Sang Pewaris Dewa Kematian

Sang Pewaris Dewa Kematian
Chapter 28


__ADS_3

[Mulai sekarang "Job"-mu adalah "Heredis of Death."]


"Inikah... 'Job'-ku? Tapi... spesialis 'Job' ini apa? Magic? Pertahanan? Kekuatan? Atau kecepatan?"


Aku terus memikirkan tipe 'Job'-ku yang fokus ke arah mana statusnya ini.


"Hm, kalau dipikir-pikir lagi... katanya 'Job' ini akan memiliki pasukan yang akan mengikuti dirinya ke mana pun, dengan kata lain 'Job' ini fokus ke Summoner juga yang berarti seorang Mage tipe pemanggilan."


Semakin dipikir, semakin membuatku pusing padahal aku memfokuskan separuh SP-ku ke STR, AGI dan VIT dengan kata lain tipe petarung jarak dekat.


[Kamu telah mendapatkan "Job Warisan," satu-satunya "Job" yang hanya dikhususkan kepada sang pewaris.]


"Berarti 'Job Warisan' ini termasuk 'Hidden Class,' sebab hanya diperuntukan kepada satu orang saja."


Ada banyak tipe "Job Class," orang yang kelasnya fokus dipertahanan biasanya rata-rata seorang Tanker, tapi ada seorang Tank dengan spesialis petarung juga biasanya seorang Fighter dengan kekuatan fisiknya yang sangat kuat.


Ada pun yang spesialis ke Support dengan skill pendukungnya seperti Healer, Buffer dan Debuffer serta berbagai skill pendukung lainnya.


"Kalau diingat lagi orang yang dijuluki 'The Voodoo Master' katanya dia tipe 'Hidden Class' juga, yang mana dia bisa mengendalikan makhluk yang hidup atau mati seperti 'Necromancer,' tapi... dia juga bisa mengendalikan benda apa pun juga menjadi hidup seperti boneka."


Orang yang telah Terbangkitkan dengan kemampuan unik akan selalu diperebutkan oleh guild besar dan dipekerjakan dengan wewenang hak penuh kekuasaan, seperti Pati Bagenas dia adalah salah satu Rank-S di negara ini dan pendiri sekaligus ketua dari sebuah guild besar yaitu Si Jago Merah, rumornya dia memiliki kemampuan unik yang mana dia bisa berubah jadi iblis api.


"Berarti orang yang memiliki skill unik yang mana hanya satu atau dua orang saja memiliki kemampuan itu, maka akan dikategorikan pemilik 'Hidden Class' seperti orang-orang ini."


Jika dipikirkan lagi, maka aku termasuk salah orang pemilik "Hidden Class" juga, maka ini akan membuatku semakin kuat dengan cepat.


"Aku tidak tahu apa alasannya sistem ini memilihkan 'Job' ini, tapi yang pasti... orang dibalik semua ini telah mengaturnya sedemikian rupa, hingga aku bisa sampai sini, hehe... entah aku merasa seperti dipermainkan."


Mungkin aku seperti karakter game yang disesuaikan dengan settingan tertentu oleh sistem ini, dan mengarahkan pemainnya sesuai arahan sistem untuk membuat pemain mendapatkan keuntungan besar.


"Untuk sementara ini lupakan saja orang yang mengarahkanku ini. Sekarang aku sudah mendapatkan 'Job' ini dan aku harus memspesialisasikannya ke mana?"


Aku berpikir apa sebaiknya aku fokus sebagai petarung jarak dekat saja seperti sebelumnya dengan serangan yang kuat serta kecepatan tinggi, tapi... dilihat "Job" ini kayaknya memiliki kemampuan khusus yang mana fokus ke magic yang berarti fokus ke status INT juga.


"Hm, pusing juga ya, tapi... bagaimana jadinya jika aku menyeimbangkan semua statusku, karena ini seperti game yang mana bergantung pada skill, stats dan level. Aku tidak tahu sampai mana sistem ini memberikan batasan untuk leveling."


"Grrgh... guk...."


"Ah, jadi kamu berpikir seperti itu juga."


"Guk... he... he...."


"Baiklah, sudah diputuskan."


["Job" telah dikonfirmasi.]


[Memulai penyesuaian "Job" dengan tubuhmu.]


Seketika aku merasa hawa dingin mengelilingi diriku dan sedikit demi sedikit hawa dingin itu mulai masuk ke tubuhku.


Deg!


"Argh..! Hok... hok...!"


Tiba-tiba aku merasa jantungku diremas sangat kuat dan merasakan sesak napas hebat.


