu menyapu kotoran.
Jesica semakin geram melihat mita terlihat mengejeknya seumur-umur ia tak pernah menyapu dikelas karena ada antek-anteknya yang siap menggantikan jadwal piketnya.
Sedangkan dikelas X ipa 4 suasana sedang sunyi pasalnya wali kelas mereka meminta mereka untuk memilih minimal 1 ekstrakulikuler untuk diikuti.
Hal ini tentu membuat Lisa galau setengah mati pasalnya ia tak pernah mengikuti eskul disekolah. sebenarnya waktu smp ia mengikuti eskul olahraga memanah tapi disini tidak ada eskul itu.
Jadi ia merasa bingung harus mengambil eskul apa sepertinya dirumah nanti ia harus meminta bantuan nata untuk menentukan eskul apa yang akan ia ikuti.
Tak lama setelah kepergian wali kelasnya, Lagi" kelas lisa diketuk dan dimasuki oleh anggota osis yg siap memberikan informasi.
Yang datang adalah Ana dan rehan mereka perwakilan osis kelas 11 yg ditugaskan khusus buat merekrut calon anggota osis baru.
"Assalamualaikum sorry ganggu waktu kalian. perkenalin kami dari perwakilan anggota osis ingin menyampikan informasi tentang perekrutan anggota osis baru untuk periode 2019. sebelumnya kami meminta maaf atas nama kak saga karena dia nggk bisa langsung nyampein info ini. Oh ya buat kalian yg berminat mengikuti organisasi ini kalian tinggal mengisi data diri pada kolom" yg termuat didalam kertas itu. Pendaftaran terakhir dikumpulkan di ruang osis pada kamis depan. sekian dan terima kasih untuk perhatianya. selamat bergabung" ucap kak ana panjang lebar yg menyita seluruh perhatian gue. jujur gue pengen banget ikut osis.
__ADS_1
jadi tak perlu pikir panjang gue mengisi data diri gue dikertas yg dibagikan kak rehan.
Tinggal minta tanda tangan ayah buat bukti diizinkan ortu langsung deh gue daftar. uhhhhga sabar deh gue bisa jadi anak osis dan ketemu kak Saga.....
kembali kekelas nata. selepas drama mengenai kotoran dari sepatu mahalnya si jesica. Anak-anak kelasny berhamburan keluar kelas untuk seger pulang. Terkecuali nata, sasa, bima dan arya mereka harus tinggl untuk piket terlebih dahulu.
Nata memberikan pesan singkat untuk adiknya Lisa. untuk memyuruhnya pulang terlebih dahulu menggunakan mobilnya. kebetulan kuncinya sudah dibawa lisa.
dek kamu pulang duluan aja kakak masih piket dan kayaknya agak lama. km pake mobil kakak aja ntar kakak nebeng kak sasa. bilangin bunda juga. eh jan ngebut ya...
begitulah isi pesanya.
woke kk. ntar aku bilang ama bunda. yaudah aku pulang dulu. see you in our home sister😌😌
balasan Lisa membuat nata tersenyum.
"nat, gue ngapain nih? " tanya bima.
" ya kyak anak cowok kalo piket aja bim" jawab nata sekenanya.
"masalahnya gue gapernah piket" ucap bim nyengir.
nata melongo. "yaudah buang samapah aja" ucap nata lagi.
mereka berempat sangat kompak sehingga 30 menit kemudian kelas telah bersih dan rapi.
"udah bersih semua yuk pulang" ajak sasa.
"lo bawa motor atau mobil sa? " tanya nata sambil mengeratkan tas punggungya
" enggak nat, gue dijemput bang rendi. dia depan tuh. kenapa?? mo ikut?? yah kok ga ngomong sih kan aku bisa minta abang buat bawa mobil" ucap sasa yg membuat nata mendengus merutuki kebodohan yg tidak bertanya apakah sasa membawa kendaraan atau tidak sebelum menyuruh lisa pulang dulu.
" gpp kok. udah pulang aja tar naik taksi gampang" ucap nata pada sasa.
"eh gabisa gue tungguin sampe dapet taksi." kekeh sasa
"kasian abang lo pasti nunggu lama" setelah itu arya dan bima muncul menggunakan motor sport besar mereka.
"napa nih? " tanya bima yg diangguki arya.
" ini. nungguin taksi" jawab sasa.
"itu bukanya abang lo sa? kok masih nunggu taksi? " tanya arya yg kebetulan sedang dekat dengan sasa.
" enggak buat gue. nih si nata"
"ama gue aja yuk nat, gue anterin sampe depan rumah dengan selamat sentosa" ucap bima riang yg diangguki sasa dan arya.
