
keenan dan kiara yang sudah selesai makan malam bersama mami yasmin dan papi adi memilih untuk kembali ke kamarnya
keenan berniat akan mengecek pekerjaannya yang kemarin tertunda
sampai di dalam kamar keenan langsung membuka laptopnya
sedangkan kiara memilih untuk bermain game di ponselnya namun ketika mengusap layar ponselnya kiara melihat ada panggilan tak terjawab dari sahabatnya viola
kiara mencoba menghubungi kembali viola karena takut akan ada sesuatu yang mau viola ceritakan kepadanya
tuttt.... tuuutttt... tuuutttt
"cumi kemana aja lu tadi gue telfon gak di jawab" sahut viola yang baru saja menjawab panggilan telfon dari kiara
"sorry, tadi gue abis makan malem sama laki dan mertua gue. kenapa com ada yang mau lu ceritain sama gue?" tanya kiara serius
"tadi gue mau nyuruh lu sama keenan dateng ke rumah gue, bagas bawa makanan banyak banget" jawab viola yang masih dalam perjalan menuju rumahnya
".............................................."
".............................................."
".............................................."
kiara memutuskan panggilan telfonnya karena saat ini viola sedang bersama bagas, kiara tidak enak kalau harus mengobrol terlalu lama
kiara melirik keenan yang sedang fokus menatap laptop di sofa kamarnya
kiara berniat untuk membuatkan kopi untuk suaminya agar tidak cepat mengantuk
kiara pun beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan keluar kamar menuju dapur
"sayang mau kemana?" tanya keenan yang masih fokus pada laptopnya
"ngambil minum haus" sahut kiara tanpa menoleh ke arah keenan
tak berselang lama kiara pun kembali ke dalam kamar dengan secangkir kopi di tangannya
keenan langsung menatap ke arah kiara karena mencium aroma kopi hitam yang begitu khas
keenan tersenyum sumringah melihat apa yang di lakukan istrinya
"kopinya mas" ucap kiara yang menyimpan secangkir kopi di atas meja
"makasih istriku" keenan tersenyum menatap kiara
"kerjaan kamu masih banyak mas?" tanya kiara yang duduk di samping keenan
"sedikit lagi, kenapa?" keenan balik bertanya kepada kiara
"aku ngantuk, tidur duluan boleh" ucap kiara yang menyenderkan kepalanya di bahu keenan
"boleh lah sayang, besok kamu juga harus ke kampus kan, tidurlah nanti mas nyusul" keenan mengecup kening kiara
__ADS_1
kiara menaiki ranjang king size yang dulu hanya keenan yang tidur disana namun sekarang ranjang itu sudah menjadi miliknya juga
tak butuh lama kiara langsung terlelap dalam tidurnya terdengar suara dengkuran kecil dari mulut kiara
keenan menutup laptopnya saat semua pekerjaannya sudah selesai
keenan menyusul kiara yang sudah terlebih dahulu terlelap
keenan memeluk tubuh istrinya dan mengecup mesra kening kiara
keenan pun ikut tertidur dan terbuai dalam mimpinya
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
kiara terbangun ketika mendengar suara adzan subuh berkumandang
kiara tersenyum ketika yang pertama kali dia lihat ketika bangun tidur adalah wajah tampan suaminya
kiara mengecup pipi keenan gemas
sadar akan ulah istrinya keenan pun terbangun dari tidurnya
tanpa aba-aba keenan langsung menyambar bibir ranum istrinya
"belom gosok gigi mas, jorok" kiara mencubit perut keenan
"aawwww.... morning kiss sayang" keenan kembali mengecup bibir kiara
"jangan mancing-mancing nanti kamu sendiri yang repot, sana mandi dulu terus sholat" titah kiara menyenderkan tubuhnya di atas ranjang
kiara beranjak dari tempat tidurnya dan menyiapkan pakaian keenan untuk berangkat ke kantor
setelah menunggu akhirnya keenan keluar dari kaman mandi dan sekarang giliran kiara yang akan membersihkan dirinya karena akan berangkat ke kampus
