
mami linda mengetuk pintu kamar kiara untuk menyuruhnya makan karena sejak siang tadi kiara langsung tertidur dan melewatkan makan siangnya sedangkan sekarang sudah pukul 16:00
dengan malas kiara bangun dan mencuci mukanya terlebih dahulu
entah kenapa akhir-akhir ini kiara merasa cepat lelah bahkan dalam beberapa hari ini kiara sering tidur padahal selama ini kiara sangat jarang sekali tidur siang kecuali kalau dirinya sedang tidak enak badan
"sayang kamu sakit? wajah kamu pucat sekali" tanya mami linda menempelkan tangannya di kening kiara
"kia cuman kecapean aja mi, di bawa istirahat juga nanti badannya sehat lagi" jawab kiara lemas
"iya sih badan kamu juga gak demam, yasudah makan dulu tadi siang kamu belum sempat makan" titah mami linda mamberikan sepiring nasi beserta lauknya
kiara mulai memasukan nasi dan oseng cumi kesuakaannya ke dalam mulutnya namun tiba-tiba kiara merasa mual
hoek...hoek...hoek
kiara memuntahkan isi perutnya di wastafel mami linda membantu memijit tengkuk leher kiara
setelah kiara berhenti mengeluarkan isi perutnya mami linda membawa kiara duduk di atas sofa dan memberikan kiara minyak angin agar mengurangi rasa mualnya
"pusing?" tanya mami linda dan di balas anggukan oleh kiara
"kayaknya aku masuk angin deh mi" ucap kiara lemas
"apa perlu mami panggilkan dokter sayang?" tanya mailmi linda kembali
"gak usah mi kiara mau istirahat aja ya sambil nunggu keenan" sajut kiara dan mami linda pun mengangguk
kiara kembali ke kamarnya dengan tubuh yang begitu lemas kiara membaringkan tubuhnya di atas ranjang miliknya
kiara memejamkan matanya dan mencoba menerka-nerka apa yang terjadi pada dirinya saat ini
dia baru ingat kalau bulan ini dia belum kedatangan tamu bulannnya dan sudah telah hampir tiga minggu
"ini gak mungkin" batin kiara menggelengkan kepalanya
"sayang kamu sakit?" tanya keenan yang tiba-tiba sudah berada di kamarnya
"kamu udah pulang mas?" bukannya menjawab kiara malah balik bertanya kepada keenan
"mami telfon mas katanya kamu sakit, kamu pucet banget sayang kita ke dokter ya" ajak keenan
"aku gapapa cuman masuk angin aja mas, nanti juga sembuh" kiara beralasan
"yaudah mau nginep apa pulang?" tanya keenan mengelus rambut kiara
"pulang aja ya, aku lebih nyaman berdua sama kamu mas" manja kiara menyusupkan wajahnya di dada keenan
__ADS_1
akhir-akhir ini kiara lebih manja kepada keenan bahkan kalau boleh meminta kiara ingin seharian di temani oleh keenan
aroma tubuh keenan membuat kiara nyaman lama-lama berada di dalam pelukan semuanya
akhirnya kiara dan keenan pun pulang setelah berpamitan kepada mami linda karena papi krisna akan pulang terlambat hari ini
kiara menitipkan permintaan maafnya kepada mami linda karena tidak bisa menunggu papinya pulang dan kiara berpesan jika ada sesuatu hal yang penting bisa langsung mengubunginya
keenan menggendong kiara karena tertidur di dalam mobil sejak dalam perjalanan tadi
setelah menidurkan kiara di dalam kamarnya keenan bergegas membersihkan dirinya terlebih dahulu
"sayang udah bangun?" tanya keenan yang duduk bersandar di kepala ranjang
"perut aku mual mas, pengen makan buah kayaknya seger" sahut kiara lemas
"yauda kamu tunggu disini ya mas ambilin buahnya" titah keenan keluar dari kamar dan mengambil buah di dalam kulkas
belum sempat keenan kembali lagi ke dalam kamar kiara sudah berada di dalam kamar mandi dan mengeluarkan sisa-sisa makanan di dalam perutnya
"ya Tuhan kenapa ini, gak mungkin kan kalau aku hamil" gumam kiara mematap dirinya di dalam cermin
"sayang kamu gak apa-apa?" tanya keenan khawatir
"gak apa-apa mas" jawab kiara tersenyum
