
kiara terkulai lemas akibat pergulatan panas yang di lakukan keenan kepadanya berulang kali, keenan bermain cukup liar malam ini keenan ingin menghukum kiara karena sudah berani menggodanya dan membuatnya sedikit tersiksa
keenan mengerucutkan bibirnya dengan tubuh masih polos hanya di tutupi dengan selimut tebalnya
CUP
CUP
CUP
keenan tidak tahan melihat bibir kiara yang semakin menantang ketika sedang cemberut
keenan memberikan kecupan berulang kali di bibir kiara saking gemasnya
"kamu gila mas" sentak kiara
"kamu yang membuat mas gila sayang" keenan merengkuh kembali tubuh kiara ke dalam pelukannya
"jangan peluk-peluk nanti junior kamu bangun lagi, aku lelah mas" kiara merebahkan tubuhnya di dada bidang milik keenan
"apa mas harus memeluk wanita lain?" keenan sengaja menggoda kiara
"coba saja kalau berani, aku potong junior kamu sampai tak tersisa" kiara melotot ke arah keenan
keenan bergidik ngeri membayangkannya saja sudah membuat keenan ngilu
istrinya kalau sedang cemburu pasti akan lebih buas dari singa betina
maka dari itu keenan selalu berusaha menjaga mood kiara agar tetap baik
"sayang kalau kita periksa ke dokter gimana? mas sudah tidak sabar ingin melihat kamu segera hamil" keenan mencoba mengalihkan pembicaraan
"kalau misalkan aku yang bermasalah gimana mas? kamu mau ninggalin aku?" tanya kiara serius
"apapun keadaan kamu mas gak akan pernah ninggalin kamu sayang, setiap masalah itu pasti ada jalan keluarnya
tapi kalau misalkan mas yang bermasalah gimana? kamu akan ninggalin mas?" keenan berbalik bertanya kepada kiara
"seperti yang mas katakan banyak cara untuk menyelesaikan masalah kita akan mencari solusinya sama-sama tanpa kita harus meninggalkan satu sama lain bukan mencari jalan pintas untuk melarikan diri" sahut kiara tegas
"mas gak nyangka ternyata kamu secinta ini sama mas, mas merasa tersanjung" dan lagi keenan menggoda kiara kembali
"mas... mau puasa selama satu bulan penuh?" ancam kiara
keenan hanya tertawa mendengar ucapan istrinya keenan semakin gemas dan merekatkan kembali pelukannya kepada kiara
keenan menghujami kecupan secara bertubi di setiap inci wajah kiara tanpa ada yang terlewat satupun
__ADS_1
keenan dan kiara akhirnya terlelap setelah melakukan perbincangan yang semakin membuat rumah tangganya tidak merasa bosan dan monoton
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
keesokan harinya kiara bangun terlebih dahulu setelah selesai membersihkan diri kiara pergi ke dapur karena pagi ini kiara ingin menyiapkan sarapan untuk keenan ya meskipun hanya nasi goreng tapi kiara membuatnya dengan penuh rasa cinta dan kasih sayang sehingga membuat nasi gorengnya begitu spesial
selesai memasak kiara membangunkan keenan untuk segera bersiap berangkat ke kantor
keenan terbangun dan memberikan kecupan singkat di bibir kiara sebelum akhirnya keenan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri
selagi menunggu keenan selesai mandi kiara menyiapkan satu setel pakaian untuk keenan kenakan ke kantor
ceklek
pintu kamar mandi pun terbuka keenan keluar hanya menggunakan handuk yang melingkar di pinggangnya serta rambut basah dan acak-acakan membuat kiara terpesona melihat ketampanan suaminya yang hakiki
meskipun sering melihat pemandangan itu setiap hari tapi entah kenapa kiara begitu suka melihat tubuh keenan dalam keadaan seperti itu terlihat semakin gagah dan tampan
keenan sadar bahwa dia sedang di perhatikan oleh istrinya lalu mendekat dan merapatkan tubuhnya ke tubuh kiara
"mas setampan itu ya sampai kamu gak bisa ngedip melihat pesona mas" keenan berbisik di telinga kiara
"ya kamu sangat tampan aku semakin takut banyak wanita yang mengincar kamu di luar sana" sahut kiara to the point