"baju kamu sudah aku siapin ya mas, aku mau mandi dulu" ucap kiara berjalan ke arah kamar mandi
"heem" jawab keenan singkat
kiara keluar dari kamar mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kampus
keenan yang sudah rapi menunggu kiara untuk sarapan
setelah memakai semua pakaiannya kiara memoles sedikit wajah cantiknya dengan bedak tipis dan lip cream yang warnanya tidak terlalu mencolok
keenan memperhatikan istrinya yang sedang berdandan di depan cermin
"jangan terlalu cantik kalau pergi keluar nanti banyak yang naksir" ucap keenan yang fokus menatap layar ponselnya
"aku mah emang udah cantik dari sononya" sahut kiara menggoda keenan
"ganjen... ayo buruan sarapan dulu, sengaja ya dandan lama buat narik perhatian laki-laki di kampus" ucap keenan ketus
"kamu tuh kalau ngomong suka seenaknya ya, mentang-mentang mulut gak ada remnya" sungut kiara yang meninggalkan keenan di dalam kamarnya
__ADS_1
seperti biasa keenan dan kiara serta papi adi dan mami yasmin sarapan terlebih dahulu sebelum memulai aktifitas mereka
setengah jam berlalu mereka sudah menyelesaikan sarapan mereka masing-masing
keenan dan kiara berpamitan dan mencium punggung tangan kedua orang tua keenan
papi adi pun berpamitan untuk pergi ke kantot kepada mami yasmin
keenan mengantarkan kiara ke kampus terlebih dahulu
kiara masih dalam mode diamnya karena kesal dengan ucapan keenan yang seakan tak mempercayai istrinya sendiri
tak terdengar suara sedikitpun di dalam mobil hanya terdengar suara musik yang keenan nyalakan di dalam mobilnya
mobil keenan pun sampai di halaman kampus kiara
kiara pergi begitu saja tanpa mengeluarkan sepatah katapun kepada keenan
keenan menghela nafas kasar dia sadar ucapannya tadi pagi membuat kiara mengacuhkannya dan pasti sulit buat membujuk kiara agar kembali berbicara lagi padanya
dengan perasaan yang sedikit kesal keenan meninggalkan kampus kiara menuju kantornya
"woyy... tuh mulut monyong aja udah kayak tutut" ucap denis tertawa
"****** lu... lagi bete gue" sahut kiara ketus
"kenape lu pagi-pagi udah uring-uringan aja" viola yang baru datang duduk di samping kiara
"bolos aja yuk, lagi males mikir mood gue bener-bener lagi ancur sekarang" kiara memohon pada kedua sahabatnya
"nanggung cumi dosennya udah mau masuk, lagian sekarang cuman mau ngebahas soal skripsi doang gak ada jadwal yang laen, lu lupa bentar lagi kita lulus cuman nunggu skripsi kita kelar doang" sahut viola panjang lebar
kiara tak menjawab ocehan sahabatnya dan kembali pada mode cemberutnya
hari ini mood kiara benar-benar hancur dia tak bersemangat untuk melakukan apapun
jam istirahat pun tiba viola mengajak kedua sahabatnya untuk makan siang di kantin
walaupun kiara merasa tidak ingin makan apapun namun tidak ingin membuat sahabatnya kecewa kiara ikur bersama kedua sahabatnya untuk ke kantin meskipun kiara tak berniat untuk memesan makanan
ddddrrrttttt..... dddrrrttttt... dddrrrttttt
"sayang pulang jam berapa? nanti mas jemput ya" keenan mengirim pesan kepada kiara
kiara sama sekali tidak menanggapi pesan dari keenan karena masih merasa kesal dengan ucapan suaminya tadi pagi
bisa-bisanya keenan mengira kiara akan keganjenan dengan laki-laki yang ada di kampusnya padahal kiara sama sekali tak berpikiran kesitu kiara hanya ingin tampil cantik di depan suaminya kapanpun itu
namun keenan malah berpikiran yang macam-macam
keenan mencoba menelfon kiara karena pesannya tak kunjung di balas oleh istrinya
keenan menelfon kiara sampai beberapa kali namun tetap saja kiara enggan menjawab telfon dari suami yang begitu posesif itu
__ADS_1
kiara sengaja tak menjawab telfon dari suaminya supaya keenan sadar akan kesalahannya dan membuat kiara kesal bukan main