Sang Pewaris Dewa Kematian

Sang Pewaris Dewa Kematian
Chapter 99.1


__ADS_3

Di suatu tempat asosiasi biro keamanan...


Crak!


Bom!!


"Semuanya menjauh dari sini cepat!!"


Terlihat sebuah rekaman yang ditampilkan dalam layar LCD proyektor. Tampak Adam berdiri dekat layar sembari memegang beberapa kertas sembari memberitahukan semua informasinya.


"Ini berdasarkan rekaman amatiran dari salah satu turis yang masih di sana sebelum perintah evakuasi dikeluarkan. Seperti yang terlihat dalam rekaman ini, monster-monster dalam dungeon Rank-S sudah keluar saat portal baru di sana selama dua jam."


Saat mempersentasikan informasi ini, ada banyak orang-orang asosiasi yang sepertinya memliki jabatan seperti Adam. Dan Master dari asosiasi yaitu Agus Supriyadi ada di sana juga ikut dalam rapat ini.


(Noah Morgan - Ketua divisi pengawasan tim 2)


"Dilihat dari monster yang keluar dari dungeon itu, seolah-olah punya kecerdasan seperti manusia."


(Galip Markus - Ketua divisi pengawasan tim 5)


"Iya, semua monster ini selalu menargetkan para Venandi dan Protector yang berlibur di sana, dan semua orang biasa di sana diabaikan begitu saja."


(Adam Buana - Ketua divisi pengawasan tim 1)


"Soal itu kami masih kekurangan informasi. Tapi terlihat dari bentuk monster ini tampak seperti humanoid, dengan tubuh reptil dan berjalan serta berdiri tegak seperti manusia."


Berdasarkan rekaman ini, terlihat monster kadal ini selalu memburu orang-orang yang Terbangkitkan. Seolah-olah ada sesuatu yang dibutuhkan dari orang-orang itu.


Sudah beberapa hari dungeon ini menunjukkan reaksi yang sangat cepat, seluruh pulau Bali sekarang sudah dipenuhi banyak monster reptil ini. Beberapa Venandi dan Protector yang berhasil dibunuh oleh monster ini, langsung dibawa oleh mereka menuju dalam portal.


"Untuk penanganan darurat sekarang dilakukan oleh Venandi dan Protector Rank-B dan Rank-A, ini dilakukan demi mengurangi korban orang-orang Terbangkitkan dari pihak mana pun."


"Berarti kita harus menyuruh Rank-B dan Rank-A kita untuk menahan retakan itu untuk sementara, sampai bala bantuan datang," ucap Agus.


"Iya, Master. Hanya saja, negara kita tidak memiliki banyak orang berpotensi (Rank-B dan Rank-A) untuk menahan semua monster itu. Tapi jika Anda mengizinkan untuk mengerahkan militer pemerintahan demi bantuan untuk sementara, mungkin cuma ini solusi yang kupikirkan. Jika ketua sekalian punya solusi lain, silahkan diutarakan sekarang."


Semua orang di rapat ini saling berdiskusi satu sama lain setelah Adam menyatakan semuanya. Ada kubu di antara mereka yang tidak menemui titik terang, ada yang setuju menggunakan kekuatan militer pemerintahan sebagai bantuan, ada pun tidak setuju karena alasan moral kemanusiaan. Katanya menyerahkan urusan ke orang biasa yang sudah seharusnya sudah menjadi urusan mereka (Terbangkitkan), hanya akan menambah korban dipihak orang biasa dan akan merugikan negara karena berkurangnya akan kekuatan militer jika terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan.


Agus melihat ini hanya bisa mengusap kedua matanya karena pusing memikirkan solusi lain.


"Kita akan menggunakan solusi itu saja," ucap Agus dan orang-orang menentang keputusan ini terkejut, mereka tak bisa membantah lagi karena ini sudah keputusan bulat master mereka. "Aku sendiri yang akan berurusan dengan para orang tua perut buncit itu mengenai soal militer ini, jadi cepat lakukan."


"Baik. Master."


