Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
RIVAL ABADI


__ADS_3

kiara menetap keenan lekat


kiara tak mengerti dengan kepekaan keenan terhadapnya


secuek itu kah seorang keenan yang tidak bisa merasakan perasaan seperti apa yang di rasakan kiara saat ini


" aku juga gak ngerti ya apa yang aku rasain ini cinta atau apa


tapi yang jelas aku ngerasa nyaman deket kamu, aku gak rela ketika melihat kamu bersama wanita lain dan satu hal aku begitu bahagia karena kamu sekarang ada di hidup aku mas " ucapan kiara dengan netra yang mengembun


" really? " tanya keenan penasaran


" yes, of course " jawab kiara yakin


keenan memeluk kiara dengan berkali-kali mengecup kening kiara


entah harus dengan cara seperti apa keenan melukiskan kebahagiaanya saat ini


kiara pun merasakan apa yang di rasakan keenan saat ini


" yauda mas pulang ya, mas udah gak sabar ngasih tau kabar baik ini sama kedua orang tua mas" ucap keenan bahagia


" iya,, aku antar ke depan ya " sahut kiara


mereka berdua melangkah menuju teras depan rumah


kiara memperhatikan mobil keenan yang melaju meninggalkan kediamannya


kiara masuk ke dalam rumah ketika mobil keenan menghilang dari pandangannya


sesampainya di rumah, keenan mencari kedua orang tuanya namun sayangnya kedua orang tua keenan sudah terlelap tidur


keenan tidak jika harus menggangu istirahat mami papinya


biarlah besok pagi saja dia menceritakan semuanya


keenan berjalan menuju kamar miliknya di lantai atas


keenan mengambil ponselnya dari saku celananya dan berniat mau menghubungi kiara


namun belum sempat keenan menelfon kiara sudah ada panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenalnya


awalnya keenan mangacuhkannya namun panggilan itu terus saja mengganggunya dan dengan terpkasa keenan mengangkat panggilan itu


" hallo... " sentak keenan


" sayang kok galak gitu sih" sahut seorang wanita di balik telfon


ternyata yang menelfon keenan adalah nindi mantan pacarnya yang selalu saja menggangu ketenangan hidupnya


keenan tak habis pikir kenapa sekarang-sekarang ini nindi malah datang kembali mengusiknya padahal hubungan mereka sudah lama berakhir


karena tidak ingin membuat kiara salah paham lagi keenan memutuskan untuk memblokir no baru nindi

__ADS_1


setidaknya untuk saat ini keenan tak akan di ganggu oleh mantan kekasihnya itu


keenan akan fokus ke rencana pernikahannya saja dengan kiara


keenan sampai lupa untuk menghubungi kiara sampai akhirnya dia tertidur dan hanyut dalam mimpinya....


*******


pagi ini keenan tengah bersiap-siap untuk pergi ke kantor karena akan ada meeting penting dari rekan bisnisnya dari luar negeri


" pagi sayang... maaf ya semalem mas ketiduran gak sempet ngabarin kamu, hari ini mas gak nganter kamu ke kampus ya mas ada meeting pagi ini jam 8, nanti jam makan siang mas jemput kita lunch bareng... love you my future wife " keenan menyempatkan mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada kiara


keenan mulai menuruni anak tangga menuju ruang makan


keenan berniat untuk membicarakan tentang kedua orang tuanya yang di undang makan malam di rumah calon besannya


" pagi mi, pi... " sapa keenan sembari duduk di samping papinya


" lho kamu pulang kesini, pulang jam berapa kok mami gak tau" tanya mami yasmin


" pas aku pulang mami sama papi sudah tidur, makanya aku langsung masuk kamar aja" sahut keenan


" mami kangen lho sama kamu semenjak pertunangan kamu dengan kiara, kamu jarang pulang kesini" ucap mami yasmin


