Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
baby shower


__ADS_3

waktu terus berputar bulan semakin berganti begitu sangat cepat tak terasa saat ini usia kandungan kiara sudah memasuki usia tujuh bulan


perutnya yang semakin membuncit menambah daya tarik sendiri di mata keenan


jika tidak mengingat ada bayi di dalam perut kiara ingin sekali keenan melahap kiara setiap malam karena melihat kiara semakin terlihat seksi dan menggoda


hari ini rumah papi krisna begitu ramai karena akan di adakannya acaranya tujuh bulanan kandungan kiara semua sahabat kiara dan keenan sudah di pastikan hadir dalam acara ini bahkan mereka datang jauh sebelum acara di mulai karena keenan meminta mereka semua untuk membuat kejutan yang sudah keenan rencanakan jauh-jauh hari


sedangkan para orang tua mengurus catering dan ibu-ibu pengajian saja


viola yang sangat ini sedang hamil muda hanya duduk manis saja karena sejak kehamilannya viola menjadi lebih cepat lelah dan mudah mengantuk di tambah porsi makannya yang semakin meningkat dan berat badannya naik drastis sehingga membuat badanya sedikit melebar


semua orang menatap sosok pria dan wanita yang baru saja datang dengan mengulas senyuman manis kepada mereka


bianca mengerutkan keningnya melihat sosok pria yang sangat dia kenal


"adrian? kok bisa dia ada disini?" batin bianca


ya adrian dan dokter raisa juga sengaja di undang oleh keenan selain ingin menjalin hubungan yang lebih baik lagi keenan juga ingin berterima kasih kepada adrian dan dokter raisa yang sudah membantu kiara menyelediki siapa yang sengaja mensabotase tes yang di lakukan keenan dan kiara waktu itu


adrian dan doktet raisa menghampiri keenan dan kiara yang sedang asik ngobrol dengan para sahabatnya


"loh adrian kamu disini juga?" ucap kiara kaget melihat adrian yang juga hadir dalam acaranya


"iya suami kamu yang sengaja ngundang aku dan dokter raisa" sahut adrian tersenyum


"jangan terlalu lama saling berpandangan dengan yang bukan muhrim, dosa" timpal keenan


"lu masih saja cemburu nan, gue udah ikhlas melepas kiara buat lu" sahut adrian terkekeh


"manusiawi kalau gue cemburu itu tandanya gue cinta sama istri gue" ucap keenan mengecup sekilas pipi kiara


"cinta sih cinta tapi gak usah bermesraan di hadapan kaum jomblo dong bang, jiwa jomblo gue meronta-ronta ini" sarkas denis


"lah bukannya lu udah pacaran sama amanda?" tanya keenan


"amanda mutusin gue gara-gara dia mau kuliah di luar negeri dia gak bisa ngejalanin hubungan jarak jauh" sungut denis


"cup.... cup.... cup ada yang lagi patah hati ternyata" ledek bianca


mereka semua berbincang sebelum acara pengajian di mulai karena masih menunggu para ibu-ibu yang belum datang

__ADS_1


keenan tidak melepaskan genggamannya dari tangan kiara seperti itu lah semenjak masalah yang sempat membuat keduanya berjauhan keenan menjadi semakin posesif


keenan lebih memanjakan istrinya dan lebih bisa bersabar menghadapi mood kiara yang suka berubah-ubah karena hormon ibu hamil yang memang menjadi lebih sensitif


semua acara sudah selesai dan berjalan dengan lancar mulai dari pengajian, siraman sampai acara rujakan


dan sekarang kiara dan keenan memberi santunan kepada anak yatim dan para jompo keenan dan kiara sengaja mengubdang mereka agar bisa berbagi kebahagiaan dan membagi sedikit dari rezeki mereka kepada orang-orang yang kurang mampu