Indonesia memiliki cukup banyak SDM, tapi tidak banyak di antara mereka mengalami Terbangkitkan dan lagi tidak banyak memiliki rank tinggi juga. Negara dengan intrapersonal bisa dibilang cukup rendah, karena kurangnya pemahaman akan dirinya sendiri serta sekitarnya yang membuat lingkungan kehidupannya sangat terpengaruhi.


Berbagai rencana digerakkan dan sampai-sampai mengerahkan berbagai gerakan militer terutama laut. Karena takutnya jika monster-monster ini berhasil mendatangi pulau-pulau terdekat dan bisa saja mengancam seluruh jiwa orang biasa di pulau tersebut.


Setelah semua pendapat diutarakan, Agus membubarkan rapat kali ini karena keputusan bersama telah bulat. Sesaat mereka semua keluar, hanya menyisakan Agus seorang diri di dalam ruangan itu, ia hanya bisa bersandar di kursinya dengan pikirannya pusing itu.


"Memang negara kita memiliki banyak hubungan baik dengan negara-negara luar, tapi itu hanya sebuah hubungan keuntungan politik antar negara karena saling membutuhkan sumber daya masing-masing. Tapi lain halnya lagi jika berurusan dengan hal-hal Terbangkitkan atau dungeon, mereka semua akan berusaha mencari kesempatan emas dan menguras semua kekuatan kita secara perlahan."


Agus menghela napasnya yang berat itu, ia tak menyangka jika harus berurusan dengan hal memusingkan ini.


"Sebelum menghadapi 'Mereka', mungkin aku akan mati duluan karena menghadapi masalah rumit manusia biasa ini."


Klak!


"Syukurlah, Anda masih di sini."


Seketika pintu ruangan itu dibuka dan tampak bawahannya ingin memberitahukan sesuatu.


"Ada apa, Adam?"


"Begini Master, Gading Himar barusan menghubungi kita dan katanya dia sudah mendengar mengenai apa yang menimpa Bali."


Agus bangkit dari duduknya dengan sedikit harapan kecil.


"Kalau dia sudah mendengarnya dan menghubungi kita, berarti dia akan datang ikut membantu kita?"


"Kurasa tidak Master."


"Sudah kuduga." Sembari menghembuskan napasnya untuk membuang harapan kosong itu. "Lalu, untuk apa dia menghubungi kita?"


"Katanya, temannya yang berasal dari Amerika datang ke Indonesia untuk bertemu dengan Master."


"Bertemu denganku? Untuk apa?"


"Soal itu, aku juga tidak tahu. Tapi orang yang dimaksud, sudah berada di bandara dan sedang menuju kemari."


Agus masih ragu untuk menerima tamu ini, ia merasa ada sesuatu hal yang tak ingin terjadi jika kedatangan tamu ini. Menurutnya, tamu ini pasti bukan orang biasa datang untuk menemuinya.


"Apa kamu tahu identitas orang ini?"


"Ya Master, kata Gading, dia adalah master dari salah satu guild besar di Amerika. Nama orang itu adalah John Marques."


Agus cukup terkejut mendengar itu, dari reaksinya tampaknya ia tahu siapa orang itu.


"Aku bisa menebak apa yang dia inginkan dari kita."


Adam terbelalak dan tahu apa yang dimaksud masternya.


"Benar Master, karena dia seorang Venandi Damage dealer jarak dekat dan memiliki kemampuan penyembuhan hebat juga. Tak heran dia salah satu petarung tangan kosong yang terkuat dikenal di dunia. Jadi, Anda akan memberikan apa yang dia inginkan?"


"Kita lihat dulu, sebesar apa tawaran yang ia berikan pada kita."


Mereka berdua segera menuju ruang khusus untuk menyambut tamu penting ini.


...•••...


...•••...


Pukul 12.01


Di sisi lain suatu tempat...


Setelah berurusan cukup lama dengan PT. Hanjar, aku langsung pergi dari sana setelah menerima uangku. Dengan perasaan berat dan sedih, sungguh membuatku tak bisa berkata apa-apa lagi atas fakta itu.


"Kayaknya di sini sudah sangat sepi. Tapi... jaraknya masuk dalam jangkauan kantor pusat asosiasi."

__ADS_1


Aku sekarang berada di sebuah hutan yang dekat gunung, terlihat dari sini saja aku sudah melihat gedung asosiasi dan tampaknya Agus ada di sana juga.


