Single Mamy

Single Mamy
Honeymoon!


__ADS_3

Duaaarr.....Duarrr...Duarrr


Mendengar itu membuat Emilia dan William menoleh ke atas yang sudah menampakkan sebuah tulisan selamat."Waaaah, Itu kembang apinya bagus sekali Wil" Ucap Emilia pada William


"Iya mami. Itu benar-benar indah. Seperti mami yang selalu terlihat indah di mata papi" Ucap William sambil menatap Emilia yang memang terlihat sangat cantik


Emilia yang mendengar ucapan William seketika menoleh ke arah William yang sudah menampakkan deretan gigi putihnya. "Papi Willi juga selalu terlihat indah di matanya mami. Bahkan papi Willi begitu berkarisma dan membuat mami langsung jatuh cinta, Apalagi senyuman Ayang Willi yang langsung bikin candu mami" Ujar Emilia sambil menatap William


Emilia ini sedang memuji atau lagi ngeledek? William menatap curiga terhadap Emilia yang juga sedang menatapnya inten sambil mengulum bibir.


"Ada angin apa ini. Tumben mami Emil muji papi Willi. Buat papi Willi curiga saja"


"Ayang Willi kok ngomongnya gitu? Memangnya salah ya kalau istri memuji suami, Malah itu gak papa tau. Jangan suka berpikiran negatif dong papi"


"Ya habisnya bagaimana ya mami, Senyuman mami itu langsung membuat papi curiga. Seperti ada udang di balik batu dari pujian itu"


Mendengar ucapan William membuat tawa Emilia pecah saat itu juga. Ada udang di balik batu! Ada-ada saja. Memangnya ini sedang di pantai. Pakai bilang ada udang di balik batu.


"Iiiihh, Papi Willi gak boleh gitu. Mami kan tulus memuji. Papi itu memang benar-benar tampan. Berwibawa, Berkarisma sudah pasti. Mami Emil baru menyadari itu papi"


"Terserah mami saja deh. Kita dansa yuk"


"Boleh ayang Wil. Tapi jangan lupa syarat yang harus kamu lakukan nanti ya" Ujar Emilia sambil memainkan sebelah matanya


"Nah kan. Bener apa yang aku bilang. Pasti ada udang di balik batu"Ucap William dengan wajah lesu


Setelah itu, Emilia dan William sudah bersiap untuk berdansa. Kali ini mereka menjadi pusat perhatian. Wajah William yang sangat tampan dan wajah Emilia yang juga begitu cantik membuatnya menjadi pasangan yang sangat serasi. Kalau anak jaman now mengatakan couple Goals.


Alunan lagu romantis yang mengiringi dansa William dan Emilia membuat mereka berdua semakin menikmati dansa yang saat ini sedang mereka lakukan.


"Em. Apa aku boleh mengatakan sesuatu?" Tanya William di sela dansanya sambil menatap dalam kedua bola mata Emilia


"Boleh. Memangnya mau bertanya soal apa Wil?"


"Apa kamu mau menjadi pacarku?" pungkas William lagi sambil terus menatap Emilia

__ADS_1


"Apakah kamu bercanda? Bukankah saat ini status kita sudah menjadi pasangan suami istri. Lalu untuk apa kita pacaran?" Tanya Emilia yang terlihat begitu penasaran dengan perkataan William


Pria itu tak langsung menjawab. William diam beberapa saat sambil terus mengangkat kedua sudut bibirnya.


"Aku tidak bercanda Em. Aku serius. Kamu tinggal menjawab saja. Apakah kamu mau menjadi pacarku?"


"Sepertinya itu menarik"


"Apa itu artinya kamu menerima aku menjadi pacarmu?"


"Menurutmu bagaimana?"


"Berarti mulai sekarang kita pacaran ya. Aku akan memanggil kamu dengan sebutan sayang Bagaimana?Apakah kamu mau aku panggil sayang"


"Boleh juga, Sepertinya panggilan itu akan membuat kita terlihat semakin romantis. Lalu aku harus panggil kamu apa?"


"Ayang Willi sepertinya bagus. Atau mas mungkin"


"Ayang saja deh, Biar kaya anak muda gitu"


Mendengar perkataan Emilia membuat William mengulum bibir. Emilia benar-benar terlihat menggemaskan.


