
"itu kecebong ngebisikin apa sama kamu" ucap bagas ketus
"kecebong siapa" jawab viola heran
"siapa lagi kalau bukan sahabat kamu yang tengil itu" sahut bagas masih dengan muka masamnya
viola menahan tawanya karena dia tau kalau saat ini kekasihnya sedang cemburu
bagas terlihat sangat lucu hingga membuat viola gemas dan mencubit pipi bagas begitu kencang
"awww... sakit tau" bagas meringis
"kamu gak sadar kalau denis tadi ngerjain kamu?" ucap viola menatap lekat bagas
"maksud kamu" sahut bagas tak mengerti dengan ucapan viola
"denis itu tadi sengaja buat kamu cemburu, dia kesal melihat kamu bersikap jutek sama dia makanya dia sengaja manas-manasin kamu pura-pura ngebisikin sesuatu" celotah viola panjang lebar
"what??? kamu sekongkol sama dia buat ngerjain aku? keterlaluan" sungut bagas emosi
"lah kok marah... kita kan cuman bercanda sayang
maafin ya" viola memeluk denis dan mengedipkan sebelah matanya seakan menggoda denis
bagas cemberut dan tidak menjawab ucapan viola
hati bagas merasa kesal karena sudah sengaja viola membuatnya cemburu dan sedikit tersulut emosi
"aku gak suka kamu tertawa dengan pria lain selain aku" sungut bagas masih dengan nada bicara yang datar
"sayang come on aku sama denis sahabatan sudah lama di antara kita tidak ada perasaan lain selain perasaan seorang sahabat yang saling menyayangi dan peduli satu sama lain" sahut viola menjelaskan kepada bagas
"aku tau tapi tetap aja denis itu laki-laki dan wajahnya juga gak jelek-jelek amat, masa iya kamu dan kiara gak pernah tertarik sama dia" ucap bagas masih dengan perasaan kesalnya
viola tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan bagas yang membuatnya menggeleng-gelengkan kepalanya
viola tak habis pikir kenapa bagas bisa sebegitu cemburunya melihat persahabatannya dengan denis
padahal selama ini keenan tidak pernah sedikitpun terlihat cemburu kepada denis sedangkan denis lebih terkesan dekat dengan kiara di banding dirinya
di tempat lain kiara dan keenan yang sudah kembali ke hotel sedang asik berbincang di atas tempat tidur
keenan menatap kiara yang nampak kelelahan
keenan mengelus rambut kiara dan mencium pucuk kepala kiara begitu mesra
__ADS_1
keenan tak henti-henti memandangi wajah kiara yang sudah membuatnya tidak bisa berpaling pada wanita lain
dan tentu saja hanya kiara yang bisa membuat keenan menjadi gila karena rasa cintanya yang begitu besar dan terkadang membuat keenan menjadi sangat posesif kepada kiara
"I love you more honey" ucap keenan sembari menatap kiara penuh cinta
"I love you more and more hubby" kiara mencium bibir keenan yang sejak tadi tersenyum sendiri menatap kiara
"kamu menggoda mas" tanya keenan dengan tatapan nakalnya
"kamu ngerasa tergoda?" sahut kiara santai
"sangat" keenan langsung menyambar bibir kiara yang sejak tadi begitu menggoda dirinya
keenan mencium bibir kiara yang sudah menjadi candu untuknya saat ini
keenan terus me**m**t dan m***e*a* bibir kiara dengan penuh gairah
kiara yang sudah mulai terbuai dengan ciuman keenan pun membalas ciuman keenan dengan agresif
keenan merasa senang melihat kiara yang semakin agresif dan tentu saja membuat gairah keenan semakin menggebu-gebu
kiara duduk di atas tubuh kekar keenan dan mulai membuka satu persatu baju yang menempel di tubuhnya dan saat ini terpampang nyata dua buah benda favorit keenan yang sering dia mainkan
kiara kembali mencium bibir keenan dan menggerakan tubuhnya di atas tubuh keenan