keenan memapah tubuh kiara kembali ke tempat tidurnya
keenan berniat mengambilkan kiara minum namun tangan kiara mencekalnya
"kamu disini aja mas, aku mau tidur sambil di peluk" ucap kiara manja
keenan pun mengalah dan merebahkan tubuhnya di samping kiara
********
"mas nanti aku ijin mau ke apartemen viola ya , aku bosan di rumah" ijin kiara kepada suaminya
"kamu kan lagi sakit sayang, viola aja yang suruh dateng kesini ya" ucap keenan lembut
" ya udah biar nanti aku telfon viola suruh kesini" jawab kiara
"kamu gapapa kan mas tinggal kerja?" tanya keenan
"iya gapapa nanti kan ada viola yang temenin" sahut kiara
"kalau ada apa-apa cepat kabari mas ya, mas berangkat dulu kamu baik-baik di rumah" keenan mengecup kening dan bibir kiara lalu berangkat menuju kantornya
__ADS_1
kiara bergegas pergi ke apotik setelah keenan benar-benar pergi
kiara ingin membuktikan apa yang sejak kemarin mengganggu pikirannya
kiara sengaja tidak memberitahu keenan terlebih dahulu sebelum memastikan kiara benar-benar hamil atau tidak
setelah membeli alat tes kehamilan kiara segera kembali ke apartemennya dan memghubungi viola untuk menemaninya hari ini
sebelum viola datang kiara ingin melakukan tes kehamilan melalui alat yang sudah dia beli tadi di apotik
kiara membeli lima macam alat tes kehamilan mulai dari yang digital, yang di celupkan ke dalam air seni bahkan dengan cara meneteskan air seni ke dalam alat tes kehamilan itu
kiara membaca petunjuk di dalam kemasan karena ini adalah pengalaman pertama baginya
setelah benar-benar paham kiara mempraktekan sesuai petunjuk di dalam kemasan alat tea itu
kiara menunggu beberapa detik untuk melihat hasilnya
betapa terkejutnya kiara saat yang keluar adalah dua garis merah di semua tespack yang kiara pergunakan untuk mengecek kehamilannya
dengan itu bisa di pastikan bahwa kiara saat ini sedang mengandung
kiara tak percaya dengan semua hasilnya kiara memutuskan untuk kembali menemui dokter raisa untuk memastikannya
kiara mencoba menghubungi nomor pribadi dokter raisa untuk membuat janji pertemuan namun sayangnya dokter raisa tidak menjawab panggilan telfon darinya
"mungkin dokter raisa sesang sibuk, biar nanti siang aku coba hubungi lagi" batin kiara
kiara segera menyimpan semua tespack ke dalam lemari, kiara tidak ingin memberitahu keenan dahulu sebelum dia memastikan kebenarannya ke dokter raisa
"apa hasil tes kesuburan kemarin ada yang salah ya apa ketuker sama orang lain?" kiara terua menerka-nerka di dalam pikirannya
tak lama viola pun datang bersama dengan denis
mereka saling berpelukan seperti teletubbies
viola membawa beberapa cemilan dan minuman untuk menemani waktu mereka
cukup lama mereka tidak berkumpul seperti ini, dan hari ini mereka akan melepas kerinduan mereka dan berbagi cerita tentang kisah percintaan mereka apalagi denis yang baru merasakan menjalin kasih dengan anak SMA
"nis lu udah baikan sama amanda? sorry gue belom sempet hubungin amanda kemaren" ucap kiara memulai pembicaraan di antara mereka
"udah meskipun gue harus melakukan beberapa adegan drama korea yang dia suka" sahut denis
"roman-romannya udah uang mulai bucin nih sama bocah" viola tertawa meledek denis
"mungkin gue ketulah omongan gue sendiri kali ya, meskipun kadang gue ngerasa konyol tapi gue bahagia" ucap denis senyum-senyum mengingat tingkah konyolnya bersama amanda
__ADS_1
"baguslah kalau lu bahagia sama amanda nis, semoga lu sama amanda berjodoh ya....
by the way besok kalian temenin gue ke rumah sakit ya tapi inget jangan ada siapapun yang tahu masalah ini cuman rahasia kita bertiga aja"