mereka mendoakan agar semua keluarga kiara dan keenan selalu di berikan kesehatan dan di berikan rezeki yang semakin berlimpah yang utama adalah mereka mendoakan kiara dan bayi yang ada di dalam kandungan kiara agar selalu sehat di beri kemudahan dan kelancaran sampai lahiran nanti


setelah semua tamu sudah pulang tiba saatnya keenan memberikan kejutan yang sudah di siapkan


mata kiara sengaja di tutup oleh kain agar kiara semakin perasaan dengan apa yang akan di berikan keenan dan para sahabatnya


ada sedikit rasa takut di hati kiara mengingat semua sahabatnya yang sering mengerjainya


"sayang kamu lagi gak ngerjain aku kan?" tanya kiara


"engga sayang, mana berani aku ngerjain kamu" sahut keenan menahan tawa nya


"tuh kan kamu ketawa, awas aja ya kalau macam-macam kamu puasa selama sebulan" ancam kiara


"engga sayang engga"


satu


dua


tiga.......


"surprise" teriak semua yang ada di sana


mata kiara membola melihat taman belakang rumahnya sudah di sulap seperti dekorasi pesta


kiara semakin takjub dengan hiasan bunga mawar putih di padukan dengan banyak sekali hiasan balon berwarna merah muda kiara juga terperangah ketika melihat tulisan kiara's baby shower


kiara langsung meneluk keenan yang berdiri di sampingnya kiara benar-benar tidak menyangka keenan akan memberikan kekuta baby shower untuknya


"makasih sayang" ucap kiara terharu dan menitikan air mata bahagianya


"kamu suka?" tanya keenan

__ADS_1


"sangat" kiara semakin membenamkan wajahnya di dada bidang keenan


bianca, denis, viola dan bagas memberikan hadiah untuk calon bayi yang ada di dalam perut kiara


adrian juga dokter raisa yang masih hadir di acara itu juga tidak mau kalah mereka memberikan hadiah untuk kiara dan calon anaknya


mereka semua memanjatkan doa untuk kiara dan calon bayinya agar semuanya lancar sampai proses persalinan nanti


mereka semua asik berfoto dengan ibu hamil dengan bermacam fose yang menggemaskan


raut bahagia terpancar dari wajah kiara membuat keenan merasa lega karena usahanya untuk menyenangkan sang istri berhasil


setelah puas berfoto mereka semua menikmati hidangan yang sudah di siapkan


"sayang kamu dapet ide dari mana bikin baby shower gini?" tanya kiara sembari memakan kue kesukaannya


"searching di internet, biasanya orang-orang juga melakukan baby shower gini buat nyambut anak pertama mereka" jawab keenan mengelap sudut bibir kiara


"aku kirain kamu gak ada niatan sampai sejauh ini, makasih ya aku seneng banget" kiara memeluk keenan erat


"iya... tapi gak ada acara ngidam aneh-aneh lagi kan?" sahut keenan membuat kiara mendongak melihat ke wajah keenan


"aku pikir-pikir dulu ya" ucap kiara mengetuk-ngetuk dagunya


"serius?"


"becanda mas"


pukul empat sore acara baru selesai kiara yang merasa kelelahan merabahkan tubuhnya di atas sofa di kamarnya sedangkan keenan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu


saking kelelahannya kiara sampai tertidur di atas sofa


keenan yang baru keluar dari kamar mandi segera membangunkan kiara


"sayang jangan tidur sore-sore begini, bangun yuk" keenan mengelus-elus pipi kiara agar terbangun


"mmmm, aku lelah mas" sahut kiara lemas


"mandi dulu gih biar seger badannya, di tunggu mami sama papi di bawah sayang" keenan terus membujuk kiara namun kiara tetap tak bergeming


"apa mau mas mandiin?" goda keenan seolah akan menggendong tubuh kiara

__ADS_1


"aku mandi sendiri aja" kiara beringsut dari atas sofa dan pergi ke kamar mandi


__ADS_2