"gk ngrepotin kan? " nata bertanya memastikan. bima hanya menggeleng dan membantu nata naik kemotornya.
Sebenarnya nata agak takut sih pasalnya ini pertama kalinya dia pulang dianter cowok. tapi nggak papalah.
Motor bima melaju disusul motor arya dan motor abangnya sasa. kita berpisah dipertigaan pertama.
"rumah lo udah dekat kan. nih buat nutupin kepala kita. kira terjang hujannya takutnya tar lo kesorean. " jelas bima yang diangguki nata.
setelah sampai didepan rumah nata, bima langsung pamit pergi.
" gue pulng langsung. see you tommorow. bye nat" mulut nata menganga. bahkan dia belum bilang terima kasih pada cowok itu. dan jaket ini jug masih ditangannya.
"yaudahlah balikin besok aja. ya kali balikin kondisi basah kuyup gini" ucapnya meracau sambil memasuki rumahnya karena ia sudah terlalu kedinginan.
tepat setelah ritual mandinya. pintu kamarnya nongol kepala lisa
"kak, lisa mo minta pendapat nih"
"soal apa? " tanyaku sambil ngeringin rambut pake handuk kecil
"lisa ada info buat gabung eskul gitu osis juga. enak nya gabung gk ya?"
"osis ikut aja lagian kamu kan anggota osis waktu smp. dilanjutin aja toh organisasinya bagus buat kamu. kalo eskul saran kakak sih dance aja deh biar kemampuan kamu itu tersalurkan. nggka cuman ngedance gak jelas didepan tv" saranku yang 100% aku yakin akan diikuti lisa.
"woke... gomawo eonni" ucap lisa sambil peluk dan cium gemes pipiku terus ngacir keluar.
Selepas perginya lisa dari kamarnya nata mengambil jaket jins milik bima dan mencucinya agar besok bisa segera ia kembalikan.
*
******
keesokan harinya, nata dan lisa berangkat diantar ayah mereka. soalnya mobil nata harus service rutin biar nggk rewel.
Hari ini suasana kelas 12 Ipa 1 sepi . Soalya lagi rapat dadakan dikelas membahas jadwal latihan buat lomba antar kelas. Nata cuman dengerin sambil diem aja. Sebenarnya udah biasa sih, nata diem tapi kali ini diemnya beda dia nahan perutnya yang sakit.
Sasa yang menyadari ketidak nyamanan Nata kalo duduk pun bertanya.
"Napa nat? Lo sakit? " sukses semua orang noleh ke Nata.
" Gak kok gapapa. Lanjutin aja" jawab nata sambil senyum dipaksain.
Nata yang merasa ada yang tidak beres pada roknya.
"Aduh gue kan lagi haid gimana kalo ini bocor, duh malu banget" ucap nata lirih tapi masih bisa didenger mita.
"ketoilet yuk gue anterin" kata mita yang diangguki nata.
Saat nata belum sepenuhnya berdiri mita udah menarinya duduk kembali. Dan membisikan sesuatu pada nata.
__ADS_1
"nat, lo bawa jaket atau apa gitu yg bisa nutupin noda rok lo" tanya mita.
Nata cuman menggeleng. Ngomong-ngomong soal jaket dia lupa membawa jaketnya bima. Sebenarnya nggak lupa-lupa banget sih tapi jaketnya belum sepenuhnya kering.. Kan tebel :( Kata bima balikin kapan" juga gapapa.
Back to the world, Nata semakin panik tapi mita berusaha tenang.
Yang mita tau orang yang berangkat pake jaket tadi cuman si saga. Sebenarnya mita agak sangsi sih pinjem ama si kulkas. Tapi ini demi teman.
"Sag, gue lihat lo bawa jaket pinjem dong"
ujar mita ke saga di bales alis terangkat dari saga dan tatapan dari semua teman kelasnya.
"buat apa? " tanya jennie dengan gerakan mulut.
Saga yang sebenarnya tadi udah ngeliat kepanikan diwajah Nata pun memberikan jaketnya pada mita.
Hal yg di lakukan saga ini tergolong langka. Soalnya dia gak suka barang" nya dipinjam sembarang orang kecuali teman dekatnya.
Mita segera memakaikan jaket saga dipinggang Nata dan mengajaknya ketoilet sebelum ditanya teman"nya. Teman sekelas nata cukup paham apa yg terjadi.
"oh lagi bocor to" ucap arya dimedok"in yang sukses mendapat jitakan dari Bima
"bacot lu ah" omong bima.
