
Danendra tak menyangka jika semua apa yang di harapkan akan menjadi kenyataan perlahan Danendra berusaha mendekati dan membuktikan jika semua yang di lakuannya benar-benar tulus dan semua bukti dari penyeselannya. bersama dengan berjalannya waktu Soya bersedia memaafkan Danendra dan bersedia menerima dirinya. Danendra menyambut keputusan Soya dengan suka cita, akhirnya semua angannya terwujud.
"Soya, maukah kamu menjadi pendamping hidupku untuk selamanya menghabiskan masa tua bersama, hari ini aku Danendra melamar kamu untuk kesekian kalinya dan aku meminta kamu untuk yang terakhir kalinya," ujar Danendra pelan.
Soya hanya mengangguk memasrahkan semua perasaannya untuk yang kesekian kalinya pada laki-laki yang telah berulangkali membuatnya terluka, menangis dan sekaligus begitu Soya cinta. "Aku, menerima Mas Andra bukan sebagai laki-laki, tetapi sebagai Ayah dari anakku," jawab Soya pelan.
Mendengar jawaban Soya seketika memluk wanita yang duduk disisinya. "Terima kasih Soya, kita akan segera melakukan nikah ulang dan memperbaharui pernikahan kita," ujar Danendra pelan.
Waktu yang telah di tentukan akhirnya datang juga, kali ini Danendra melaksanakan pernikahan secara besar-besaran. Danendra tak menyangka dirinya akan kembali bersanding bersama Soya, berdiri di pelaminan bersama Diandra puteri semata wayang yang begitu dia sayangi. Kedatangan Hazal bersama anak-anaknya dan Zulhan membuat suasana semakin ramai. Diandra yang sempat cemburu dengan kehadiran anak-anak Hazal membuat semua yang hadir tertawa hingga sang kakek seketika mengambil Diandra yang tengah merajuk.
__ADS_1
"Selamat Danendra dan aku harap ini pernikahan kamu untuk yang terakhir kalinya," goda Hazal dan Zulhan.
Danendra hanya tersenyum sembari menepuk bahu mereka. " Terima kasih untuk bantuan kalian, kebohongan kalian dan persengkongkolan kalian, tetapi aku bersyukur karena kalian Soyaku tetap memantapkan hati menungguku dengan sabar," jawab Danendra sembari melirik ke arah istrinya.
Soya seketika melotot kesal saat Danendra dengan percaya diri mengatakn semua itu. "Hm ... jangan besar hati Mas Andra, masih ada ujian yang harus kamu hadapi ingat kamu belum lulus seratus persen dari ujianku dan penilaianku," jawab Soya kesal.
"Tapi, Soya. Kamu, 'kan sudah memaafkan aku," ujar Danendra sedih.
"Mas, saat ini hanya satu yang ingin aku katakan dan berjanjilah demi anak kita, apa Mas, mau melakukan itu?" tanya Soya pelan.
__ADS_1
"Soya aku akan melakukan itu demi Diandra jika aku bisa melakukan itu," jawab Danendra pelan.
Soya terdiam sejenak menatap laki-laki yang kini sudah sah menjadi suaminya. "Mas, aku hanya ingin kita terus menjaga, membesarkan Diandra bersama-sama," ucap Soya pelan sembari menatap Diandra yang tengah tertidur pulas.
"Aku berjanji Soya dan aku akan selalu ada di dekat kalian," jawab Danendra pelan.
Sore ini mereka benar-benar tak melakukan apapun layaknya pengantin baru, mereka hanya berbaring dan memeluk Diandra, hingga Soya terlelap sembari memeluk sang anak. Danendra masih belum bisa terpejam, netranya terus tertuju pada dua wanita yang tengah terlelap di sampingnya. Senyum Danendra seketika terlukis indah di bibinya. "Terima kasih Soya," ucap Danendra sembari mengecup kening Soya. "Rasanya semua seperti mimpi setelah bertahun-tahun kita berpisah dan akhirnya kita bisa kembali bersama," gumam Danendra.
Danendra tak menyangka jika cerita cintanya akan berakhir bahagia dan bisa berkumpul dengan anak dan istrinya, perlahan netra Danendra terlelap bersama menutup semua penyesalan yang pernah dirinya lakukan. Menutup kisah cintanya dengan indah setelah melewati semua cobaan hingga tujuannya saat ini tercapai dan bisa berkumpul dengan orang-orang yang begitu dia sayangi. "Terima kasih Soya untuk kisah kita," ujar Danendra sembari terlelap di alam mimpi.
__ADS_1
Tamat