
kiara menuntun pusaka milik keenan agar men ancap tepat di ba gian in ti kiara
oughhh....
keenan melenguh saat pusakanya tepat masuk di sarangnya kiara dengan lincah ber go yang di atas tubuh keenan
sungguh liar aksi kiara kali ini membuat keenan semakin gila dengan fantasi yang di buat oleh istrinya
"ini nik mat sayang.... oughhh" keenan mend esah nik mat
kiara semakin mempercepat gerakannya tangan keenan bergerilya me re mas dua bu ah kenyal menantang milik kiara
"aahhh sa yang" des ah kiara
keenan membalikan tubuh kiara di bawah kungkungannya keenan langsung mel umat bibir kiara lidahnya menerobos menyapa setiap bagian di dalam mulut kiara
sungguh nikmat mana lagi yang kalian dustakan selain nikmat surga dunia seperti yang membuat keenan dan kiara merasa terbang sampai langit ke tujuh
keenan dan kiara menge rang saat akan melakukan pelepasan
keduanyapun ambruk di atas ranjang dan terlelap di siang hari yang begitu mendung
*******
kiara terbangun karena mendengar suara dari ponselnya yang berbunyi
kiara meraih ponselnya yang dia simpan di atas nakas samping tempat tidur
kiara mengangkat panggilan telfon dengan suara khas bangun tidur
"***hallo...."
"cumi lu dimana?"
"dirumah lah masa di hutan"
"lu bantuin gue bujukin amanda biar gak ngambek lagi sama gue"
" lu nelfon cuman ngomong gitu doang? ganggu aja lu"
"bantuin gue sekali ini doang, ribet tau ngadepin ngambeknya bocah SMA"
"iya gue bantuin tapi gak gratis ya"
"apapun ya lu mau gue turutin***"
setelah berbicara cukup panjang denis mengakhiri panggilannya dengan kiara
__ADS_1
keenan yang merasa terusik dengan suara istrinya lalu terbangun dan menatap istrinya yang masih polos hanya di tutupi dengan selimut sampai dadanya saja
"sayang" seru keenan dengan suara khas bangun tidur
"iya, kenapa mau lagi?" tanya kiara terkekeh
"mulai liar ya sekarang berani nantangin" keenan menarik kembali tubuh kiara ke dalam dekapannya
"liar sama suami sendiri mh gak dosa, mandi bareng yu mas?" untuk pertama kalinya kiara mengajak keenan untuk mandi bersama biasanya harus keenan duluan yang mengajak kiara mandi bersama
"kenapa kamu nakal banget hari ini" keenan menatap heran istrinya
"yauda mandi sendiri-sendiri aja" ketua kiara berdiri dan masuk ke dalam kamar mandi
keenan yang melihat kiara pergi dengan tubuh polosnya membuat juniornya meronta ingin segera di tuntaskan
keenan berlari menyusul kiara sebelum kiara mengunci pintu dari dalam
dan terjadilah pergumulan panas mereka di dalam kamar mandi
ritual mandi yang seharusnya selesai dalam waktu tiga puluh menit tapi karena hasrat keduanya yang sudah tidak bisa di tahan lagi akhirnya mereka menghabiskan waktu dua jam di dalam kamar mandi
kiara berpakaian terlebih dahulu lalu menyiapkan baju yang akan di kenakan oleh keenan
kiara memoles tipis-tipis wajahnya dengan skincare yang biasa dia gunakan tak lupa memoles lipstik berwarna merah muda di bibir mungilnya
"sayang makan di luar yu?" ajak kiara manja
"ayo mau makan dimana?" tanya keenan
"makan sate kayaknya enak" ucap kiara sembari berdecak membayangkan satu tusuk sate yang sudah ada dalam mulutnya
"awas ilernya jatoh" keenan meledek kiara
setelah selesai berpakaian keenan dan kiara pergi ke sebuah warung sate langganan kiara warung sate yang selalu buka sampai larut malam
