Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Forever and ever


__ADS_3

keenan meninggalkan kiara dan semua orang yang masih berada di meja makan


keenan merasa kesal disaat dirinya merasa di pojokan, kiara malah ikut ngomporin semuanya bukan membela keenan yang sekarang sudah menjadi suaminya


"kak mau kemana? kok pergi sih? " teriak amanda


"yah ngambek, masa gitu doang baper si bang kita bercanda doang kali" sahut viola


"bos... jangan kepikiran buat mecat gue sekarang ya" timpal bagas


"gue samperin laki gue dulu yak, kalau udah marah ngeri, lebih serem dari buaya lagi lapar" kiara tertawa dan meninggalkan semua sahabatnya disana


kiara berlari kecil untuk mencari keberadaan keenan


kiara mencari keenan ke kamarnya namun keenan tidak ada


kiara mencoba menghubungi keenan lewat panggilan telfon dan tetap saja tak ada jawaban sama sekali


"keenan kemana yak... gawat nih kalau dia beneran marah" gumam kiara


kiara melanjutkan mencari keenan sampai ke taman di belakang villa


dan benar saja keenan sedang duduk di kursi taman dengan wajah kesalnya


kiara menghampiri keenan keenan ncoba membujuk suaminya agar kembali tersenyum


"sayang... kok pergi gak ngajak aku sih" tanya kiara mendudukan tubuhnya di samping keenan


keenan tak bergeming dengan ucapan kiara


keenan malah asik dengan ponselnya sembari tersenyum sontak saja membuat kiara kesak dengan tingkah keenan yang seperti anak kecil


"kamu gak dengerin aku ngomong?" kiara kembali berbicara


keenan malah semakin asik dengan ponselnya


"kamu marah sama aku? ngomong dong jangan diem aja, cuman gara-gara begitu doang ngambek gak jelas, udah jadi suami kelakuan masih kayak bocah" kiara berdiri dan hendak pergi meninggalkan keenan namun keenan menahannya


"apa lagi? kamu lagi sibuk sama gadget kamu kan, buat apa aku ada disini mending sama sahabat-sahabat aku disana" sahut kiara ketus


"lagian kamu ngeliat suami di pojokin bukannya di bela malah makin manas-manasin, ya aku kesel lah.


emangnya salah kalau aku berubah jadi lebih friendly, emang salah kalau aku agresif sama istri aku sendiri, aku posesif wajar karena di luar sana banyak banget cowok yang masih ngejar-ngejar kamu. aku berusaha merubah sikap cuek aku supaya kamu nyaman deket sama aku. apa aku salah? keenan berbicara panjang lebar sampai membuat kiara melongo


"maaf" kiara memeluk keenan


"semua orang kalau udah ketemu pasangan yang udah benar di sayangi dan di cintai apapun bisa berubah termasuk sikap aku yang kaku dan cuek bisa lebih mencair karena kamu,


kamu bisa liat bagas kan sekarang kelakuannya seperti apa, tingkah dia lebih konyol dari aku kan setelah dia kenal viola" sahut keenan menjelaskan kepada kiara


CUP


kiara mencium bibir keenan


"I love you" ucap kiara tulus


"I love you to forever and ever" jawab keenan dan kembali mencium bibir ranum istrinya

__ADS_1


sedangkan kedua pasangan yang masih duduk di meja makan menatap satu sama lain


mereka tak menyangka kalau keenan bisa bersikap seperti anak kecil


"manda temenin kakak jalan-jalan yuk, diem disini lama-lama jadi obat nyamuk" denis berdiri dan menggandeng tangan amanda untuk berjalan-jalan


denis berniat untuk semakin mengenal lebih jauh pribadi amanda


tak bisa di pungkiri denis sudah mulai ada ketertarikan sejak pertama kali bertemu amanda


wajah imut amanda mampu menghipnotis denis yang selama ini tidak pernah serius dengan wanita


sedangkan bagas dan viola memilih untuk diam di gazebo yang menghadap ke arah pegunungan


pemandangan yang mampu buat suasana menjadi lebih sejuk dan damai


bagas berbicara kepada viola untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dalam hubungannya karena memang usia bagas yang sudah matang untuk berumah tangga