Gedebuk!


"Nging...!"


"No... rum... hok...!"


Perasaan sesak ini semakin mencekam kami berdua.


"Aku tak akan tumbang lagi... sebab, perasaan sesak dan sakit sebelumnya aku rasakan jauh lebih menyakitkan dari pada ini!"


Aku bangkit secara perlahan dan memaksakan diri untuk berdiri walau tubuh gemetaran hebat, begitu pun Norum dia berjuang untuk berdiri dengan keempat kakinya.


[Penyesuaian "Job" dengan tubuh selesai.]


Seketika tubuh kami berhenti kesakitan, sebaliknya tubuh kami merasa sangat ringan dan entah kenapa tiba-tiba aku merasa sangat peka terhadap Mana di sekitarku yang melimpah ini.


[Selamat, kamu telah berhasil melewati kesengsaraan dan mendapatkan bonus stats.]


"Jadi ini alasannya ya kenapa aku merasa tubuhku sangat kuat, ternyata seluruh stats-ku naik drastis."


[Kamu telah mendapatkan skill khusus "Job" dan seluruh skill sebelumnya akan berevolusi sesuai dengan "Job" kamu miliki.]


"Berevolusi?"


[Penglihatan batin (Aktif) (Level : 2) > Mata Dewa (Aktif) (Level 1)


Kamu sekarang bisa melihat apa pun melalui mata ini dan mengartikan sesuatu tulisan yang tidak diketahui, melihat masa depan dalam waktu 1 detik, melihat sejauh mungkin sampai batasanmu, serta melihat sesuatu yang tidak bisa dilihat. Efek sampingnya semakin lama digunakan akan membuat mata sakit dan bisa saja terjadi kebutaan kalau semakin dipaksakan.


Penggunaan satu poin Mana perdetik.


Cool down : None.]


[Bertukar Jiwa (Aktif) (Level : 2) > Pengikat Jiwa (Aktif) (Level 1)


Kemampuan berpindah posisi dengan sang partner dalam jarak tertentu dan kamu sekarang bisa berpindah ke mana pun yang kamu inginkan, selama kamu bisa mengingat energi jiwa setiap makhluk hidup.


Penggunaan 100 poin Mana dalam 1 kilometer


Cool down : 1 jam.]


[Psikokinesis (Aktif) > Pemilik sejati (Aktif) (Level 1)

__ADS_1


Kemampuan memanipulasi sebuah objek fisik hanya dengan pikiran semata-mata dan memunculkan tangan tak terlihat dalam jumlah tertentu sesuai batasmu. Batas mengendalikan objek tertentu yaitu 10 meter.


Tidak ada penggunaan Mana.


Cool down : None.]


[Skill khusus "Job" :


- Pengabdian (Aktif)


Kamu bisa mengikat dan menundukkan jiwa-jiwa tertentu, selama jiwa-jiwa tersebut memenuhi syarat untuk menjadi pengikut setiamu dan menyimpan mereka ke dalam tubuhmu.


- Pengorbanan (Aktif)


Kamu bisa menggunakan setiap skill yang dimiliki oleh "The Arcana," selama kamu memenuhi syarat untuk menggunakan skill tersebut.]


"The Arcana?"


"Grrrgh...!"


"Ada apa, Kawan?"


Aku berbalik karena melihat Norum menggeram.


Tak...Tak... Tak....


"Hah! Mereka masih hidup!"


Aku terkejut melihat kedua bos monster ini masih hidup, dan mereka berjalan ke arah kami.


Aku langsung mengambil posisi bersiap bertarung dan begitu pun dengan Norum bersiap juga.


Gulp!


Sesaat mereka semakin dekat tanpa sadar aku menelan ludahku, apa ini aku masih takut kepada mereka?"


"Eh? Kenapa ini?"


Tiba-tiba kesatria hitam dan penyihir hitam ini menundukkan badannya di hadapanku.


[Mereka berdua telah memenuhi syarat untuk menjadi "The Arcana"-mu.]


[Silahkan berikan perintahmu sebagai tanda menerima kesetiaan mereka.]


"Perintah?"


Aku memandang kedua monster mengerikan ini sejenak, aku tak menyangka monster yang hampir merenggut nyawaku kini mereka menundukkan kepalanya kepadaku.


"Kalau begitu..., serahkanlah hidup kalian kepadaku, serahkanlah kebebasan kalian kepadaku dan korbankanlah seluruh jiwa kalian untuk melindungiku, aku menerima kalian... berdiri di sisiku."


