Single Mamy

Single Mamy
Ayang Willi


__ADS_3

"Baiklah. Aku akan memaafkan mu tapi dengan satu syarat" Ucap Emilia sambil tersenyum licik dan membuat William mengejutkan keningnya.


"Nah kan, Tepat seperti apa yang aku pikirkan" Batin William lagi


"Memang apa syaratnya?"


Emilia tak langsung menjawab. Wanita itu terus mengulum bibir sambil menatap William dan memainkan sebelah matanya.


"Syaratnya adalah. Mulai malam ini, Kamu harus pijitin aku sampai aku tidur selama 1 bulan. Bagaimana?" Ucap Emilia sambil memperhatikan William


William yang mendengar itu seketika membulatkan kedua matanya. Apa Emilia tidak salah memberikan syarat seperti itu terhadap William. Sedetik kemudian. William menatap Emilia sambil tersenyum licik.


"Boleh. Boleh banget malah. Mami mau papi pijit sebelah mana? Hmmmm? Selamanya juga papi Willi mau kok" Ucap William sambil menatap Emilia dengan memainkan sebelah matanya.


Emilia yang melihat itu tentu saja merasa kesal. Pasalnya kan Emilia ingin mengerjai William, Tapi kok pria itu malah senyum-senyum setelah mendengar syarat yang sudah Emilia katakan.


Tanpa Emilia sadari, Ternyata dia melupakan satu hal. Emilia lupa kalau William itu kan pria mesum seperti yang sering dis katakan.


"Lupa kalau kamu pria mesum. Bukannya kapok malah senyum-senyum dengan syarat aku ajukan. Kalau begitu aku ralat syaratnya. Akan aku ganti dengan syarat yang lain"


"Tidak bisa seperti itu dong mami. Syarat yang sudah diajukan tidak dapat di ralat":


"Siapa bilang. Disini yang mau memberikan syarat siapa?" Tanya Emilia sambil menatap William


"Kamu"


"Nah itu tau. Berarti terserah aku dong mau memberikan syarat apa" Ucap Emilia lag


"Yasudah. Mau di ganti apa syaratnya" Tanya William sambil menatap curiga Emilia


"Mudah kok papi Willi. Kalau syaratnya pijitin aku, Itu kataknya terlalu enak buat kamu, Karna kamu kan pria mesum"


"Astaga mami. Pria mesum lagi"


"Kan memang kenyataannya seperti itu William. Jadi syaratnya aku ganti. Eemmm apa ya! Enaknya papi Willi di kasih syarat apa ya?" Ucap Emilia sambil memainkan jarinya di dagu


Melihat Emilia seperti itu membuat perasaan William semakin merasa tidak enak. Pria itu terus menatap curiga Emilia.


"Ayo cepat dong Em"

__ADS_1


"Sabar dong papi! Mami masih mikir ini. Di kasih syarat apa ya. Hmmmm"


"Mami tau. Kayaknya sih ini syarat yang paling pas deh" Ucap Emilia sambil mengulum bibir


"Ayo cepat mami"


"Aku mau nanti waktu acara penutupan, Papi nyanyi lagu dangdut sambil goyang"


William yang mendengar itu tanpa pikir panjang langsung menyetujui apa yang Emilia katakan. Padahal Emilia belum menyelesaikan perkataannya.


"Oke Deal" Jawab William cepat


"Bukan itu saja papi. Papi Willi harus menggunakan fashion dengan model seperti pangeran dangdut. Seperti ini" Ujar Emilia sambil menunjukkan sebuah foto yang tentu saja langsung membuat William begitu kaget.


Melihat raut kaget William tentu saja membuat Emilia merasa sangat puas. Wanita itu benar-benar memberikan syarat yang langsung membuat William sangat terkejut. Bahkan jiwa tengilnya langsung menciut.


"Tapi mami. Masak pakai baju kayak begitu sih. Baju yang lain dong" Ucap William yang sudah memelas


"Gak bisa! Ya itu sih terserah kamu ya papi Willi. Kalau mau aku maafin sih. Kalau gak mau juga gak papa. Mami Emil mah gak maksa" Ujar Emilia dan langsung memalingkan wajahnya ke lain arah.


"Yasudah iya iya. Papi Willi akan melakukan apa yang sudah mami katakan. Puas!"


