Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Bucin Parah


__ADS_3

viola dan bagas yang masih duduk di kantin kampus masih anteng mengobrol dan menghabiskan sisa makanan dan minuman mereka


"si jamet keliatan bucin parah ya sama laki nya, sampe laki nya nunggu bentaran doang langsung belingsatan begitu" denis tertawa


"keenan hebat bisa ngeruntuhin tembok pertahanan kiara yang sejak patah hati dari davin, bahkan keenan sekarang lebih bucin dari kiara" sahut viola sembari mengunyah siomay miliknya


"lu gimana sama bagas? dia gak pernah macem-macem kan sama elu?" tanya denis menatap tajam viola


"dia baik banget bahkan semalem pas nganterin gue pulang dia nekad langsung minta restu sama bokap nyokap buat ngelamar gue" sahut viola santai


uhuukk... uhuukkk...


denis tersedak ketika mendengar viola akan di lamar bagas


perasaan senang bercampur aduk dengan rasa sedih karen denis akan di tinggal menikah dengan satu sahabatnya lagi


wajah denis langsung berubah menjadi sendu


"lu kenapa tiba-tiba melow begitu" tanya viola cengengesan


"gue seneng lu sama kiara udah dapet pasangan yang baik dan sayang banget sama kalian...


lah gue masih betah aja sendirian" sahut denis dengan wajah pura-pura sedihnya


"bukannya lu lagi deket sama amanda, udah pepet terus sampe jadian" viola tertawa


"pepet pala lu peang, ngedeketin dia susah banget tau, mungkin karena dia masih bocah dan bener-bener polos, harus ekstra sabar ngadepinnya" sahut denis menghela nafas


"sabar ini ujian" kiara terkekeh sembari menepuk-nepuk punggung denis


sedangkan kiara yang sedang asik menatap wajah tampan suaminya hanya senyum-senyum sendiri seperti orang yang kehilangan kewarasannya


entah mengapa kiara sangat suka melihat keenan menyetir dengan menggunakan kacamata hitam dan memakai pakain santai ketimbang memakai pakaian formalnya


sadar akan tatapan istrinya keenan menjadi salah tingkah


"sayang, kamu kenapa sih ngeliatin mas gitu banget, ada yang aneh?" tanya keenan yang fokus dengam kemudinya


"kamu tampan, aku suka...


aku gak rela kalau kamu tebar pesona sama cewek lain apalagi melihat penampilan kamu kayak gini pasti wanita di luar sana gak akan ada yang nyangka kalau kamu sudah beristri" sahut kiara menatap keenan dengan menopang dagunya


"kamu ngomong apa sih jangan ngelantur gitu, kapan coba aku tebar pesona sama cewek-cewek, naklukin hati kamu aja susahnya setengah mati " ucap keenan tersenyum dan menatap ke arah kiara


"gombal" kiara mencubit perut keenan gemas

__ADS_1


"sakitt tau... oh iya sekarang kita ke rumah papi adi dulu ya tadi nelfon minta kita kerumah sekarang sekalian ambil baju-baju aku di rumah" sahut keenan mengelus perutnya yang sakit akibat cubitan kiara


kiara mengangguk tanda setuju akan ajakan suaminya


keenan langsung melajukan mobilnya ke rumah papi adi


di perjalanan kiara sudah menahan rasa laparnya hingga akhirnya


terdengar suara cacing yang sedang berdemo di dalam perut kiara


kiara tersenyum kecut menatap ke arah keenan


"yaa ampun sayang kenapa gak bilang kalau kamu laper, tadi memangnya di kantin kamu gak makan dulu?" tanya keenan sembari clingak clinguk mencari resto terdekat


"cuman makan bakso doang itu pun setengah porsi karna keburu abis makanya gak kenyang" sahut kiara nyengir kuda


"yasudah kita makan dulu ya takut kamu pingsan tadi pagi kan di gempur habis-habisan sama si junior" keenan tertawa sembari memakirkan mobilnya di resto x


