Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Cemburu Keenan


__ADS_3

"sayang udah dong marahnya, maafin mas ya" keenan terus memohon kepada kiara


namun kiara tetap tak bergeming dia masih setia dengan mode cueknya


kiara hanya fokus kepada ponselnya dan sesekali dia tersenyum kala melihat sesuatu di dalam ponselnya


keenan yang terus memperhatikan tingkah istrinya mulai di landa kesal


"kamu ngapain sih di ajak ngobrol sama suami sendiri di cuekin giliran maenin ponsel aja senyum-senyum gak jelas"


kiara tetap berpura-pura menulikan pendengarannya


seketika tawa kiara pecah kala menatap ponselnya


keenan merebut ponsel kiara dan melihat apa yang sedang di lakukan istrinya


keenan menahan tawanya kala melihat sebuah video lucu yang sedang viral di sosial media


"ternyata yang membuat kiara tertawa ini, lucu sih emang" gumam keenan


kiara menatap keenan lekat


dia mencoba mengambil kembali ponsel miliknya di tangan keenan namun keenan malah memasukannya ke dalam kantong celana miliknya


"kamu ngerjain mas ya" ucap keenan yang sudah berada di bawah tubuh kiara


"ngerjain apaan? kamunya aja yang baperan" sahut kiara santai


keenan yang sudah sejak tadi tak tahan melihat bibir ranum kiara tanpa aba-aba langsung melahapnya, m**um*t dan m*n**s*pnya dengan rakus


kiara yang tak mampu melawan akhirnya terbuai dengan permainan suaminya


keenan membopong kiara ke atas tempat tidur dan terjadilah pergumulan panas dan saling bertukar peluh antara sepasang suami istri baru itu


keenan ambruk di atas tubuh polos milik kiara setelah beberapa kali melakukan pelepasan


"terima kasih istriku, kamu segalanya" keenan mengecup kening kiara begitu lama


krucuk.... krucuk... krucuk


suara cacing di perut kiara sedang meronta-ronta karena kelaparan


kiara tersenyum kecut menatap ke arah keenan


"sayang... aku lapar" rengek kiara


"kita mandi dulu baru cari makan" keenan beranjak dari tempat tidurnya sembari menggendong tubuh kiara ke dalam kamar mandi


"mandi bareng? nanti lama kalau mandi bareng" protes kiara


"gak akan... udah jangan bawel"

__ADS_1


setelah selesai melakukan ritual mandi bersamanya kiara dan keenan bergegas mencari restoran yang di inginkan kiara


restoran seafood makanan favorit kiara


setelah mencari selama setengah jam mereka berhasil menemukan restoran seafood yang paling terkenal sangat lezat di daerah labuan bajo


keenan dan kiara memesan beberapa makanan dan minuman tak lupa dengan makanan penutupnya


"sayang pelan-pelan dong makannya nanti keselek" ucap keenan


"enak banget ini cumi sama udangnya rasanya aku gak pernah nemu yang seenak ini di jakarta" sahut kiara dengan penuh makanan di dalam mulutnya


"masa" ucap keenan singkat


"yes... of course" sahut kiara santai


setelah menghabiskan semua makanan kiara meminta ijin kepada keenan untuk ke toilet karena sudah tidak tahan ingin buang air kecil


kiara harus mengantri di depan toilet karena toiletnya begitu ngantri


"ya Tuhan ini mau ke toilet apa mau minta bantuan sosial sih, ngantri banget" gumam kiara


sedangkan keenan yang menunggu kiara mulai cemas karena hampir setengah jam kiara belum juga kembali


keenan mencoba menghubungi kiara namun lagi-lagi ponsel kiara ketinggalan di dalam tasnya


keenan hendak menyusul kiara namun ponsel keenan berbunyi dan ada panggilan masuk dari bagas


bruggghhh...


di tengah jalan kiara tak sengaja di tabrak seseorang yang akan masuk ke dalam toilet pria


kiara bangkit dan menepuk-nepuk bokongnya yang terasa sedikit ngilu akibat terjatuh


