Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
candle light dinner


__ADS_3

keenan dan kiara berkeliling mencari barang-barang yang unik untuk di bawa pulang


kiara membeli beberapa mini dress dan aksesoris lainnya berbeda dengan keenan yang tak tertarik untuk membeli apapun


namun pandangan kiara tertuju pada sebuah butik pakaian yang berada tepat di hadapannya


kiara menarik tangan keenan dan memasukinya


kiara memilih beberapa baju untuknya dan membeli kemeja serta dasi untuk keenan


kiara melihat ada baju couple yang begitu manis menurut pandangannya


keenan memperhatikan kiara yang tetap saja memandang kaos couple itu yang berwarna merah muda


"sayang aku mau beli ini" ucap kiara manja


"iya boleh" jawab keenan santai


"tapi nanti pakainya barengan ya" ucap kiara yang bergelayut di lengan keenan


"what? mas pake kaos warna merah muda? yang benar saja sayang" sahut keenan tidak suka


"ini kan baju couple di pakenya harus barengan kalau di pake sendiri-sendiri namanya bukan couple dong" kiara mengerucutkan bibirnya


"cari yang lain saja ya" keenan membujuk kiara


"gak mau aku mau ini? kalau kamu gak mau berarti aku gak jadi maafin kamu dan siap-siap bersolo karir selama satu bulan ke depan" kiara tersenyum sinis


"shittttt... mana tahan harus berpuasa selama satu bulan" gumam keenan dalam hati


"oke... oke mas mau... "terpaksa keenan mengikuti kiara karena takut dengan ancamannya


"nah gitu dong... makasih suami tampanku" kiara mencium pipi keenan sembari tersenyum menang


setelah selesai mencari semua barang-barang yang mereka inginkan keenan mengajak kiara pergi ke suatu tempat tanpa memberi tahu kiara terlebih dahulu


keenan ingin memberikan surprise makan malam romantis dengan kiara untuk menebus semua kesalahannya kepada kiara


"sayang ikut mas sebentar ya" ajak keenan


"mau kemana? bukannya kamu lelah mau cepat sampai hotel" sahut kiara


"ya setelah ini baru kita pulang ke hotel" timpal keenan


kiara pun menganggukan kepalanya

__ADS_1


sedangkan di jakarta denis sedang di landa rindu kepada amanda karena saat ini amanda sedang ikut kedua orang tuanya untuk berlibur ke belanda


meskipun hubungan denis dan amanda belum resmi menjadi sepasang kekasih namun sosok amanda mampu mengubah kehidupan denis yang datar-datar saja menjadi lebih berwarna


"manda lagi ngapain ya sekarang? gue ganggu gak ya kalau nelfon dia sekarang" denis bermonolog di dalam hatinya


"woyyyy.... bengong aja lu, awas ayam tetangga pada mati gara-gara lu kebanyakan ngelamun" viola tertawa dan duduk di samping denis yang sedang galau


"kampret lu... tetangga gue gak ada yang pelihara ayam" sahut denis ketus


"terus pelihara apa dong? buaya?" viola semakin mengencangkan suaranya


"udah deh kalau lu kesini cuman buat ngeledekin gue mending cabut aja dah" ucap denis malas


"dih lu ngusir gue... baperan amat si lu lagi dapet yak" viola tak henti-henti meledek denis


denis hanya diam tak memperdulikan ocehan sahabatnya


viola heran melihat tingkah denis yang berbeda dari biasanya seperti bukan seorang denis yang di lihat viola malam ini


viola menatap denis tajam memperhatikan denis yang lebih pendiam dan tidak banyak bicara


"lu lagi mikirin amanda ya?" celetuk viola


"sok tau lu" timpal denis


"what? are you kidding me?" teriak denis tak percaya


"i'm serious... udah ya gue cabut dulu, lu bae-bae disini yak... bye" viola pergi meninggalkan denis sendirian di taman kota


"si kampret dateng tak di jemput pulang tak di anter, udah kayak jaelangkung aja" denis menggerutu sendirian


akhirnya sekarang ada alasan denis untuk menghubungi amanda


denis akan mengajak amanda ke acara pertunangan viola dan bagas


denis tidak sabar untuk segera bertemu dengan pujaan hatinya


🍁🍁🍁🍁🍁


"sayang kita mau kemana sih mata aku di tutup kayak gini jadi susah jalan kan" ucap kiara sedikit kesal


"sabar sebentar lagi sampai, jangan marah-marah terus nanti cepet tua lho" keenan tertawa kecil


"iisshhh" kiara berdecak kesal

__ADS_1


keenan membawa kiara ke sebuah restoran di pinggir pantai dengan suasana yang begitu romantis hanya ada mereka berdua disana


keenan membuka penutup mata kiara yang sudah sampai di depan meja tempat dia dan kiara akan makan malam


kiara menatap kagum ke sekelilingnya melihat banyak sekali lampu dan bunga mawar putih tak lupa ada banyak lilin yang membuat suasana terasa lebih romantis


terdengar suara alunan musik yang entah dari mana sumbernya


kiara menatap keenan haru dan segera menghamburkan dirinya untuk memeluk keenan


kiara tersenyum bahagia melihat apa yang sudah di lakukan keenan untuk membuatnya hatinya berbunga-bunga


"kamu suka?" tanya keenan


"sangat.. thank you so much" ucap kiara tulus


"maafin mas yang sudah sering nyakitin hati kamu, maafin mas yang sudah sering bikin kamu kecewa karena sikap mas... I love you more than anything" keenan mengecup kening kiara dengan penuh kasih dan memberikan satu buah kotak berwarna merah kepada kiara


"apa ini mas" tanya kiara dengan mata yang sudah berkaca-kaca


"bukalah" titah keenan


sebuah cincin berlian yang begitu mewah dan tentu saja dengan harga yang begitu fantastis


kiara terharu dan tak kuasa untuk menahan tangis bahagianya melihat perlakuan manis keenan kepadanya


kiara memeluk keenan begitu erat dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik keenan


"thank you for everything mas, i'm so happy" ucap kiara yang sudah menangis karena bahagia


keenan langsung mencium bibir kiara dengan lembut dengan alunan musik yang membuat mereka semakin terhanyut dalam ciuman hangat yang keenan ciptakan


keenan tak henti mencium setiap inci wajah kiara seolah ingin menunjukan bahwa semua yang ada di tubuh kiara adalah mutlak miliknya


keenan dan kiara kemudian duduk dan menyantap hidangan yang sudah di siapkan oleh para pelayan


keenan menyuapi kiara tanpa melepaskan pandangannya dari wajah kiara


keenan berjanji di dalan hatinya tidak akan membuat kiara terluka lagi dan berjanji akan lebih mengontrol emosinya ketika dia sedang marah dan cemburu


keenan sudah menyadari bahwa apa yang dia lakukan itu berlebihan sikap posesifnya yang tidak jelas hampir saja membuat kiara pergi meninggalkan dirinya


"sayang janji ya jangan pernah tinggalin mas lagi, mas bisa gila kalau kamu ninggalin mas lagi" ucap keenan lirih


"i'm promise" sahut kiara tersenyum sembari menatap keenan

__ADS_1


"mas menyesal beribu-ribu kali menyesal sudah melakukan kesalahan yang sama sampai beberapa kali dan membuat kamu terluka karena ucapan mas, i'm sorry baby" ucap keenan tulus dan penuh penyesalan


"jangan terus di bahas mas, yang penting sekarang kamu sudah menyesal dan gak ngulangin kesalahan yang sama... aku tau kamu bersikap seperti karena sayang dan gak mau kehilangan aku" sahut kiara


__ADS_2