Setelah itu, Widi datang bersama dengan Alex juga Nathan. Widi meminta untuk foto bersama dengan Emilia dan juga kedua orang tua Emilia. Dengan alasan ingin foto bersama dengan mereka. Tapi sebenarnya bukan itu alasan yang sebenarnya.


"Em. Ayo kita foto bersama. Kita tidak pernah foto bersama kan" Ucap Wido setelah tiba di tempat pelaminan


"Boleh-boleh kak. Aku juga pengen foto bersama. Buat kenang-kenangan. Iya kan Wil" Ujarnya sambil melirik ke arah William yang saat ini sedang terlihat lesu karna mengingat syarat yang sudah Emilia ajukan.


"Papi Willi. Ayang Willi. Mas Willi sayang" Panggil Emilia tepat di telinga kiri William


"Hmmm. Ada apa mami?" Jawabnya lemes


Melihat raut wajah William membuat Emilia mengulum bibir menahan tawa. Sungguh William terlihat sangat lucu jika sedang di tekuk seperti itu.


"Jangan lemes gitu dong ayang Willi. Kita lagi bahagia ini" Ucap Emilia sambil mengangkat kedua sudut bibirnya


"Awas aja nanti. Puas-puas in senyumnya ya mami. Nanti papi Willi kasih kejutan"


"Kejutan apa tuh?" Ucap Emilia yang masih menahan tawa dengan raut wajah William

__ADS_1


"Kita lihat saja nanti malem" Balas William sambil memainkan matanya


"Kumat deh mesum nya" Jawab Emilia


"Biarain aja. Mesum sama istri sendiri"


Setelah cukup adu mulut. Emilia dan William berdiri untuk melakukan foto bersama dengan Widi, Alex dan kedua orang tua Emilia. Di saat seperti itu. Begitu terlihat jika Widi amat bahagia. Wanita itu berdiri di samping Wirayudo.


Jika dilihat-lihat. Memang sedikit ada kemiripan antara Wira dan Widi. Bentuk wajah mereka serta mata dan hidungnya sama.


"Eh tunggu deh. Aku perhatiin Wira sama nak Widi seperti ada kemiripan deh" Ucap Liana tiba-tiba setelah setelah selesai foto bersama


Deg!


Widi yang mendengar itu seketika menegang. Wanita itu sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Liana.


"Bener itu ma. jika di lihat-lihat Widi ada kemiripan dengan Wira ya. Apa jangan-jangan kalian masih ada hubungan darah" Ucap Bagaskara


Perkataan Liana dan Bagas membuat Widi menjadi pucat seketika. Karna mau bagaimana pun, Apa yang mereka katakan memang benar adanya. Widi adalah anak kandung dari Wirayudo


Melinda dan Emilia yang mendengar itu langsung memperhatikan wajah Wira juga Widi secara bergantian.


"Iya deh kak. Kak Widi kayak ada kemiripan dengan papa" Ucap Emilia sambil menatap Widi


"Bener deh pa. Papa dan Widi kayak ada kemiripan gitu"


Widi hanya diam tak ikut menjawab perkataan Liana dan Bagas. Wanita itu cukup sadar jika wajahnya memang seperti ada kemiripan dengan Wirayudo.


*****


Tanpa terasa hari berlalu. Saat ini adalah puncak acara resepsi Emilia dan William. Seperti yang sudah di ketahui, Jika William harus bernyanyi sambil goyang serta dengan menggunakan fashion ala raja dangdut.


Kali ini Emilia tidak menggunakan gaun. Wanita itu menggunakan dress berwarna biru langit dengan rambut yang di biarkan tergerai. Serta menggunakan jepit rambut yang membuat wajah Emilia terlihat semakin cantik.


Emilia menatap dirinya dari pantulan cermin. Bersamaan dengan itu,


Emilia juga dapat melihat William yang sudah siap dengan fashion yang sudah Emilia siapkan.


"Ayang Willi. Sumpah kamu terlihat semakin tampan dengan baju ini ayang" Ujar Emilia sambil mengulum bibirnya menahan tawa setelah melihat William yang terlihat begitu lucu

__ADS_1


"Seneng liat suaminya seperti ini?"


__ADS_2