keenan memainkan dua buah milik kiara yang berukuran besar dan begitu padat
keenan m**e**a* dan m***es** dua gundukan favoritnya sampai terdengar ******* lolos dari mulut kiara
kiara melenggok-lenggokan tubuhnya di atas tubuh keenan seakan memancing keenan untuk segera melakukan penyatuan mereka
keenan menekan pinggul kiara dan m******ny*
dan akhirnya junior keenan telah masuk di gua sempit milik kiara
kiara semakin liar menghentakan dan meng******k*n tubuhnya di atas tubuh keenan
suara d**h*n kenikmatan lolos dari mulut keenan
"you're so hot baby" bisik keenan di telinga kiara dan sedikit menggigit telinga kiara
kiara tersenyum dan kembali meneruskan aksinya hingga keduanya melakukan pelepasan secara bersamaan
keenan m***e***ng n***at oleh permainan liar kiara yang seakan ingin memuaskan keenan dengan permainan panasnya di atas ranjang
__ADS_1
"sayang kamu sudah mulai nakal sekarang" ucap keenan masih memeluk tubuh polos kiara
"nakal sama suami sendiri gak dosa kan sayang" kiara mengecup bibir keenan dan tangannya yang memainkan junior milik keenan yang sudah kembali menegang
"sayang kamu membuat mas begitu gila" sahut keenan dan langsung menindih tubuh kiara di bawah tubuh kekarnya
dan akhirnya mereka melakukan permainan panas mereka sampai lewat tengah malam
seakan tak akan pernah bosan keenan terus dan terus menggempur kiara semalaman sampai kiara terkulai lemas di samping keenan
dan tentu saja keenan meninggalkan begitu banyak tanda kepemilikannya di leher serta di bagian dada besar dan kenyal kiara yang begitu membuat keenan gila dan terus menerus ingin melahapnya
mereka berdua pun tertidur setelah melakukan pertukaran peluh yang membuat keduanya mabuk kepayang dan tak ingin menghentikannya
keenan memeluk kiara dan membenamkan wajah kiara ke dalam dada bidang miliknya
🍁🍁🍁🍁🍁
pagi menjelang
kiara bangun terlebih dahulu dan melihat keenan memeluk dirinya masih dalam keadaan terlelap
kiara menatap wajah tampan suaminya dan mengecup sekilas bibir keenan dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya
kiara selesai setelah hampir setengah jam berada di kamar mandi
kiara membulatkan matanya karena jam sudah menunjukan pukul 07:00 sedangkan pesawat mereka akan berangkat pukul 09:00 kiara bergegas mengenakan pakaiannya dan membangunkan keenan yang masih terlelap
"sayang bangun... nanti kita ketinggalan pesawat" kiara mengelus pipi keenan namun keenan sama sekali tak bergeming
kiara dengan sedikit kasar membangunkan keenan karena keenan sulit sekali untuk bangun
keenan merasa kaget karena merasa ada yang memukul-mukul pundaknya dengan bantal
"sayang kamu ngapain mas masih ngantuk" ucap keenan yang masih ingin memejamkan matanya
"mas ayo bangun nanti kita ketinggalan pesawat" kiara menarik tangan keenan agar segera bangun dan membersihkan dirinya
"memangnya kita mau kemana? ini masih pagi banget" ucap keenan yang setia memeluk gulingnya
"kita pulang hari ini mas pesawat kita berangkat jam 09:00 sekarang udah jam 07:30... cepet bangun" kiara kembali menarik tangan keenan dengan kasar
"yaaa Tuhan mas lupa sayang"
keenan dengan terburu masuk ke dalam kamar mandi tanpa sadar dengan tubuh polosnya dan keenan pun sampai lupa tidak membawa handuk ke dalam kamar mandi
__ADS_1
kiara hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah keenan yang terkadang masih seperti anak kecil