Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Menemukanmu


__ADS_3

sedangkan keenan yang baru terbangun dari tidurnya langsung mengecek ponselnya kembali


yang ada di dalam pikirannya hanya ada kiara saja, keenan melihat centang dua di room chat nya keenan langsung menghubungi kiara karena dia pikir kiara sudah kembali menghidupkan ponselnya


namun sayangnya nomor ponsel kiara masih tetap saja tidak bisa di hubungi


keenan semakin frustasi dengan keadaannya sekarang jauh dari istrinya tanpa tau dimana keberadaan dan keadaan istri tercintanya saat ini


keenan yang terlihat begitu berantakan dan wajah yang begitu kumal memutuskan untuk membersihkan dirinya terlebih dahulu agar dia bisa kembali mencari kiara dalam keadaan segar


"ki... kita cari makan dulu yuk tadi pagi kita gak sempet sarapan gara-gara ngedengerin cerita lu yang panjang kali lebar" ucap bianca tertawa


"iya sorry gara-gara gue lu sampe ngelewatin sarapan lu tadi pagi, ayok cari makan gue yang traktir" kiara beranjak dari duduknya dan menarik tangan bianca keluar


"serius lu mau traktir gue? makan gue banyak lho, duit lu gak bakalan abis kan gara-gara traktir gue makan" ledek bianca yang berjalan menuju taksi di depan hotel tempat bianca menginap


"yang abis juga duit keenan bukan duit gue, hahaha


udah lah gak usah di pikirin itung-itung gue patungan bayar sewaan hotel lu" kiara tertawa puas


"sialan.... lu pikir gue udah jatuh miskin sampe patungan sama lu buat bayar sewa kamar hotel gue" sungut bianca mengerucutkan bibirnya


"gue becanda kali, serius amat lu" seloroh kiara yang turun dari taksi karena sudah sampai di restoran yang mereka tuju


mereka berdua berjalan memasuki restoran yang tak jauh dari daerah pantai karena memang di kawasan sana banyak restoran yang berada dekat sekali dengan pantai bahkan hampir semua restoran yang langsung menghadap pemandangan ke arah pantai


mereka memesan menu makanan dan minuman yang mereka inginkan


setelah menunggu beberapa saat semua pesanan mereka pun datang dan langsung melahap semua makanan yang sudah di hidangkan


mereka memakan semuanya begitu lahap karena memang sejak pagi tak ada makanan apapun yang masuk ke dalam mulut mereka


"ki lu yakin gak bakalan balik dulu ke hotel tempat lu sama keenan nginep? kasian keenan tau pasti sekarang dia stres nyariin lu setidaknya lu kasih kabar ke suami lu kalau lu baik-baik aja" ucap bianca yang sudah menghabiskan makanannya terlebih dahulu


kiara nampak berpikir dengan ucapan bianca


sebenarnya kiara juga tidak tega menghukum keenan dengan cara seperti ini tapi kalau mengingat kembali ucapan keenan semalam membuat kiara yakin dengan keputusannya


"biarin aja lah bi siapa suruh posesif banget sama gue bahkan semua temen cowok gue dia cemburuin, gue juga masih sakit hati sama ucapan dia semalem biarin dia frustasi nyariin gue, botak botak dah tu kepala keenan nyariin gue. gue mau dia nemuin gue dengan usaha dia sendiri terus minta maaf sama gue sadar sama kesalahan yang udah dia perbuat" sahut kiara panjang lebar

__ADS_1


bianca hanya menggelengkan kepalanya melihat sifat kiara yang masih saja keras kepala dari dulu sampai sekarang


"yaudah gue ke toilet dulu sebentar ya lu tunggu disini jangan kemana-mana" titah bianca dan di balas dengan anggukan oleh kiara


kiara menunggu bianca sembari menghabiskan jus miliknya


tiba-tiba bianca datang dengan ekpresi wajah yang berbeda seperti ada sesuatu yang ingin dia sampaikan