Ditoilet nata mengganti rok yang udah diambilin mita dilokernya.
Sambil memastikan tak ada noda sedikitpun dijaket saga. Saga keluar dari toilet dan berjalan bersama mita memasuki kelas. Dikelas dengan ragu Nata mengembalikan jaket pada saga.
"Ini saga makasih loh ya. Eh ini gk kena nodanya kok tapi kalo mau dicuciin dulu gue cuciin tapi balikin besok"
ucap nata panjang lebar tapi gugup.
"gak usah" ucap saga singkat, padat, jelas sambil nerima jaket kemudian keluar sambil masang earphone ditelingannya.
Mita yang melihat kejadian itu ikitan kesel kok ada aja ya cowok zaman sekarang yang muka tanpa ekspresi kek saga -_-
Bima maju kedepan sambil tepuk tangan minta perhatian anak" yg lain.
"woy minta waktunya sebentar guys. Sesuai keputusan rapat dadakan tadi kita sepakat buat ngadain latihan hari ini.
Sepulang sekolah, jadi gue harap kalian datang semua oke. Terlebih buat yang pemain inti.
Oh btw, tadi saga keluar nemuin bu. Anin buat infoin soal latihan bersama dan perdana kita ini. Oke semangat guys"
Nata langsung mengabari adiknya bahwa di pulang telat lagi dan memintanya untuk segera pulamg jika sudah dijemput ayah.
"kringggggggggg" bel pulang udah berbunyi tapi dikelas ini masih anteng" aja. Ada yang tidur, main laptop, main hp, baca buku dll. Soalnya 2 jam mata pelajaran terakhir tadi kosong jelas efeknya sampai sehabis bel.
Bima mengintrusikan untuk segera ke lapangan indoor sekolah karena sudah ditunggu bu. Anin.
-Dilapangan indoor-
"selamat sore anak-anak" sapa bu. Anin semangat
"sore bu" balas kita tak kalah semangatnya
"oke mengawali kegiatan latihan kita kali ini ada baiknya kita berdoa dulu. Menurut kepercayaan masing-masing berdoa mulai"
Seketika suasana menjadi begitu hening.
"selesai. Oke langsung aja yang main kalo perlu ganti baju olahraga ganti dulu kalo bisa pake seragam ya seragam aja biar cepet. Lagian besok sudah tidak pakai kan"
Mereka semua berlatih dengan penuh semangat berbeda dengan Nata yang bercucur keringat menahan sakit yang teramat diperutnya.
Saat tali sepatu sudah terikat dengan tali sepatu saga dan mulai melangkah Nata jatuh pingsan. Saga reflek memeluk tubuh Nata dan meminta bima melepaskan tali sepatunya.
"bim, lepasin" bima yang masih bingung sama omongan Saga cuman hoh hah.
"ck.. Tali sepatu" kata Saga lagi
Bima yang langsung konekpun langsung membuka ikatan tali sepatu Saga dan tak lupa dia juga mensimpulkan sepatu Saga.
"thanks" ucap saga sambil membopong badan Nata yang langsung diikuti jennie, sasa, mita tak terkecuali bu anin.
Saga menurunkan Nata dimatras lapangan indoor yang langsung ditangani bu. Anin. Tak lama kemudian Nata sadar.
"nata, kalo kamu sakit pulang aja ya. Kita bisa latihan dihari lain. Saga kamu anterin nata ya. Kan kamu ketua kelas" ucap bu. Anin
Saga hanya mengangguk sebagai jawabanya.
Nata jalan bersama mita, sasa dan jennie yang sudah membawakan tasnya hingga ke parkiran.
Saga membuka pintu mobil disamping kemudi yang langsung diduduki Nata dengan sedikit kikuk.
Saga menjalankan mobil dengan kecepatan sedang. Suasana didalam mobil pun sangat sepi hanya ditemani lagu dari radio.
"rumah lu dimana? " tanya saga tiba-tiba
"hah? Err ru rumahku di komplek anggrek" jawab Nata gugup.
Jujur aja nih ya, nata benar-benar gugup sekarang.
Akhirnya mereka sampai didepan rumah nata. Nata mengucapkan terima kasih pada saga
"saga, terima kasih banyak" ucap nata sambil tersenyum.
"hem" balesan saga yang emang singkat banget.
Nata turun dari mobil saga dan menunggu saga hingga tak terlihat lagi.
Dan untuk pertama kalinya Nata pulang diantar cowok antartika kayak saga.
Buat saga ini juga pertama kalinya dia membiarkan perempuan duduk di mobil kesayangannya.
__ADS_1
###################
oke segini dulu ya guys... selalu baca.