
kiara menetap keenan lekat
kiara tak mengerti dengan kepekaan keenan terhadapnya
secuek itu kah seorang keenan yang tidak bisa merasakan perasaan seperti apa yang di rasakan kiara saat ini
" aku juga gak ngerti ya apa yang aku rasain ini cinta atau apa
tapi yang jelas aku ngerasa nyaman deket kamu, aku gak rela ketika melihat kamu bersama wanita lain dan satu hal aku begitu bahagia karena kamu sekarang ada di hidup aku mas " ucapan kiara dengan netra yang mengembun
" really? " tanya keenan penasaran
" yes, of course " jawab kiara yakin
keenan memeluk kiara dengan berkali-kali mengecup kening kiara
entah harus dengan cara seperti apa keenan melukiskan kebahagiaanya saat ini
kiara pun merasakan apa yang di rasakan keenan saat ini
" yauda mas pulang ya, mas udah gak sabar ngasih tau kabar baik ini sama kedua orang tua mas" ucap keenan bahagia
" iya,, aku antar ke depan ya " sahut kiara
mereka berdua melangkah menuju teras depan rumah
kiara memperhatikan mobil keenan yang melaju meninggalkan kediamannya
kiara masuk ke dalam rumah ketika mobil keenan menghilang dari pandangannya
sesampainya di rumah, keenan mencari kedua orang tuanya namun sayangnya kedua orang tua keenan sudah terlelap tidur
keenan tidak jika harus menggangu istirahat mami papinya
biarlah besok pagi saja dia menceritakan semuanya
keenan berjalan menuju kamar miliknya di lantai atas
keenan mengambil ponselnya dari saku celananya dan berniat mau menghubungi kiara
namun belum sempat keenan menelfon kiara sudah ada panggilan masuk dari nomor yang tidak di kenalnya
awalnya keenan mangacuhkannya namun panggilan itu terus saja mengganggunya dan dengan terpkasa keenan mengangkat panggilan itu
" hallo... " sentak keenan
" sayang kok galak gitu sih" sahut seorang wanita di balik telfon
ternyata yang menelfon keenan adalah nindi mantan pacarnya yang selalu saja menggangu ketenangan hidupnya
keenan tak habis pikir kenapa sekarang-sekarang ini nindi malah datang kembali mengusiknya padahal hubungan mereka sudah lama berakhir
karena tidak ingin membuat kiara salah paham lagi keenan memutuskan untuk memblokir no baru nindi
__ADS_1
setidaknya untuk saat ini keenan tak akan di ganggu oleh mantan kekasihnya itu
keenan akan fokus ke rencana pernikahannya saja dengan kiara
keenan sampai lupa untuk menghubungi kiara sampai akhirnya dia tertidur dan hanyut dalam mimpinya....
