Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Pagi Yang Panas


__ADS_3

05:00


kiara bangun terlebih dahulu dan segera masuk ke dalam kamar mandi


kiara melakukan ritual mandinya dengan mengguyur badannya di bawah guyuran air shower


setelah selesai mandi kiara bersiap untuk melaksanankan sholat subuh


dddrrttt.... ddrtttt.. ddrtttt...


"cong hari ini ke kampus yak" viola mengirim pesan kepada kiara


"ada apa emangnya?" kiara membalas pesan dari viola


"mana gue tau, dosen bimbingan skripsi nyuruh kita ke kampus hari ini"


"yauda gue siap-siap dulu"


setelah selesai bersiap-siap dan berpakaian rapi kiara membangunkan keenan yang masih tertidur pulas


"sayang bangun... sholat subuh dulu waktunya nanti keburu abis lho" kiara mengusap-usap pipi keenan


keenan membuka matanya perlahan dan mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang


"kamu mau kemana pagi-pagi udah rapi?" tanya keenan


"aku mau ke kampus mas ada bimbingan skripsi katanya dari dosen, kamu mandi dulu gih" titah kiara sembari menyisir rambutnya


"mas lupa kalau kamu masih kuliah" keenan terkekeh dan segera masuk ke kamar mandi


sembari menunggu keenan mandi kiara berniat membuat sarapan untuk mereka berdua


namun sayangnya tak ada bahan-bahan makanan yang bisa di masak isi kulkas pun kosong melompong


akhirnya kiara hanya membuatkan teh manis hangat untuknya dan untuk keenan


"kamu abis ngapain yang?" tanya keenan yang baru saja keluar dari kamar mandi


"tadinya mau bikin sarapan tapi gak ada makanan apapun, kamu gimana sih mas kulkas di biarin kosong begitu" sahut kiara sembari menyiapkan pakaian untuk keenan


"mas kan jarang kesini makanya gak pernah stok makanan apapun, pas kita kesini aja kita pesen makanan diluar kan" ucap keenan


"iya... iya... hari ini kamu ke kantor gak? tanya kiara


"ke kantor tapi agak siangan kayaknya, kenapa?"


" emang gapapa kamu pake baju begitu ke kantor? "


"siapa yang mau protes memangnya?" keenan memeluk kiara dan mencium wangi aroma tubuh kiara


"iya... iya tuan CEO...


kamu minum dulu gih aku udah buatin teh manis hangat buat kamu"

__ADS_1


keenan melepaskan pelukannya dan meminum teh manis hangat yang di buat oleh istrinya karena tak ingin membuat kiara kecewa


keenan kembali memeluk tubuh kiara seakan enggan melepaskannya


keenan mencium bibir kiara lembut dan semakin merekatkan pelukannya


"sayang, jangan pergi aja deh aku masih pengen berduaan aja sama kamu disini" ucap keenan dengan tangannya yang mulai aktif berkeliaran kemana-mana


"tangannya diem aja, jangan nakal" sahut kiara yang mulai melepaskan pelukannya namun keenan malah semakin erat memeluk tubuh kiara dan mencium setiap inci wajah kiara dengan lembut


"main dulu sebentar ya sayang, mas kangen" bisik keenan yang tak menghentikan aksi gila nya


"mas keenan mau aku tendang junior kamu" kiara yang mulai kesal dengan tingkah suaminya yang semakin agresif


"sayaaaang..... "


keenan bukannya menghentikan aksinya malah mengangkat tubuh kiara dan membaringkannya di atas ranjang


akhirnya pagi ini menjadi pagi yang panas untuk kedua pasangan suami istri ini


sebenarnya kiara senang dengan tingkah keenan yang semakin manja namun pagi ini kiara harus ke kampus, keenan malah mengurungnya di bawah tubuh tegap miliknya dan membuat kiara melayang ke langit tujuh


"dasar kamu itu mas gak tau waktu" kiara mengerucutkan bibirnya


"membuat suami mendesah enak itu pahala sayang" keenan menjawil dagu sembari terkekeh