" maaf mi kemarin-kemarin aku sibuk gak sempet pulang kesini " sahut keenan yang memasukan sepotong roti ke dalam mulutnya


" hubungan kamu dengan kiara giman? tanya papi adi


" lancar jaya pi... oh iya nanti malem om krisna sama tante linda ngundang kita semua buat makan malam di rumahnya jam 7" ucap keenan


keenan mencium punggung tangan kedua orang tuanya kemudian berangkat ke kantor


" dasar anak itu kita belum selesai bicara sudah main pergi saja" umpat mami yasmin


" biarkan saja, biar nanti malam saja kita ngobrolnya di rumah krisna " sahut papi adi


*********


ddddrrrrtttt.... ddrrrttttttt


" pagi juga sayang... gapapa aku juga langsung tidur kok


kamu semangat kerja nya ya jangan ganjen sama cewek lain.... love you to my future husband" keenan mendapat balasan pesan dari calon istrinya


keenan tersenyum-senyum sendiri ketika membaca isi pesan dari kiara


tentu saja itu membuat keenan semakin bersemangat pagi ini


sejak kiara bersikap manis padanya keenan seperti orang yang kehilangan akal sehatnya


dia sering bicara sendiri dan sering tersenyum-senyum sendiri bahkan ketika sedang berhadapan dengan para karyawannya di kantor keenan tidak terlalu fokus karena yang ada di pikiran dia hanya kiara


" pagi bos... ceria bener mukanya" sapa bagas

__ADS_1


" pagi juga,, gue lagi happy pagi ini" sahut keenan


" inget pagi ini kita meeting penting, fokus....


jangan senyum-senyum sendiri kaya orang sinting " bagas meledek bosnya


" tenang... kali ini gue pasti fokus " sahut keenan yakin sembari melangkahkan kakinya ke ruang meeting


sementara di kampus kiara tengah asik mengobrol dengan kedua sahabatnya


kiara menceritakan masalah apa yang sebenernya di buat oleh kiara sampai keenan murka


" laki lu ajaib ya wa, tapi gue salut lho sama keenan, dia bisa tahan sama sikap moodian elu, sabar banget dia " ucap denis


" ya gimana dong dia udah cinta mati sama gue " sahut kiara bangga


" ****** lu, jadi gimana rencananya lu kapan maried sama dia" tanya viola penasaran


" kalau tanggal sih kita belum nentuin semoga secepetnya lah, kasian keenan udah ngebet banget" kiara tertawa


jam makan siang pun tiba


keenan bergegas menemui kiara untuk makan siang bersama


belum genap sehari keenan tidak bertemu dengan calon istrinya itu keenan merasa sangat rindu


keenan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi keenan tidak sabar untuk segera bertemu dengan kiara


dddrrrttt.... dddrrrrtttt


suara panggilan masuk di ponsel kiara


" sayang... mas sudah di depan kampus kamu" ucap keenan di balik sambungan telfon


" iya... aku ke depan sekarang... " jawab kiara yang langsung mematikan panggilan telfonnya


" guys... gue balik duluan yak laki gue udah jemput" ucap kiara kepada kedua sahabatnya


kiara bergegas menemui keenan di halaman depan kampus


dia jalan begitu terburu-buru karena ingin cepat menemui calon suaminya


tiba-tiba di tengah jalan kiara berpapasan dengan musuh bebuyutannya yang sama sekali tak di harapkan untuk bertemu dengannya


" eh ada rival gue disini... gimana udah move on belum neng " tanya tami sinis


" gak penting banget si lu... " kiara pergi meninggalkan dengan wajah masamnya


tami terus saja memperhatikan kiara


tami penasaran dengan kiara yang sangat terburu-buru


sejak SMA tami selalu iri kepada kiara apa yang sudah menjadi milik kiara, tami selalu berusaha ingin merebutnya

__ADS_1


dan sejak itulah mereka menjadi rival abadi


__ADS_2