Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
Pesan Ancaman


__ADS_3

suasana canda tawa begitu menggema di apartement milik keenan dan kiara mereka bercengkerama layaknya satu keluarga yang begitu bahagia


mereka menghabiskan semua masakan yang kiara hidangkan di atas meja makan tak ada satupun makanan yang lolos dari mulut mereka


memang di akui oleh semuanya bahwa kiara cukup pandai dalam memasak bahkan sebelumnya kiara tak pernah terlihat bergulat di dapur hanya untuk memasak dia hanya hobi berbalapan liar dengan motor sport merah miliknya itu


"seharusnya kamu gak ngundang mereka buat makanan disini sayang, jadi boros kan kita nyiapin makanan segini banyaknya buat mereka" ucap keenan melirik ke arah kedua sahabat kiara dan amanda dengan senyuman meledeknya


"lu gak bakalan mendadak miskin kalau cuman ngasih makanan kayak begini doang sama kita bos" bagas mengumpat kesal


"tapi kok lu bisa masak si ki, masakan lu enak pula, gue pikir lu cuman bisa ugal-ugalan doang di arena balap" celetuk viola


"jangan heran, ini bakat terpendam gue dan suami gue yang pertama kali nyicipin masakan lezat gue" sahut kiara sombong


setelah puas menghabiskan waktu mereka dengan mengobrol akhirnya mereka semua memutuskan pulang karena hari sudah semakin gelap


denis tidak ingin di cap sebagai laki-laki yang suka mengajak anak gadis orang keluyuran sampai tengah malam


"nis lu langsung anterin amanda pulang ya, jangan mampir sana sini" titah keenan tegas


"siap bang, amanda aman sama gue" sahut denis menyombongkan dirinya


mereka pulang ke kediaman masing-masing dan tentu saja setelah mengantarkan pasangannya terlebih dahulu


"sayang kamu punya ide dari mana buat make over seluruh ruangan ini" tanya keenan sembari memeluk kiara erat


"jiwa perempuan aku meronta-ronta mas melihat apartemen kamu yang datar-datar saja, makanya aku kepikiran buat sedikit merubah karena sekarang kan kamu sudah punya istri" sahut kiara yang fokus menonton acara tv favoritnya


"iya, iya mas kurang paham dengan desain interior yang menarik dan bikin nyaman seperti ini" keenan menenggelamkan kepalanya di leher jengjang kiara


"lusa kita berangkat bulan madu mas kamu udah bilang sama bagas kan, jangan sampai kamu ada alasan karena pekerjaan kamu masih banyak" kiara memperingtkan keenan


"udah dong kamu tenang aja ya" sahut keenan santai dan enggan melepaskan pelukannya dari tubuh istrinya


hari semakin larut kiara dan keenan melepaskan rasa lelahnya berbaring di atas ranjang king size di kamar mereka

__ADS_1


seperti biasa mereka terlelap dengan posisi yang saling berpelukan


keesokan harinya keenan menjalani aktifitasnya di kantor seperti biasa dan memberi arahan kepada bagas karena keenan akan segera pergi berbulan madu dengan istrinya


saat ini kiara sedang berada di kediaman kedua orangtuanya kiara merasa sangat rindu dengan mami tercintanya yang baru beberapa hari saja mereka tidak berjumpa


kiara juga ingin pamit karena besok dia akan pergi berbulan madu bersama suaminya


"kamu bahagia sayang" tanya mami linda yang bergelayut manja di lengan maminya


"sangat bahagia mi, meskipun sekarang kita tinggal di apartemen tapi gak mengurangi rasa bahagia aku dengan mas keenan" jawab kiara jujur


"perlakukan keenan seperti raja ya sayang jangan sesekali menolak keinginannya selama itu adalah kewajiban kamu sebagai istri


dan pasti keenan akan memperlakukan kamu layaknya seorang ratu juga jika kamu tidak pernah mengabaikan tugas kamu baik lahir maupun batin, selalu perlakukan keenan dengan baik ya sayang" mami linda menasihati kiara dengan penuh kelembutan


