
keenan mulai merasa tidak nyaman dengan obrolan kiara dan para sahabatnya
keenan meninggalkan kiara terlebih dulu dengan alasan ingin merokok
padahal selama menikah dengan kiara, keenan tak pernah sekalipun terlihat merokok
kiara yang sadar bahwa suasana hati suaminya sedang tidak baik meminta ijin kepada sahabat-sahabatnya untuk menyusul keenan
"justin itu mulut gak bisa di rem kalau ngomong" sentak bagas dengan melotot ke arah calon adik iparnya
"salah gue apa bang, kok pada ngeliat gue sinis begitu" bela justin karena merasa dirinya tak salah apa-apa
"kamu tau bang keenan itu orangnya cemburuan banget, possesive parah sama kiara
dan kamu tau pas kejadian kamu meluk kiara waktu itu, kiara sama keenan berantem hebat sampai kiara kabur ke hotel tempat aku nginap" timpal bianca menjelaskan kepada kekasihnya
sedangkan denis, viola dan amanda memilih diam mereka sudah biasa melihat pertengkaran antara kiara dan keenan karena keenan yang begitu cemburu saat mendengar tentang masa lalu kiara apalagi yang berhubungan dengan mantan pacar kiara
"sayang" kiara memeluk tubuh keenan dari belakang yang sedang asik melamun
"hhmmm" jawab keenan singkat
"kamu marah? aku minta maaf ya kalau perkataan sahabat-sahabat aku yang membuat kamu gak nyaman" kiara mencoba meredam kemarahan keenan meskipun bukan murni kesalahan kiara
"adrian siapa? berapa banyak mantan pacar kamu? kenapa gak pernah cerita?" keenan melontarkan beberapa pertanyaan kepada kiara
"bukannya mas sudah pernah bilang kalau mas tau semua tentang aku itu artinya aku gak harus cerita lagi kan" sahut kiara yang membuat keenan menjadi tambah kesal
"yasudah kita pulang sekarang pamit dulu sama bagas dan viola" ajak keenan kepada kiara dengan muka masamnya
kiara sangat mengerti dengan raut wajah keenan yang semakin terlihat menahan amarahnya
kiara menghela nafas panjang ternyata sifat keenan begitu kekanak-kanakan kalau sedang cemburu
"adrian teman aku pas SMP mas aku gak tau itu bisa di sebut pacaran atau bukan tapi waktu itu memang aku dekat sama dia berangkat dan pulang sekolah selalu sama-sama, jangan berpikir sekarang aku masih ada rasa sama dia mengingatnya pun aku tidak pernah mas
sekarang aku hanya cinta sama kamu tidak ada pria lain yang mengisi hati dan pikiran aku, percayalah" ucap kiara sendu sembari menatap tubuh keenan yang membelakanginya
keenan masih enggan untuk menatap kiara padahal kiara sudah menjelaskan semuanya kepada keenan
__ADS_1
namun keenan masih ingin mendengar masih adakah mantan pacar kiara yang keenan belum ketahui
"aku hanya mempunyai hubungan dekat dengan adrian dan davin sebagai mantan pacar aku mas tidak ada lagi selain mereka, memang ada beberapa pria yang mengutarakan perasaannya tapi aku menolaknya karena aku tidak bisa membalas perasaan mereka"
"jangan membuat aku merasa di abaikan di depan sahabat-sahabat aku mas hanya karena salah paham, aku tidak mau sahabat-sahabat aku mempunyai pikiran tidak baik sama kamu"
kiara sudah mencoba menjelaskan semuanya mau keenan percaya atau tidak itu urusan nanti tapi yang jelas sudah tidak ada yang di tutup-tutupi lagi dari masa lalu kiara yang sama sekali tidak penting untuk di bahas
keenan membalikan tubuhnya dan memeluk kiara
perkataan kiara sungguh menusuk di hatinya memang tidak seharusnya keenan tiba-tiba meninggalkan kiara yang sedang bersama para sahabatnya
itu sama saja membuat asumsi kalau keenan bukan suami yang baik untuk kiara yang tega meninggalkan istrinya hanya karena masalah yang tidak penting