"iiiiisshhhhh... kamu tuh kalau ngomong suka bener" kiara dan keenan tertawa mendengar oceh kiara yang memang sangat menggelikan


keenan turun dari mobil dan mengitari mobilnya untuk membukakan pintu mobil kiara


kiara tersenyum melihat perlakuan manis suaminya itu


"silahkan nona CEO" keenan membuka pintu mobil dengam sedikit membungkukan punggungnya


ketika akan berjalan masuk ke dalam resto kiara menahan lengan keenan tiba-tiba


keenan menatap ke arah kiara dengan tatapan bingung


"kenapa?" tanya keenan heran


"kacamata kamu lepas dulu, kamu itu terlihat sangat tampan kalau memakai kacamata nanti semua wanita terpesona melihat kamu" sahut kiara membuka kacamata yang di pakai keenan


"kirain apa kamu tuh... gapaa lah mereka tebar pesona sama aku asalkan jangan sampai aku yang tergoda sama mereka" ucap keenan menggoda kiara


"awas aja kalau berani aku ulek tuh si junior" sahut kiar dengan tatapan tajam kepada keenan


keenan membayangkannya pun langsung ngilu sendiri


memang istrinya itu lain dari pada yang lain bahkan lebih sangar dari singa betina kalau sudah marah


keenan mengajak kiara masuk ke dalam ruangan VIP karena mereka tidak ingin ada yang menggangu acara lunch mereka


dan tentu saja agar keenan bebas untuk bermesraan dengan istrinya yang terlihat begitu seksi di matanya

__ADS_1


kiara begitu hafal sifat suaminya karena sekak menikah keenam semakin agresif dan selalu nyosor di manapun tanpa mengenal tempat


"inget ya cuman makan steak bukan makan yang lain" ucap kiara tegas


keenan tertawa mendengar ocehan istrinya yang sudah hafal akan maksud dari suaminya itu


"icip-icip dikit doang bisa kali yang" keenan memeluk kiara sembari mencium leher kiara yang putih mulus


setelah makanan yang di pesan kiara sudah datang kiara langsung melahapnya


sedangkan keenan hanya menatap istrinya yang sedang kelaparan


keenan hanya menemani kiara dengan segelas es lemon tea karena perut keenan terasa masih kenyang


"mau nambah lagi gak?" tanya keenan yang masih menatap kiara penuh cinta


"udah ah nanti kalau lama-lama disini kamu bisa khilap" kiara tertawa semabari meminum jus strawberry kesukaannya


keenan yang begitu gemas dengan kiara langsung menarik kiara ke atas pangkuannya


keenan melahap bibir kiara dengan rakus dan tentu tangannya menyusup ke dalam baju kiara untuk meremas buah kenyal milik kiara


kiara yang ikut terbuai dengan permainan suaminya tidak bisa melawan bahkan kiara membalas setiap ciuman panas yangdi berikan suaminya


mereka melepaskan ciumannya karena terdengar suara ketukan pintu


" tuan maaf ini desertnya tadi ketinggalan" ucap seorang pelayan yang menyimpan desertnya di atas meja


pelayan itu pun pergi dengan raut wajah yang mesam mesem, pelayan itu tau apa yang sudah di lakukan oleh tamunya itu karena terlihat meja yang begitu berantakan


"mengganggu saja" keenan mendengus kesal


"sudah jangan marah nanti kita lanjutin di rumah aja ya" ucap kiara yang mencoba menghilangkan kekesalan keenan


kiara memutuskan mengajak keenan pulang tanpa memakan desert yang sudah di berikan oleh pelayan


kiara sangat tau kalau mood keenan sekarang sedang tidak baik karena ulah pelayan tadi yang mengganggu ritual favoritnya


mereka keluar dari restoran x tersebut dan berjalan ke arah mobil keenan


keenan menancapkan gasnya untuk segera sampai di kediaman papi adi


kiara yang melihat wajah masam keenan harus berusaha membujuknya agar keenan bisa bersikap seperti sebelumnya


"sayang senyum dong... nanti malam aku kasih yang hot dan lebih sangar dari malam sebelumnya" bisik kiara di telinga keenan dan tentu saja wajah keenan seketika tersenyum. mendengar ucapan istrinya

__ADS_1


"bener ya... awas kalau bohong mas gak akan kasih kamu ampun" sahut keenan yang kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi


__ADS_2