"Kuharap tindakanku tidak mengganggu mereka."


Aku berdiri dengan tenang dan mata terpejam, sesaat aku merasakan energi dalam diriku meluap-luap secara perlahan.


"Setelah menyentuh batu itu, entah kenapa aku bisa menggunakan kemampuan ini dan tidak masuk dalam daftar skill sistem..."


Skill ini aku sudah menggunakannya sekali di kamar Ayah dan Ibu agar tak ada yang berani macam-macam di sana selagi rumah direnovasi.


"Aku tak memahami semua kata-katanya, tapi entah kenapa aku memahami makna tersembunyinya."


Aku mengatur napasku beberapa kali dan menghembuskannya beberapa kali juga.


...Montum lum dawe, e ista nggo vilanstum...


...Montum lum oursum indiurma, e ista nggo custoream...


...(Saat dunia diciptakan, aku ada untuk mengawasinya)...


...(Saat dunia menemui akhirnya, aku ada untuk melindunginya)...


"Custotejang..."


Bush...!


Sesaat enegiku yang meluap dalam diriku keluar begitu saja dan sekitarku dipenuhi oleh Mana-ku yang menyebar di mana-mana.


"Hm? Langitnya..."


Sesaat langit yang kulihat terasa berbeda walau terlihat sama tapi berdasarkan apa yang kurasakan sangat jauh berbeda dengan sebelumnya.


"Aku merasa di tempat lain."


Sekitarku ada yang aneh, saat aku mencoba berjalan untuk keluar dari hutan ini.


Duk!


"Aduh! Apa ini?"


Saat ingin keluar, tiba-tiba kepalaku terbentur oleh sesuatu yang tak terlihat dan aku mengarahkan tanganku ke depan, dan terasa ada sebuah dinding yang tak terlihat menghalangi jalanku.


"Jadi ini Barrier ya, tapi sangat berbeda saat aku memasangnya di kamar Ayah dan Ibu."


Itu memang benar, saat memasang kemampuan aneh ini ke kamar ini, aku merasakan perasaan jauh berbeda dari yang sekarang. Di kamar itu, aku hanya memasang sebuah penghalang yang biasa tanpa adanya gangguan di dalamnya.


Sedangkan yang sekarang, semua yang berada di dalam Barier ini seolah berubah mulai dari suhu, waktu dan semua makhluk hidup yang ada di dalamnya.


"Apa ini penghalang yang sama dipasang oleh Arasyid saat itu?"


Aku merasakan perasaan yang sama dengan penghalang dibuat Arasyid saat itu, seolah-olah dunia di luar Barrier ini sangat berbeda dengan apa yang ada di dalam Barrier. Seolah-olah ada dua dunia pada satu tempat.


"Jika ini Barrier pemisah dimensi, maka sangat bagus bagiku saat bertarung nanti, agar menghindari kekacauan di luar dimensi."


Karena persiapan sudah selesai, dalam Barrier ini akhirnya aku bebas melakukan apa pun tanpa merusak sekitarku.


"Keluarlah!"


"Tak kusangka, kalian sudah berevolusi..."


Selain berevolusi, level mereka juga berkembang pesat setelah aku menjelajahi beberapa dunia. Padahal dunia dalam sistem itu, aku tak bisa mengalami peningkatan level sama sekali.


[Belial (Level 37)


Evolusi : Prince of hell


New Skill :


- Kebijaksanaan penguasa (Pasif) (Level 1)


Pengguna memiliki penglihatan tajam akan namanya masa waktu, ia akan melihat semua waktu yang ada. Mau itu masa lalu, sekarang dan depan. Jumlah waktu yang bisa dilihat adalah 3 detik.]


[Arane (Level 36)


Evolusi : Mother of Insect


New skill


- Kekuasaan sang ratu (Aktif)


Pengguna memanggil sebuah domain seluas 10 meter, dalam domain itu seluruh stats miliknya akan meningkat 10% dan seluruh anak-anaknya akan meningkat 30%.


Cool down : 9 menit.]


