
Iya, Aku menulis tentang malam kelam yang sudah membuatku terusir dari rumah. Aku tulis di novel itu menjadi happy Ending. Tanpa aku sadari, Ternyata harapan aku yang aku tulis menjadi sebuah novel malah menjadi nyata. Kita sekarang di dipersatukan dalam ikatan pernikahan" Ucap Emilia sambil menatap William
Perkataan Emilia membuat William semakin mendekat dan langsung membawa Emilia dalam dekapan nya"Maafkan aku yang datang terlambat sayang" Ucapnya sangat lembut
"Semuanya sudah berlalu Wil. Setidaknya saat ini kita sudah bisa bersama. Aku sangat bahagia untuk itu"Ucap Emilia sambil menatap William
"Yang pasti aku benar benar minta maaf akan masa lalu yang sudah membuatmu terluka sayang"
"Sudah, Tidak usah di ingat lagi. Lebih baik sekarang kita nonton saja"
"Nonton, Mau nonton apa memangnya?" Tanya William sambil melepaskan dekapannya
"Bagaimana kalau kita nonton film horor" Usul Emilia sambi mengangkat kedua sudut bibirnya
"Kok horor sih sayang, Gak mau ah. Yang lain saja ya"
"Kamu takut ya ayang Wil?" Tebak Emilia sambil membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Emilia
William yang mendengar kata film horor langsung merasa merinding, Karna mau bagaimana pun William tidak pernah menonton film horor selama hidupnya.
"Haha takut. Aku takut sama film horor? Mana ada sayang" Ucap William yang mencoba mengelak. Padahal dalam hatinya dag dig dug saat mendengar Emilia menyebutkan kata film horor
"Yakin nih mau nonton film horor?" Tanya Emilia memastikan
"I..iya sayang" Jawab William ragu-ragu
Setelah itu Emilia membuka youtube dan langsung membuka sebuah Video horor dengan judul Danur. Karna memang sejak dulu Emilia ingin sekali menonton film itu. Hanya saja selalu tidak ada waktu yang pas untuk menonton. Selain itu juga tidak ada teman yang mai Emilia ajak nonton bersamanya.
"Apa kamu sudah siap ayang Will?" Tanya Emilia memastikan pada William
"Siap dong sayang" Jawabnya sambil menatap seram pada layar ponsel Emilia
Permulaan film William masih terlihat biasa saja. 5 Menit. 10 menit William juga masih biasa saja. "Aaaaa"Teriak William saat salah satu penampakan sudah mulai di tampilkan
"Kamu takut ayang Wil?"Tanya Emilia saat mendengar suara teriakan William
"Tidak sayang, Hanya saja aku terkejut. Karna hantunya muncul tiba-tiba" Alibi William yang tidak ingin ketahuan oleh Emilia jika dirinya memang penakut
__ADS_1
1 Jam lebih sudah berlalu. Film hantu itu pun sudah selesai. Melihat Emilia sudah meletakkan ponselnya membuat William langsung merasa sangat lega. Akhirnya selesai juga. Pikirnya
Setelah itu Emilia menatap tajam William yang sejak tadi hanya sibuk bersembunyi di belakang tubuh Emilia"Dasar penakut" Cibir Emilia pada William
Mendengar perkataan Emilia membuat William hanya mengangkat kedua sudut bibirnya. Karna apa yang Emilia katakan memang benar. William penakut. Benar-benar penakut.
"Badan aja gede. Sama film horor saja takut" Ucap Emilia lagi
"Maaf ya mami. Papi Willi memang tidak pernah menonton film horor. Ini adalah pengalaman pertama buat papi Willi"
"Lalu selama ini sering nonton film apa?" Tanya Emilia sambil menatap William
"Film biru"Jawab William tanpa sadar. Sedetik kemudian pria itu menutup mulutnya yang sudah kelepasan bicara
"Astaga aku salah ngomong" Ucap William sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
Emilia yang mendengar perkataan William langsung membulatkan kedua matanya. Dia baru tau kalau William suka nonton film terlarang itu.