"I Love you too ayang Will"


Di saat Emilia dan William masih begitu menikmati susana romantis kali ini. Tiba-tiba saja terdengar suara Nathan yang mengganggu mereka berdua.


"Mami, Papi" Panggil Nathan sambil menarik baju William juga Emilia


Seketika mereka menghentikan dansanya dan menoleh ke arah Nathan yang sudah tersenyum lebar."Kita sudah melupakannya sayang" Ujar William sambil menoleh sekilas pada Emilia


"Iya. Seharian ini kita terlalu sibuk sampai melupakan Nathan. Astaga"


"Mami sama papi kok ninggalin Nathan terus?"


"Maaf ya sayang. Tadi mami sama papi lagi ada kesibukan. Sini Nathan gendong"

__ADS_1


"Nathan dari tadi memperhatikan mami dan papi loh. Mereka benar, Mami dan papi memang sangat cocok. Nathan bahagia sekali. Akhirnya bisa bersama dengan mami dan papi"


"Mami juga bahagia. Akhirnya kita sudah bisa berkumpul seperti harapan Nathan selama ini"Ucapnya sambil mencium pipi Nathan penuh sayang


William yang melihat Nathan dan Emilia terlihat begitu bahagia juga ikut mengangkat kedua sudut bibirnya. Bukan hanya Emilia dan Nathan yang meras sangat bahagia, Bahkan William merasakan hal yang jauh lebih besar dari pada mereka berdua.


Karna memang selama ini William sudah mengharapkan apa yang saat ini menjadi kenyataan tepat seperti mimpi yang dia punya sejak dulu.


"Terima Kasih ya allah. Terimakasih engkau sudah mempertemukan serta menyatukan kami kembali. Puji syukur atas rasa bahagia yang begitu besar ini" William bermonolog sambil teru menatap Emilia dan Nathan


Tanpa mereka sadari, Ternyata seseorang yang sempat Emilia lihat siang tadi sudah mengambil video semuanya. Sosok itu sudah mengirimkan Video yang berdurasi sekitar 30 menit itu pada orang yang mereka panggil dengan sebutan BOS.


DI TEMPAT LAIN


Dttttt Dtttttt Dttttt


Suara dering ponsel itu membuat seorang wanita yang sejak tadi sedang fokus pada anaknya langsung melirik ke arah ponselnya. Kedua matanya memicing saat melihat orang suruhannya mengirimkan sebuah pesan Video.


Betapa terkejutnya wanita itu setelah melihat isi dari pesan yang baru saja masuk"Kurang ajar! Bisa-bisanya kamu melakukan ini mas. sudah 1 tahun kamu menghilang! Dan sekarang, setelah mereka menemukan kamu, Kamu malah sedang asik-asik bersama dengan wanita lain. Apa kamu tidak pernah memikirkan bagaimana aku dan Salsa yang begitu menghawatirkan kamu" Ucap Kanaya sambil meneteskan air matanya yang sudah tidak bisa di bendung lagi


Melihat sebuah rekaman Video membuat dada Kanaya terasa begitu sesak. Apa maksud dari semua ini? Setelah dinyatakan menghilang selama 1 tahun, Kanaya malah menemukan sosok yang dia pikir suaminya sedang terlihat bahagia bersama wanita lain.


"Kamu jahat mas! Kamu benar-benar pria jahat. Lihat saja apa yang bisa aku lakukan!" Ucapnya dengan penuh amarah yang sedang terbakar.


Di Villa


"William, Emil. Kemari lah, Papa ada hadiah pernikahan buat kalian berdua" Ucap Bagaskara pad William dan Emilia


"Hadiah pernikahan? Apa memangnya pa?" Tanya William sambil terus mendekat ke arah sang papa


"Ini ada tiket pesawat buat kalian berdua"


"Dan ini papa juga sudah siapkan tiket hotel buat kalian berdua Honeymoon" Timbal Wirayudo sambil memberikan sebuah tiket hotel


"Narayana Homestay? Papa masih ingat kalau perkataan Emil waktu itu?"Tanya Emilia pada papanya

__ADS_1


"Masih sayang. Kamu dulu sering mengatakan pada papa, Kalau sudah menikah ingin sekali Honeymoon ke bali dan menginap di Narayana Homestay. Iya kan?"


"Eemm papa. Emil gak nyangka papa masih ingat itu" Ujar Emilia dan langsung memeluk papanya erat dengan kedua mata yang sudah berkaca-kaca


__ADS_2