"mau kamu itu mah" sungut kiara yang pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya kembali


"sayang mandi bareng ya biar cepet" keenan tersenyum dan menyusul kiara masuk ke kamar mandi


suara panggilan masuk ke ponsel kiara dari viola dan denis


namun tak mendapat respon dari kiara yang sedang asik mandi bersama dengan suami tampannya itu


"kampret lu dimana? bisa-bisanya gak jawab telfon dari gue, buruan ke kampus dosennya udah dateng"


"jangan main kuda-kudaan terus lu cumi buruan ke kampus, lu mau ngulang satu semester lagi karna gagal lulus tahun ini"


denis dan viola mengirimkan pesan kepada kiara


kiara yang baru selesai mandi buru-buru memakai baju dan bersiap-siap untuk berangkat ke kampus


"mas cepet aku udah telat ini" ucap kiara


"iya... iya ini sudah selesai" sahut keenan santai


"kamu sih di kamar mandi bukannya bener-bener mandi malah main yang lain" sungut kiara sembari berjalan ke arah lift


"tapi suka kan" keenan tertawa puas


ting...


pintu lift pun terbuka

__ADS_1


keenan dan kiara bergegas berjalan ke parkiran mobil dan segera melajukan mobilnya menuju kampus kiara


keenan mengendarai mobilnya dengan kecepatan lumayan tinggi karena tidak ingin me dapat amukan dari istri tercintanya


" sayang kamu bimbingannya lama gak? kalau sebentar mas tunggu aja ya disini" tanya keenan yang enggan berjauhan dengan kiara


"paling 2 jam mas, memang kamu gak bosan nunggu 2 jam gak ngelakuin apa-apa?" jawab kiara menatap keenan lekat


"mas nunggu di kafe deket sini aja deh sambil sarapan yak, kamu juga jangan lupa sarapan dulu yak"


sebelum turun dari mobil kiara mencium punggung tangan suaminya, keenan pun mencium kening dan bibir kiara


"jangan bandel ya kamu kuliah yang bener" keenan mengacak rambut kiara gemas


"siap tuan muda" kiara terkekeh dan pergi meninggalkan keenan masuk ke dalam kampusnya


kiara berlari ke arah kelas bimbingannya karena sudah terlambat untung saja dosen pembimbingnya belum datang kiara bisa bernafas lega


dua jam pun berlalu kiara dan kedua sahabatnya meninggalkan kelas dan pergi ke kantin


tak lama makanan pesanan kiara, viola dan denis pun datang


tanpa menunggu lama kiara langsung melahap makanan miliknya karena perutnya begitu keroncongan


"lu kagak makan berapa hari cong? tuh bakso panas begitu langsung di sikat sama dia" denis menggelengkan kepalanya


"tadi pagi gue gak sempet sarapan makanya laper banget" sahut kiara yang tak berhenti. mengunyah


"lu balik sama siapa? di jemput laki lu kagak?" tanya viola kepada kiara


kiara mengangguk karena masih fokus pada baksonya


keenan yang merasa bosan menunggu kiara di kafe memutuskan untuk kembali ke kampus kiara


dddrrrrtttt.... dddddrrrrttttt... ddddrrrrtttt


"panjang umur nih di omongin langsung nelfon" ucap kiara


"***kenapa sayang? "


"mas di depan sudah selesai belum?"


"udah, aku ke depan sekarang***"


kiara mematikan telfonnya dan segera menghabiskan bakso yang masih ada di dalam mangkuknya


"guys sorry banget gue balik duluan yak, laki gue udah nunggu kelamaan kasian" ucap kiara kepada dua sahabatnya


"iya.. iya ngerti dah yang masih anget-angetnya gak bisa jauh-jauh" sungut denis


"sorry ya, besok-besok gue janji ngeluangin waktu buat kalian" kiara pergi dan menyimpan uang selembar berwarna merah


"sekalian bayar punya ku bedua yak, gue cabut"

__ADS_1


kiara berlari ke arah halaman depan kampus karena tidak mau membiarkan suaminya menunggu terlalu lama


__ADS_2