"Astaga Wil. Pantas saja kamu jadi pria mesum. Ternyata kamu belajar dari film biru"Ucap Emilia sambil mencubit lengan William
Lagi-lagi perkataan William membuat Emilia semakin membulatkan kedua matanya"Astaga. Ternyata itu alasan kamu kenapa suka nyorsor" Ucap Emilia sambil terus mencubit William
"Awww, Atit tau mami. Mami tega sam suami sendiri KDRT" Ucap William sambil mengusap lengannya yang sudah menjadi korban Emilia.
"Biarin saja. Siapa suruh jadi suami mesum"
"Mesum sama istri sendiri halal kok mami" Ucap William sambil memainkan sebelah matanya.
"Bener-bener kamu itu ya Wil" Seru Emilia lagi
Di bogor
Setelah keluar dari dalam restoran, Alex langsung masuk ke dalam mobilnya. Di sana ada Widi yang sudah menunggu.
Widi yang melihat kedatangan Alex langsung mengerutkan keningnya saat melihat raut wajah Alex yang seperti sedang gelisah. "Ada apa dengan Alex. Kenapa wajahnya terlihat seperti sedang gelisah" Ujar Widi di dalam mobilnya.
Setelah Alex masuk ke dalam mobilnya, Wanita itu langsung menanyakan apa yang sudah membuat kekasihnya seperti itu"Kamu kenapa sayang?" Tanya Widi pada Alex
__ADS_1
Pria itu tak langsung menjawab. Alex hanya menatap Widi dan langsung mengeluarkan ponselnya"Coba kamu lihat ini sayang" Seru Alex sambil memberikan ponselnya pada Widi
"Kenapa kamu malah kasih ponselnya sama aku sayang. Ada apa memangnya?"
"Kamu lihat saja sendiri"
Widi tak menjawab. Wanita itu langsung melihat apa yang ada dalam ponselnya Alex. Seketika Widi langsung terkejut saat melihat satu foto laki-laki dan perempuan. "Laki-laki ini" Ujar Widi sambil menoleh pada Alex.
"Iya sayang. Itu yang sudah membuatku gelisah"
"Apa pria ini benar-benar William?" Tanya Widi pada Alex
"Aku tidak yakin sayang. Aku sudah mengenal William sejak dulu. Dan aki tidak pernah melihatnya bersama dengan seorang wanita" Terang Alex
"Lalu bagaimana dengan gambar ini? Apa wanita ini adalah masa lalunya William?"Tanya Widi lagi
"Aku juga belum tau pastinya sayang. Tapi aku akan mencari tau tentang hal ini. Kamu jangan kasih tau Emilia dulu soal ini ya. Biarkan mereka honeymoon dengan tenang dulu" Ucap Alex sambil melirik Widi
"Aku juga setuju dengan apa yang kamu katakan sayang. Lebih baik untuk saat ini biar kita saja dulu yang tau"
"Sekarang kita mau kemana sayang?" Tanya Alex pada Widi
"Butik saja ya sayang. Aku masu memeriksa beberapa berkas di sana"
"Baiklah"
Sesudah itu. Alex mengemudikan mobilnya menuju butik miliknya. Kaena ini waktunya jam makan siang, Oleh karena itu jalanan cukup padat. Dan membuat Alex serta Widi memerlukan waktu satu jam untuk tiba di butiknya.
"Terimakasih sayang" Seru Widi dan langsung turun dari mobil Alex
"Sama-sama sayang. Nanti mau aku jemput apa pulang pakai taksi?"
"Aku pakai taksi aja ya sayang. Soalnya aku takut nanti kamu sibuk"
Setelah turun dari mobil Alex, Widi masuk ke dalam butiknya. Saat melihat ruangan Emilia, Tiba-tiba saja dia teringat akan foto William yang bersama dengan wanita lain.
"Awas saja kalau sampai William mempermainkan Emilia, Dia akan berhubungan dengan ku" Ucap Widi pelan
__ADS_1