"iya mas percaya, maafkan sifat mas yang terlalu cemburuan" keenan meminta maaf dan mengecup kening kiara
"kita kembali lagi ke dalam yuk gak enak sama bagas dan viola" ajak kiara dengan senyum manisnya yang membuat keenan tak bisa menolak
meskipun ada rasa sedikit malu namun keenan mencoba menahannya keenan mencoba terlihat santai saat kembali lagi berkumpul dengan bagas dan sahabat-sahabat kiara
denis yang memiliki sifat humoris bisa mencairkan suasana hingga tak terlihat canggung
mereka saling melemparkan candaan satu sama lain di sertai dengan galak tawa mereka yang semakin terlihat akrab
setelah berpamitan semuanya masuk ke dalam mobilnya masing-masing
namun saat keenan ingin masuk ke dalam mobilnya terdengar teriakan suara seseorang yang begitu nyaring di telinganya
"bang cemburunya di kurang-kurangin yak biar kagak semaput" teriak justin yang terburu-buru masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi
keenan mencoba menahan kekesalannya karena menghargai kiara
memang sahabat kiara tidak ada yang beres otaknya selalu saja ada cara untuk membuat keenan kesal
"kurang ajar kalau bukan sahabat kiara udah gue tendang ke dasar lautan" guman keenan geram dengan tingkah justin
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
tiga bulan kemudian
__ADS_1
saat ini kiara, viola dan denis sudah selesai melakukan sidang skripsi mereka dengan lancarl tanpa harus ada revisi dalam skripsi mereka
mereka sangat senang akhirnya bisa lulus tepat waktu dan tidak perlu menjadi mahasiswa abadi yang menjadi ketakutan mereka selama ini
di ingat dari sejarah tiga sekawan ini yang selalu bolos untuk mengikuti pelajaran di kampusnya dan harus sering mengulang mata kuliah yang sering tertinggal
tinggal menunggu beberapa minggu lagi mereka akan segera melaksanakan wisuda
tentu saja membuat mereka senang dan merasa beban di pundaknya sudah berakhir sebagai mahasiswa
viola yang begitu terlihat sangat bahagia karena setelah wisuda di laksanakan tak lama dari itu viola akan segera melepas masa lajangnya
berbeda dengan denis yang harus menunggu amanda lulus SMA agar bisa menjadikannya kekasihnya
"bentar lagi kita pasti bakal jarang ketemu ya, lu berdua pasti sibuk ngurusin laki lu pada" ucap denis sendu
"kenapa lu tiba-tiba melow begitu, kerasukan setan alim lu" kiara tertawa melihat denis yang menunjukan muka suramnya
"jangan lebay, kita masih bisa ketemu dan nongkrong bareng cuman waktunya gak bakalan sesering dulu" ucap viola mencoba menghibur bagas yang sedang melow
"sama aja kunyuk, gue bakalan kesepian
amanda unyu-unyu gue pasti bakalan lebih fokus sama sekolahnya" denis pura-pura terisak di depan kiara dan viola
kiara yang tidak tahan dengan tingkah berlebihan denis akhirnya melemparnya dengan botol bekas air mineral miliknya
denis semakin meraung-raung seperti anak kecil yang akan di tinggal ibunya pergi jadi TKW
keenan dan bagas sudah sampai di halaman kampus untuk menjemputnya para wanitanya
keenan dan bagas turun bersamaan dari mobil yang berbeda
bagas sengaja membawa mobil pribadinya untuk menjemput calon istrinya
rencananya mereka akan makan siang bersama merayakan kiara, viola dan denis yang baru saja melaksanakan sidang skripsinya
keenan juga sudah mengajak amanda untuk menemani denis agar denis tidak merecoki kebersamannya dengan Kiara
## ***yang sudah mampir tinggalkan jejaknya dong
__ADS_1
dukung terus karya author yang masih amatir ini
selamat membaca semuanya***##