
keenan meninggalkan kiara dan semua orang yang masih berada di meja makan
keenan merasa kesal disaat dirinya merasa di pojokan, kiara malah ikut ngomporin semuanya bukan membela keenan yang sekarang sudah menjadi suaminya
"kak mau kemana? kok pergi sih? " teriak amanda
"yah ngambek, masa gitu doang baper si bang kita bercanda doang kali" sahut viola
"bos... jangan kepikiran buat mecat gue sekarang ya" timpal bagas
"gue samperin laki gue dulu yak, kalau udah marah ngeri, lebih serem dari buaya lagi lapar" kiara tertawa dan meninggalkan semua sahabatnya disana
kiara berlari kecil untuk mencari keberadaan keenan
kiara mencari keenan ke kamarnya namun keenan tidak ada
kiara mencoba menghubungi keenan lewat panggilan telfon dan tetap saja tak ada jawaban sama sekali
"keenan kemana yak... gawat nih kalau dia beneran marah" gumam kiara
kiara melanjutkan mencari keenan sampai ke taman di belakang villa
dan benar saja keenan sedang duduk di kursi taman dengan wajah kesalnya
kiara menghampiri keenan keenan ncoba membujuk suaminya agar kembali tersenyum
"sayang... kok pergi gak ngajak aku sih" tanya kiara mendudukan tubuhnya di samping keenan
keenan tak bergeming dengan ucapan kiara
keenan malah asik dengan ponselnya sembari tersenyum sontak saja membuat kiara kesak dengan tingkah keenan yang seperti anak kecil
"kamu gak dengerin aku ngomong?" kiara kembali berbicara
keenan malah semakin asik dengan ponselnya
"kamu marah sama aku? ngomong dong jangan diem aja, cuman gara-gara begitu doang ngambek gak jelas, udah jadi suami kelakuan masih kayak bocah" kiara berdiri dan hendak pergi meninggalkan keenan namun keenan menahannya
"apa lagi? kamu lagi sibuk sama gadget kamu kan, buat apa aku ada disini mending sama sahabat-sahabat aku disana" sahut kiara ketus
"lagian kamu ngeliat suami di pojokin bukannya di bela malah makin manas-manasin, ya aku kesel lah.
emangnya salah kalau aku berubah jadi lebih friendly, emang salah kalau aku agresif sama istri aku sendiri, aku posesif wajar karena di luar sana banyak banget cowok yang masih ngejar-ngejar kamu. aku berusaha merubah sikap cuek aku supaya kamu nyaman deket sama aku. apa aku salah? keenan berbicara panjang lebar sampai membuat kiara melongo
"maaf" kiara memeluk keenan
"semua orang kalau udah ketemu pasangan yang udah benar di sayangi dan di cintai apapun bisa berubah termasuk sikap aku yang kaku dan cuek bisa lebih mencair karena kamu,
kamu bisa liat bagas kan sekarang kelakuannya seperti apa, tingkah dia lebih konyol dari aku kan setelah dia kenal viola" sahut keenan menjelaskan kepada kiara
CUP
kiara mencium bibir keenan
"I love you" ucap kiara tulus
"I love you to forever and ever" jawab keenan dan kembali mencium bibir ranum istrinya
__ADS_1
sedangkan kedua pasangan yang masih duduk di meja makan menatap satu sama lain
mereka tak menyangka kalau keenan bisa bersikap seperti anak kecil
"manda temenin kakak jalan-jalan yuk, diem disini lama-lama jadi obat nyamuk" denis berdiri dan menggandeng tangan amanda untuk berjalan-jalan
denis berniat untuk semakin mengenal lebih jauh pribadi amanda
tak bisa di pungkiri denis sudah mulai ada ketertarikan sejak pertama kali bertemu amanda
wajah imut amanda mampu menghipnotis denis yang selama ini tidak pernah serius dengan wanita
sedangkan bagas dan viola memilih untuk diam di gazebo yang menghadap ke arah pegunungan
pemandangan yang mampu buat suasana menjadi lebih sejuk dan damai
bagas berbicara kepada viola untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius dalam hubungannya karena memang usia bagas yang sudah matang untuk berumah tangga