"jangan berpikiran macam-macam, mas bukan tipe pria yang mudah tergoda sayang. mas sudah punya bidadari mas tak akan berpaling percayalah" tegas keenan mengecup sekilas bibir kiara
"kalau wanita-wanita itu yang agresif menggoda mas apa mas akan tahan? ah aku membayangkan saja sudah tidak sanggup" kiara bergidik ngeri dengan pikirannya sendiri
keenan mengancingkan kemejanya dan di bantu oleh kiara
tak lupa kiara juga memasangkan dasi untuk suaminya
selesai berpakaian keenan dan kiara sarapan terlebih dahulu sebelum keenan berangkat ke kantor
keenan memakan nasi goreng buatan kiara begitu lahap entah karena lapar atau rakus
"enak sayang, ternyata kamu pintar masak juga" puji keenan membuat kiara merona
"masih belajar mas, itu juga di ajarin sama mami" sahut kiara
"iya, hari ini kamu mau kemana? mau keluar atau di rumah aja?" tanya keenan yang takut istrinya merasa bosan
"entahlah tapi aku pasti bosan seharian diem disini tanpa melalukan apapun" kiara menghela nafas
"mau ikut ke kantor aja apa mau ke rumah mami?" keenan kembali bertanya
"mmmmm.... ke kantor aja deh nanti pulangnya mampir ke rumah mami ya" jawab kiara antusias di balas dengan anggukan oleh keenan
__ADS_1
akhirnya kiara mengganti pakaiannya terlebih dahulu dan berangkat ke kantor keenan
satu jam berlalu akhirnya kiara dan keenan sampai di kantor keenan
keenan menggandeng tangan kiara saat akan memasuki lobby kantor semua mata tertuju kepada mereka
salah satu resepsionis menyapa dan tersenyum ramah kepada keenan dan kiara saat akan masuk ke dalam kantor
namun ada beberapa karyawan wanita yang menatap kiara sinis karena posisinya saat ini membuat wanita yang mengagumi keenan merasa iri
ada beberapa karyawan yang menyapa ada juga yang terlihat cuek-cuek saja
"eh itu istrinya pak keenan ya udah setaun nikah baru di ajak kesini, kasian ya selama ini gak d anggap"
"istrinya biasa aja sih mendingan gue kemana-mana pasti pak keenan terpaksa nikahin istrinya"
"gue rela deh jadi madunya asalkan gue bisa milikin pak **keenan** sebagai suami gue"
begitulah kira-kira cuitan para karyawan wanita yang dengan terang-terangan mengagumi pesona keenan di depan kiara
kiara dan keenan mencoba bersikap biasa saja dan pura-pura tidak mendengar apa para karyawan tadi ucapakan
keenan dengan cepat membawa kiara masuk ke dalam ruangannya menggunakan lift khusus presdir
keenan semakin mengeratkan genggaman tangannya seolah menguatkan kiara
kiara memang bukan tipe wanita yang tidak peduli dengan ucapan orang lain dan tidak akan mudah termakan oleh ucapan orang lain yang belum terbukti kebenarannya
dia bisa dengan mudah bersikap cuek untuk menghadapi orang-orang yang tidak menyukainya dan secara terang-terangan mencibir di hadapannya
bukan masalah besar untuknya jika mendapati banyak wanita yang iri akan kebahagiaan yang dia dapatkan saat ini apalagi mempunyai suami yang banyak di gilai para kaum hawa
keenan dan kiara sampai di lantai paling atas di ruangan khusus untuk presdir
sudah ada bagas disana yang sudah standby di ruangan keenan sedang menyiapkan bahan meeting pagi ini
"pagi gas... " keenan masuk ke ruangannya sembari menggandeng tangan kiara
"pagi bos dan ibu bos... tumben kiara kesini" sapa bagas kepada bos dan istrinya itu
"iya bosen diem di apartemen mulu, viola dimana gas? kiara kembali bertanya kepada bagas
"di rumah mami nya ki lagi ada saudaranya dari manado" sahut bagas
kiara hanya membalas dengan anggukan
keenan mulai membahas materi meeting pagi ini bersama bagas sedangkan kiara memilih menunggu di sofa sembari memainkan ponselnya
__ADS_1
keenan begitu fokus pada pekerjaannya namun wajah keenan yang sedang serius membuat kiara semakin terpesona dengan ketampanan suaminya
diam-diam kiara memotret keenan yang sedang fokus menatap laptopnya kiara tersenyum sendiri melihat beberapa hasil jepretannya