"sorry... kamu gak apa-apa kan?" tanya pria yang menabrak kiara


"gapapa... aku gapapa kok" jawab kiara tanpa melihat ke arah pria yang menabraknya


"kiara..." ucap pria itu sedikit berteriak di hadapan kiara


kiara menoleh ke arah pria yang tanpa sengaja menabraknya itu


"hei justin....." sahut kiara kaget


dengan reflek justin langsung memeluk kiara karena begitu senangnya sudah beberapa tahun tidak bertemu dengan teman lamanya sejak SMA


"how are you beautiful? " tanya justin tanpa melepaskan pelukannya


"i'm fine... kamu sendiri gimana kabarnya?" kiara mencoba melepaskan pelukannya dari justin karena tidak enak dengan orang-orang yang memperhatikannya


tanpa di sadari keenan telah memperhatikan kiara dari kejauhan sembari mengepalkan kedua tangannya

__ADS_1


keenan tidak rela jika ada pria lain yang memuji bahkan memeluk istrinya di depan umum seperti ini


kiara yang belum menyadari keberadaan keenan tetap asik ngobrol dengan teman lamanya itu


"aku juga baik ki... I miss you so, sudah lama banget kita gak ketemu" sahut justin dengan wajah bahagianya


"yaa... aku juga... kamu sama siapa kesini?" tanya kiara basa basi


"aku sama keluarga kebetulan lagi liburan kesini, kamu sendiri sama siapa? by the way aku boleh minta nomor ponsel kamu yang sekarang" tanya justin panjang lebar dan melupakan niat awalnya untuk ke toilet


"TIDAK BOLEH" suara bariton keenan yang tiba-tiba muncul di hadapan kiara dan justin


justin menatap kedatangan keenan dengan penuh pertanyaan di dalam benaknya


"ki pria ini siapa? om kamu?" tanya justin


"kenalkan saya keenan adi wijaya, suami kiara" keenan mengulurkan tangannya dengan melihatkan wajah sombongnya kepada justin


"what???" kiara kamu sudah nikah? kok gak ngundang aku sih" justin malah kembali bertanya kepada kiara tanpa menghiraukan uluran tangan keenan


"brengsek" gerutu keenan


kiara yang sudah menyadari wajah keenan yang memerah karena sudah mulai tersulut emosi mengajak keenan untuk segera pergi dari hadapan justin saat itu juga


"justin i'm sorry, kayaknya aku sama suami aku harus pergi dulu masih ada urusan yang lain.. bye" ucap kiara yang meninggalkan justin tanpa menunggu jawaban dari justin


"kiara wait... kamu belum ngasih no ponsel kamu yang baru" justin berteriak namun sama sekali tak di respon oleh kiara


kiara berjalan terburu-buru tanpa melepaskan rangkulannya dari tangan kekar keenan


kiara sadar dengan kesalahannya karena membiarkan keenan terlalu lama menunggunya dan sialnya keenan tau kalau kiara bertemu dengan teman prianya dan tentu saja keenan tak akan suka dengan kejadian ini


keenan membukakan pintu mobil untuk kiara dan keenan duduk di kursi kemudi, keenan menutup pintu mobilnya dengan begitu kencang dan membuat kiara begitu kaget


kiara hanya menundukan kepalanya tak berani menatap keenan dengan raut wajahnya yang begitu menyeramkan


keenan menjalankan mobilnya dengan kecepatan yang begitu tinggi


"mas pelan-pelan dong bawa mobilnya, bahaya" kiara mencoba memberanikan diri memulai percakapan di antara mereka


keenan sama sekali tak memperdulikan ocehan kiara dia terus saja menancapkan gasnya memacu adrenalinnya seakan sedang berada di arena balap mobil


keenan tiba-tiba menghentikan mobilnya di tengah jalan dan sontak saja membuat kiara seolah berhenti merasakan detak jantungnya


"mas... kamu sudah gila" teriak kiara ketakutan


## maafkan author yang baru sempat up lagi di karenakan ada kesibukan lain


mohon tinggalkan jejak yang para readers


like, koment dan vote nya biar author makin semangat lagi buat up nya

__ADS_1


happy reading###


__ADS_2