[Prudens (Level 33)


Evolusi : Holy priest


New skill :


- Hukuman suci (Aktif) (Level 1)


Pengguna mengeluarkan beberapa rantai suci dan mengikat target yang diinginkan. Sesaat terget berhasil terkena, ia akan mengalami efek paralyse dan pengurangan Mana 1% perdetik selama target terikat.


Cool down : 12 menit.]


[Unicorn (Level 31)


Evolusi : The Horse knight


New skill :


- Blackhole (Aktif)


Pengguna memanggil sebuah bola kehampaan dan menghisap semua objek sekitarnya dan menghancurkan objek tersebut ketika berhasil terhisap.


Cool down : 20 menit.]


[Gargoyle (Level 29)

__ADS_1


Evolusi : Heavenly warrior


New skill


- Tubuh surgawi (Aktif) (Level 1)


Pengguna memunculkan sebuah armor cahaya dan memblokir semua serangan yang ada selama 2 detik.


Cool down : 5 menit.]


[Sparta (Level 28)


Evolusi : God warrior


New skill :


- Tubuh surgawi (Aktif) (Level 1)


Pengguna memunculkan sebuah armor cahaya dan memblokir semua serangan yang ada selama 2 detik.


Cool down : 5 menit.]


Aku sedikit terkejut melihat ini.


"Padahal Sparta masih berada di sisi Kembar, tak kusangka mereka juga ikut evolusi. Apa ini karena sistem melakukan sesuatu?"


Karena tak heran lagi kenapa hal mengejutkan ini selalu terjadi padaku, aku langsung fokus lagi pada status mereka semua.


[Cer (Level 25)


Ber (Level 25)


Rus (Level 25)


Evolusi : God's pet


New skill :


- Armor api (Aktif) (Level 1)


Pengguna memunculkan pelindung di sekujur tubuhnya dengan api, target yang terkena pelindung ini akan menerima efek bakar dengan damage 2% perdetik, dan menahan berbagai serangan sebesar 15%.


- Armor es (Aktif) (Level 1)


Pengguna memunculkan pelindung di sekujur tubuhnya dengan es, target yang terkena pelindung ini akan menerima efek beku selama 2 perdetik, dan menahan berbagai serangan sebesar 15%.


- Armor es (Aktif) (Level 1)


Pengguna memunculkan pelindung di sekujur tubuhnya dengan es, target yang terkena pelindung ini akan menerima efek beku selama 2 perdetik, dan menahan berbagai serangan sebesar 15%.


Cool down : 3 menit.]


Aku sungguh kagum melihat perkembangannya dan lanjut melihat sisanya.


[Suzanna (Level 39)


Evolusi : Princess of blood


New skill :


- Kegelapan abadi (Aktif) (Level 1)


Pengguna melepaskan domain kegelapan sejauh 8 meter, target yang masuk dalam domain akan terperangkap dalam kegelapan. Pengguna dan target akan berada dalam kegelapan, seluruh stats pengguna akan meningkat 30% dan domain ini akan bertahan selama 1 menit.


Cool down : 17 menit.]


[Sulastri (Level 37)


Evolusi : Princess of anger


New skill


- Teriakan kematian (Aktif) (Level 1)


Pengguna mengeluarkan gelombang suara yang sangat tinggi, target yang mendengarnya akan terdiam selama 3 detik dan menerima kerusakan kecil sebesar 10%.


Cool down : 3 menit.]


[Sukmawati (Level 36)


Evolusi : Princess of embarrassed


New skill


- Boneka (Aktif) (Level 1)


Pengguna mengeluarkan beberapa boneka terkutuk sebagai pasukannya, jumlah yang bisa dipanggil hanya 3 saja.


Cool down : 15 menit.]


[Nurbiyah (Level 29)


Evolusi : Princess of white crocodile


New skill


- Tatapan pemangsa (Aktif)


Saat pengguna menggunakan kemampuan ini pada suatu target, maka target tersebut akan racun yang memberikan damage 1% perdetik selama 5 menit.


Cool down : 5 menit.]


[Kuyang (Level 28)


Evolusi : The hungry witch


New skill :


- Banaspati (Aktif) (Level 1)

__ADS_1


Pengguna memanggil sejumlah pasukan yang tercipta dari panasnya api. Jumlah yang bisa dipanggil adalah 1.


Cool down : 20 menit.]


__ADS_2