"secepat ini? bahkan kita belum genap seminggu berpacaran, kamu yakin dengan ucapan kamu?" tanya viola tak percaya dengan ucapan bagas
"kalau aku gak yakin gak bakalan aku ngomong gini sama kamu, entah kenapa hati aku yakin aja buat menjadikan kamu pasangan hidup aku"jawab bagas tulus
"kalau memang kamu serius ngomong langsung aja sama kedua orang tuaku, aku tunggu kamu buat ngelamar aku" titah viola mantap
"nantangin nih" ucap bagas
"maybe" viola mengangkatkan pundaknya tersenyum
bagas tersenyum melihat tingkah viola yang apa adanya dan tidak banyak berpura-pura
karena itulah bagas bisa berubah menjadi lebih menyenangkan dan sedikit konyol
"hayu... kamu udah mulai ketagihan ya" sahut keenan tersenyum
"ketagihan apa" tanya kiara bingung
"nanem benih" bisik keenan tertawa
kiara mencubit perut keenan
entah kenapa yang ada di otak keenan hanya urusan ranjang saja
dan itu kadang membuat kiara kesal
"kita beresin barang-barang mas, sore ini kita balik ke jakarta kan" sahut kiara kesal
"bentar aja ya, please... mas kangen denger de*a*n kamu" keenan tersenyum nakal
"dasar otak mesum" kiara meninggalkan keenan sendiri karena kesal
kiara berjalan menuju kamarnya untuk membereskan barang-barangnya terlebih dahulu
keenan mengekori kiara dengan senyuman nakalnya
"sok jual mahal kalau udah masuk aja merem melek" keenan bergumam
keenan pun menyusul kiara ke dalam kamarnya dan membantu membereskan semua barang-barangnya ke dalam koper
__ADS_1
keenan terus saja menatap kiara dengan senyumannya
seakan membujuk kiara untuk mengabulkan permintaannya
"sayang ayolah... pulangnya masih nanti sore kan ini masih siang" keenan merajuk kepada kiara
"nanti malem aja pas udah nyampe di jakarta" kiara mencoba membuat keenan kesal
"sayang" keenan merengek seperti anak kecil yang minta di belikan mainan
kiara duduk di pangkuan keenan dan melingkarkan lengannya di leher keenan
"pintunya kunci dulu sayang" bisik kiara menggigit telinga keenan gemas
"mulai nakal yaa"
keenan mengunci kamarnya dan bergegas mendekap kiara ke dalam pelukannya
satu ciuman mendarat di bibir ranum milik kiara
mereka saling bertukar saliva dan kiara begitu menikmati setiap sentuhan lembut keenan
keenan menerobos pertahanan kiara dengan keadaan keduanya sudah sama-sama polos
hanya suara ******* dan erangan yang terdengar di dalam kamar itu
mereka melakukan kegiatan penuh keringat selama beberapa jam dan membuat kiara kewalahan menghadapi hasrat keenan yang semakin menggila
akhirnya mereka terbaring lemas dengan posisi saling berpelukan
16:00
kedua keluarga besar kiara dan keenan udah siap untuk kembali pulang ke jakarta
bagas dan viola akan satu mobil dengan denis dan amanda
sedangkan pasangan pengantin baru memilih untuk hanya berduaan saja di dalam mobil
ehemmmm
"pengantin baru basah terus" sahut denis
"sirik lu ya... makanya cari calon bini yang bener bukan buat di jadiin koleksi aja" sungut kiara
"tunggu tanggal mainnya, gue sebar undangan pernikahan gue sama kalian semua" ucap denis sombong
sementara yang lain sudah pergi terlebih dahulu
hanya tersisa denis dan amanda dan pasangan suami istri baru keenan dan kiaraa
"manda kalau denis macem-macem sama kamu langsung bilang sama kakak ya, nanti kakak pecat dia jadi sahabat kaka" ucap kiara kepada amanda
"siap bu bos" sahut amanda
"buruan masuk kampret, mau gue tinggal" sahut viola ketus kepada denis
mereka pun pergi melajukan mobilnya masing-masing
__ADS_1
keenan dan kiara memutuskan untuk pulang ke apartement keenan
karena keenan masih ingin berduaan dengan kiara tanpa ada siapapun yang menggangguunya