"iya mi kiara mengerti apalagi setelah menikah mas keenan lebih posesif dan sangat manja sama kiara mi kayak balita yang gak mau lepas dari genggaman ibunya" sahut kiara terkekeh


"itu artinya keenan gak mau jauh-jauh dari kamu dan sayang banget sama kamu, semoga kalian selalu harmonis ya" mami linda membelai rambut kiara dengan penuh rasa cinta


mami linda berniat untuk membuat kue kesukaan putri satu-satunya itu


kiara menghubungi keenan untuk memastikan dia akan pulang jam berapa dari kantor


namun tiba-tiba ada panggilan masuk dari nomor yang tak di kenal


kiara ragu untuk menjawabnya karen takut itu hanya orang iseng yang akan mengerjainya


namun suara ponsel kiara terus berdering dengan no yang sama akhirnya kiara memutuskan untuk menjawab telfon dari nomor yang tak di kenal


"***hallo"


"honey***"


deg.....

__ADS_1


panggilan sayang yang sudah tidak asing lagi di telinga kiara


ya siapa lagi kalau bukan davin yang menghubunginya, seseorang yang sama sekali tidak di harapkan kehadirannya oleh kiara


"jangan ganggu gue davin, gue udah jadi istri orang sekarang dan gue harap lu cukup tau diri dan tau batasan bagaimana caranya bersikap dengan wanita yang sudah bersuami"


kiara langsung mematikan panggilan telfonnya dari davin dia tidak ingin lama-lama mengobrol dengan laki-laki yang begitu membuatnya muak


"dari mana dia dapet nomor gue" batin kiara yang mulai gelisah takut akan kemarahan keenan jika sampai suaminya tau kalau davin masih menghubunginya sampai saat ini


"*akan aku pastikan kamu akan menyesal karena telah memilih lelaki yang salah untuk jadi suami kamu, aku yang lebih pantas menjadi suami kamu kiara


aku akan terus berjuang merebut kamu dari lelaki brengsek i**tu dan aku pastikan kamu akan kembali mencintaiku seperti dulu, tak ada yang bisa membahagiakanmu selain aku dan* jika aku tidak bisa mendapatkanmu kembali jangan pernah salahkan siapapun kalau aku akan menghancurkan kebahagiaan kalian secara perlahan namun pasti" sebuah pesan ancaman di kirim oleh davin kepada kiara


kiara semakin gelisah tidak bisa di pungkiri dia begitu takut akan pesan ancaman davin yang secara terang-terang akan menghancurkan kebahagiaannya bersama keenan


yang dia tau davin tidak senekad itu orangnya namun dengan pesan ancaman itu berhasil. membuat kiara kalang kabut


mami linda yang menyadari perubahan raut wajah kiara mencoba menanyakan apa yang sudah terjadi


namun kiara enggan menceritakkannya karena takut membuat mami nya ikut gelisah


biar kiara mencoba berbicara dulu kepada keenan tanpa harus melibatkan siapapun dalam urusan rumah tangganya termasuk maminya sendiri


suara keenan yang baru saja datang membuyarkan lamunan kiara


kiara mencoba menutupi semu kegelisahannya agar keenan tak curiga kepadanya


kiara mencium punggung tangan suaminya dan membawakan segelas air putih untuk keenan


"kalian jangan dulu pulang, makan malam disini ya mama masak spesial untuk kalian berdua" titah mami linda disertai anggukan dari anak dan menantunya


mami linda memberikan kue kesukaan kiara yang tadi di buat oleh tangannya sendiri


kiara langsung melahapnya karena sudah lama tidak merasakan lezatnya kue kesukaannya itu tak lupa kiara juga menyupai keenan untuk mencicipinya juga

__ADS_1


__ADS_2