Seketika muncul sekumpulan Mana yang mengelilingi mereka dan Mana mereka tiba-tiba mengikat diriku hingga aku merasakan dingin sekujur tubuhku.


[Sekarang kamu boleh memberikan mereka nama.]


"Mulai sekarang nama kalian... Dani (Dark knight) dan Dami (Dark Magician.)"


[Nama telah berhasil diberikan.]


[Dani (Level 5)


Evolusi : ... (Belum berevolusi.)]


[Dami (Level 7)


Evolusi : ... (Belum berevolusi.)]


[The Arcana : 2]


"Aku memberikan mereka nama berdasarkan nama mereka sebelumnya, aku harap mereka menyukainya."


Aku mencoba membuka jendela status dan ternyata bisa.


"Sekarang level-ku sudah 40 dan Norum 50, semua stats-ku naik seratus poin lebih..., hm! Apa ini?"


Aku terkejut melihat jendela status dari Norum.


"Kawan... kamu telah berevolusi."


[Nama : Norum


Evolusi : Blaowolf.]


"Tapi... dia tak ada perubahan sama sekali, aku terlalu berharap tinggi bahwa Norum akan berubah ke bentuk lain," sembari menghela napas.


"Hing...?" Norum kebingungan melihatku.


Dur....


Dungeon tiba-tiba bergetar.


"Dungeon-nya mulai runtuh, kalian semua masuklah."


Norum dan kedua monster baruku ini langsung masuk ke dalam diriku.


"Entah kenapa rasanya seluruh beban hatiku menjadi ringan."


Tiba-tiba muncul sebuah portal menuju keluar dari dungeon ini dan aku langsung bergegas ke portal itu.

__ADS_1


...•••...


Saat di luar dungeon....


"Sudah sore ya."


Aku melihat langit berwarna jingga kemerah-merahan pada waktu Matahari terbenam.


"Sebaiknya aku segera pulang, karena Rena dan Reno pasti sudah ada di rumah."


Aku bergegas menuju ke rumah.


...•••...


Sesampai di rumah....


Aku mencoba membuka pintu rumah.


"Eh? Masih terkunci, biasanya siang-siang mereka sudah pulang, karena rumah masih terkunci berarti mereka ada di apartemen Susan, kebetulan Susan yang memegang kunci cadangan rumah ini."


Tanpa membuka pintu rumah ini, aku bergegas lagi menuju apartemen Susan.


"Tuan... tunggu!"


Tiba-tiba seseorang memanggilku dari belakang dan aku berbalik yang ternyata memanggilku seorang wanita tua perkiraan usia 40 tahun lebih.


"Ada apa, Bu?"


Aku melihat wanita itu terengah-engah dan mencoba mengatur napasnya.


"Apa anda wali dari Rena dan Reno?"


"Iya, saya adalah Kakak mereka, ada apa ya? Apa mereka terlibat dalam masalah?"


"Itu...." Tampak ibu ini ragu-ragu memberitahukannya.


"Sebenarnya apa yang terjadi, Bu? Tolong beritahukan cepat, cuma mereka keluargaku yang tersisa."


"Anda orang Terbangkitkan juga kan?"


"Iya, terus?"


"Rena dan Reno... mereka terjebak dalam dungeon."


"Tunggu dulu, apa! Bagaimana mereka bisa terjebak?!"


"Aku juga tidak tahu, tuan. Tiba-tiba muncul sebuah portal dekat sekolah kami dan anak-anak yang tak sengaja dekat dengan portal itu, terhisap ke dalamnya termasuk Rena dan Reno."


Deg! Deg! Deg!


Mendengar ini membuat jantungku berdetak sangat kencang dan rasanya ingin meledak.


Set! Swosh...!


"Cepat sekali...."


Aku langsung berlari sekuat mungkin menuju ke sana dan sangat takut terjadi apa-apa pada Rena dan Reno.


"Kalian berdua bertahanlah! Tunggu Kakak di sana!"


...•••...


[Nama : Arkha Peteng


Job : Heredis of Death


Umur : 20 tahun


Level : 40


Jenis kelamin : laki-laki


STR : 286  INT : 163


AGI : 196    DEX : 158


VIT : 260   LUK : 153


HP : 20600/ 20600


MP : 1630/ 1630


SP : 40.]


[Nama : Norum


Evolusi : Blaowolf


Level : 50


Jenis kelamin : Jantan


STR : 385    INT : 272


AGI : 295     DEX : 237


VIT : 328     LUK : 252

__ADS_1


HP : 30600/ 30600


MP : 2630/ 2630.]


__ADS_2