"bi... are you oke?" tanya kiara


"gue gapapa.... mmmmmm ki lu balik ke hotel sendiri gapapa ya? gue barusan di telfon cowok gue minta ketemuan, lu bisa kan pulang sendirian" jawab bianca berbohong dan memberikan kunci kamar hotel bianca kepada kiara tanpa menunggu jawaban dari kiara


akhirnya kiara pun kembali ke hotel sendirian dan dia memutuskan untuk kembali tidur karena tidak ada teman yang bisa dia ajak ngobrol


sedangkan keenan yang tengah berdiri menatap lautan di tepi pantai masih kebingungan entah harus kemana lagi dia mencari kiara


pikirannya semakin tidak karuan keenan takut kiara di bawa oleh orang-orang jahat dan berniat ingin melukai istrinya


dddrrr.... dddrrttt.... dddrrtttt


tiba-tiba ponsel keenan berdering dan ada panggilan masuk dari bagas


"kenapa lu jadi ribet begini si gas, nelfonin gue terus" gumam keenan menghela nafas dan mengangkat panggilan dari bagas


keenan langsung pergi dengan terburu-buru ketika sudah menyelesaikan obrolannya dengan bagas melalui sambungan telfon


🍁🍁🍁🍁🍁


kiara yang sedang tertidur pulas tiba-tiba mendengar suara bel berbunyi


kiara terbangun dan berusaha mengumpulkan kembali kesadarannya


"kenapa gak langsung masuk aja sih kayak tamu aja" ucap kiara sembari berjalan membuka pintu kamar


ceklek


pintu kamar pun terbuka


seketika kiara membulatkan matanya ketika menatap tak percaya seseorang yang ada di hadapannya saat ini

__ADS_1


"keenan... " lirih kiara dengan tatapan tidak percaya


flashback on


tuuuuttt.....tuuttttt..... tuuutttt


"haloo bi tumben nelfong abang, ada apa? "


"aduh bang aku gak punya banyak waktu, bilangin sama bang keenan kalau kiara sekarang ada di tempat aku nginep tepatnya di hotel x"


"kok bisa kamu kenal sama kiara? dan kenapa tiba-tiba kiara bisa sama kamu?"


"aku tuh sahabatan sama kiara udah lama banget bang, abang aja yang gak tau...


anyway kiara tuh lagi berantem sama bang keenan dan ngumpet di hotel tempat aku nginap tapi aku gak tega sama bang keenan nyari-nyari kiara terus sampai stress, jadi abang kasih tau bang keenan ya biar mereka cepet baikan lagi"


"iya abang langsung nelfon keenan habis ini"


"tapi inget kiara jangan sampe tau dulu kalau aku yang ngasih tau keberedaan kiara"


"iya bawel"


bagas langsung menutup panggilan dari adiknya yang begitu cerewet itu dan langsung menghubungi keenan untuk memberikan kabar dimana kiara berada saat ini


ternyata memang bianca saat itu hanya berpura-pura ke toilet untuk memberi kabar kepada bagas kalau kiara ada bersamanya


bianca tidak mau melihat kiara terus-terusan dengan sikap egoisnya dan bertingkah seperti anak kecil yang lari dari masalahnya


bianca ingin menyadarkan kiara bahwa apa yang dia lakukan itu tidak benar kabur dari suaminya meskipun kiara sempat sakit hati sama keenan tapi alangkah baiknya jika semuanya di bicarakan baik-baik bukan menghindar seperti ini


masalah kecilpun akan menjadi besar jika di biarkan berlarut-larut


flashback off


keenan begitu bahagia bisa menemukan kiara dengan keadaan kiara baik-baik saja dan tidak kekurangan suatu apapun


keenan memeluk kiara erat seakan tak akan membiarkan kiara pergi lagi untuk yang kesekian kalinya


"I'm sorry honey... sorry" ucap keenan tulus tanpa melepaskan pelukannya dari tubuh kiara

__ADS_1


__ADS_2