*******
pagi ini keenan tengah bersiap-siap untuk pergi ke kantor karena akan ada meeting penting dari rekan bisnisnya dari luar negeri
" pagi sayang... maaf ya semalem mas ketiduran gak sempet ngabarin kamu, hari ini mas gak nganter kamu ke kampus ya mas ada meeting pagi ini jam 8, nanti jam makan siang mas jemput kita lunch bareng... love you my future wife " keenan menyempatkan mengirimkan pesan terlebih dahulu kepada kiara
keenan mulai menuruni anak tangga menuju ruang makan
keenan berniat untuk membicarakan tentang kedua orang tuanya yang di undang makan malam di rumah calon besannya
" pagi mi, pi... " sapa keenan sembari duduk di samping papinya
" lho kamu pulang kesini, pulang jam berapa kok mami gak tau" tanya mami yasmin
" pas aku pulang mami sama papi sudah tidur, makanya aku langsung masuk kamar aja" sahut keenan
" mami kangen lho sama kamu semenjak pertunangan kamu dengan kiara, kamu jarang pulang kesini" ucap mami yasmin
" maaf mi kemarin-kemarin aku sibuk gak sempet pulang kesini " sahut keenan yang memasukan sepotong roti ke dalam mulutnya
" hubungan kamu dengan kiara giman? tanya papi adi
" lancar jaya pi... oh iya nanti malem om krisna sama tante linda ngundang kita semua buat makan malam di rumahnya jam 7" ucap keenan
keenan mencium punggung tangan kedua orang tuanya kemudian berangkat ke kantor
" dasar anak itu kita belum selesai bicara sudah main pergi saja" umpat mami yasmin
" biarkan saja, biar nanti malam saja kita ngobrolnya di rumah krisna " sahut papi adi
*********
ddddrrrrtttt.... ddrrrttttttt
" pagi juga sayang... gapapa aku juga langsung tidur kok
kamu semangat kerja nya ya jangan ganjen sama cewek lain.... love you to my future husband" keenan mendapat balasan pesan dari calon istrinya
keenan tersenyum-senyum sendiri ketika membaca isi pesan dari kiara
tentu saja itu membuat keenan semakin bersemangat pagi ini
sejak kiara bersikap manis padanya keenan seperti orang yang kehilangan akal sehatnya
dia sering bicara sendiri dan sering tersenyum-senyum sendiri bahkan ketika sedang berhadapan dengan para karyawannya di kantor keenan tidak terlalu fokus karena yang ada di pikiran dia hanya kiara
" pagi bos... ceria bener mukanya" sapa bagas
__ADS_1
" pagi juga,, gue lagi happy pagi ini" sahut keenan
" inget pagi ini kita meeting penting, fokus....
jangan senyum-senyum sendiri kaya orang sinting " bagas meledek bosnya
" tenang... kali ini gue pasti fokus " sahut keenan yakin sembari melangkahkan kakinya ke ruang meeting
sementara di kampus kiara tengah asik mengobrol dengan kedua sahabatnya
kiara menceritakan masalah apa yang sebenernya di buat oleh kiara sampai keenan murka
" laki lu ajaib ya wa, tapi gue salut lho sama keenan, dia bisa tahan sama sikap moodian elu, sabar banget dia " ucap denis
" ya gimana dong dia udah cinta mati sama gue " sahut kiara bangga
" ****** lu, jadi gimana rencananya lu kapan maried sama dia" tanya viola penasaran
" kalau tanggal sih kita belum nentuin semoga secepetnya lah, kasian keenan udah ngebet banget" kiara tertawa
jam makan siang pun tiba
keenan bergegas menemui kiara untuk makan siang bersama
belum genap sehari keenan tidak bertemu dengan calon istrinya itu keenan merasa sangat rindu
keenan melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi keenan tidak sabar untuk segera bertemu dengan kiara
dddrrrttt.... dddrrrrtttt
suara panggilan masuk di ponsel kiara
" sayang... mas sudah di depan kampus kamu" ucap keenan di balik sambungan telfon
" iya... aku ke depan sekarang... " jawab kiara yang langsung mematikan panggilan telfonnya
" guys... gue balik duluan yak laki gue udah jemput" ucap kiara kepada kedua sahabatnya
kiara bergegas menemui keenan di halaman depan kampus
dia jalan begitu terburu-buru karena ingin cepat menemui calon suaminya
tiba-tiba di tengah jalan kiara berpapasan dengan musuh bebuyutannya yang sama sekali tak di harapkan untuk bertemu dengannya
" eh ada rival gue disini... gimana udah move on belum neng " tanya tami sinis
" gak penting banget si lu... " kiara pergi meninggalkan dengan wajah masamnya
tami terus saja memperhatikan kiara
tami penasaran dengan kiara yang sangat terburu-buru
sejak SMA tami selalu iri kepada kiara apa yang sudah menjadi milik kiara, tami selalu berusaha ingin merebutnya
__ADS_1
dan sejak itulah mereka menjadi rival abadi