keenan pun sampai lupa untuk menanyakan tentang keberadaan adrian saat kiara dan bianca sedang makan di restoran tadi siang karena terlalu sibuk dengan urusam ranjang mereka
"sayang sekali-kali kita keluar pakai motor gede kamu gitu, aku kangen jalan-jalan pakai motor lagi" ucap kiara yang duduk santai di samping kemudi
"iya nanti mas bawa motor punya mas buat di simpan di apartemen ya" keenan mengacak rambut kiara dengan sebelah tangannya sedangkan tangan satunya memegang kemudi
"mas leher kamu?" kiara menatap tajam leher keenan
"kenapa?" tanya keenan santai
"tanda cinta yang aku buat kenapa bisa sebanyak itu ya" kiara menghitung stempel.cinta yang dia buat di leher keenan
__ADS_1
"itu karena kita terlalu menikmati permainan kita sayang makanya sampai gak sadar bikin tanda cinta sebanyak itu" keenan terkekeh
"kenapa gak di tutupin dulu barusan kan kita mau makan di luar mas" seru kiara
"ngapain di tutupin yang bikin stempel ini kan istri mas sendiri" keenan tersenyum ke arah kiara
keenan dan kiara sampai di warung sate milik pak kumis entah apa nama sebenarnya pemilik warung sate ini tapi kiara dan kedua sahabatnya menamainya pak kumis
"non kiara kemana aja baru mampir kesini lagi, kemana non viola sama den denis" sapa pak kumis menyambut kedatangan kiara
"ada pak kemaren kita lagi sibuk ngurusin skripsi dulu jadi gak ada waktu buat maen-maen, pak pesen sate dua porsi ya sekalian sama lontongnya" jawab kiara dan lamgsung memesan sate yang sedari tadi sudah menari-nari di lidahnya
"pantes aja udah gak pernah keliatan ikut balapan lagi, fans non kiara pada nanyain tuh" ucap pak kumis yang membuat mata keenan melotot ke arah kiara
"sebentar ya non saya tinggal ke belakang dulu" ijin pak kumis dan dibalas anggukam oleh kiara
pak kumis menyuruh karyawannya untuk membuat dua porsi sate spesial untuk kiara dan pak kumis kembali melanjutkan obrolannya dengan kiara
kiara sangat akrab dengan pak kumis tidak heran saat bertemu mereka akan sibuk mengobrol apalagi kiara sudah lama tidak berkunjung ke warung sate miliknya banyak hal yang pak kumis tanyakan kepada kiara
"cie yang di rindukan fansnya, pasti seneng kan" goda keenan kepada kiara
"biasa aja" jawab kiara cuek
"kumat juteknya" keenan menyolek pinggang kiara
"kamu yang mulai" sahut kiara ketus
"hhmmm, mau makan apa mau ribut?" tanya keenan mengalihlan pembicaraan
"mau makan kamu" ucap kiara keceplosan dan langsung pipi putihnya merona
"waw mau dong di makan sama kamu" bisik keenan nakal di nalas cubitan oleh kiara
keenan hanya terkekeh melihat reaksi kiara dan pak kumis pun datang membawa pesanan keenan dan kiara
kiara sudah tidak sabar untuk melahap habis sate di hadapannya
sate pak kumis iniang terkenal dengan kelezatannya makanya jangan heran kalau setiap.hari pengunjungnya selalu ramai apalagi kalau saat jam pulang kerja para karyawan sering mampir kesini untuk menu makan malam mereka
"kalian mesra sekali pasti si aden ganteng ini pacarnya non kiara ya" tebak pak kumis
"aden ganteng ini suami kia pak" sahut kiara tersenyum
"oh pantas saja baru menikah masih hot-hotnya ya den" ucap pak kumis tersenyum kikuk melihat banyak sekali tanda cinta di leher keenan
keenan yang tidak menyadari hal itu sibuk memakan satenya dengan lahap berbeda dengan kiara yang langsung mengerti dengan lirikan mata pak kumis yang melihat leher keenan, kiara menjadi malu sendiri dengan apa yang sudah dia lakukan kepada sang suami
__ADS_1