"secepat ini? bahkan kita belum genap seminggu berpacaran, kamu yakin dengan ucapan kamu?" tanya viola tak percaya dengan ucapan bagas


"kalau aku gak yakin gak bakalan aku ngomong gini sama kamu, entah kenapa hati aku yakin aja buat menjadikan kamu pasangan hidup aku"jawab bagas tulus


"kalau memang kamu serius ngomong langsung aja sama kedua orang tuaku, aku tunggu kamu buat ngelamar aku" titah viola mantap


"nantangin nih" ucap bagas


"maybe" viola mengangkatkan pundaknya tersenyum


bagas tersenyum melihat tingkah viola yang apa adanya dan tidak banyak berpura-pura


karena itulah bagas bisa berubah menjadi lebih menyenangkan dan sedikit konyol


"hayu... kamu udah mulai ketagihan ya" sahut keenan tersenyum


"ketagihan apa" tanya kiara bingung


"nanem benih" bisik keenan tertawa


kiara mencubit perut keenan


entah kenapa yang ada di otak keenan hanya urusan ranjang saja


dan itu kadang membuat kiara kesal


"kita beresin barang-barang mas, sore ini kita balik ke jakarta kan" sahut kiara kesal


"bentar aja ya, please... mas kangen denger de*a*n kamu" keenan tersenyum nakal


"dasar otak mesum" kiara meninggalkan keenan sendiri karena kesal


kiara berjalan menuju kamarnya untuk membereskan barang-barangnya terlebih dahulu


keenan mengekori kiara dengan senyuman nakalnya


"sok jual mahal kalau udah masuk aja merem melek" keenan bergumam


keenan pun menyusul kiara ke dalam kamarnya dan membantu membereskan semua barang-barangnya ke dalam koper

__ADS_1


keenan terus saja menatap kiara dengan senyumannya


seakan membujuk kiara untuk mengabulkan permintaannya


"sayang ayolah... pulangnya masih nanti sore kan ini masih siang" keenan merajuk kepada kiara


"nanti malem aja pas udah nyampe di jakarta" kiara mencoba membuat keenan kesal


"sayang" keenan merengek seperti anak kecil yang minta di belikan mainan


kiara duduk di pangkuan keenan dan melingkarkan lengannya di leher keenan


"pintunya kunci dulu sayang" bisik kiara menggigit telinga keenan gemas


"mulai nakal yaa"


keenan mengunci kamarnya dan bergegas mendekap kiara ke dalam pelukannya


satu ciuman mendarat di bibir ranum milik kiara


mereka saling bertukar saliva dan kiara begitu menikmati setiap sentuhan lembut keenan


keenan menerobos pertahanan kiara dengan keadaan keduanya sudah sama-sama polos


hanya suara ******* dan erangan yang terdengar di dalam kamar itu


mereka melakukan kegiatan penuh keringat selama beberapa jam dan membuat kiara kewalahan menghadapi hasrat keenan yang semakin menggila


akhirnya mereka terbaring lemas dengan posisi saling berpelukan


16:00


kedua keluarga besar kiara dan keenan udah siap untuk kembali pulang ke jakarta


bagas dan viola akan satu mobil dengan denis dan amanda


sedangkan pasangan pengantin baru memilih untuk hanya berduaan saja di dalam mobil


ehemmmm


"pengantin baru basah terus" sahut denis


"sirik lu ya... makanya cari calon bini yang bener bukan buat di jadiin koleksi aja" sungut kiara


"tunggu tanggal mainnya, gue sebar undangan pernikahan gue sama kalian semua" ucap denis sombong


sementara yang lain sudah pergi terlebih dahulu


hanya tersisa denis dan amanda dan pasangan suami istri baru keenan dan kiaraa


"manda kalau denis macem-macem sama kamu langsung bilang sama kakak ya, nanti kakak pecat dia jadi sahabat kaka" ucap kiara kepada amanda


"siap bu bos" sahut amanda


"buruan masuk kampret, mau gue tinggal" sahut viola ketus kepada denis


mereka pun pergi melajukan mobilnya masing-masing

__ADS_1


keenan dan kiara memutuskan untuk pulang ke apartement keenan


karena keenan masih ingin berduaan dengan kiara tanpa ada siapapun yang menggangguunya


__ADS_2