
keenan menghentikan mobilnya ketika sudah sampai di halaman rumah mewahnya
kiara melirik ke arah garasi di rumah keenan disana terdapat beberapa jenis motor yang terparkir rapi
" mas itu motor punya kamu? " tanya kiara sembari menunjuk ke arah garasi
" iya... kamu mau nyoba pake motor itu?" keenan balik bertanya kepada kiara
" emang boleh? "
" boleh asal jangan kebut-kebutan tapi nanti ya setelah bertemu mami papi di dalem " sahut keenan menarik tangan kiara ke dalam rumah
kiara terus membayangkan ketika dirinya mengendarai motor gede milik keenan
impian kiara dari dulu ingin sekali memiliki motor gede seperti yang keenan punya namun sayangnya tak di ijinkan oleh papi krisna
untuk dapat motor sport yang merah saja kiara harus acara pura-pura sakit terlebih dahulu
"assalamualaikum... mi, pi ini calon mantunya sudah datang " teriak keenan memanggil kedua orang tuanya
" sayang... kok baru kesini? mami nunggu kamu lho dari kemaren" sapa mami yasmin sembari memeluk calon menantunya itu
" maaf tan kemarin kia ada urusan kampus gak jadi main kesini " sahut kiara
" mulai sekarang jangan panggil tanteu lagi ya, panggil mami kan sebentar lagi kia jadi anak mami papi juga " titah mami yasmin
kiara mengangguk
mami yasmin mengajak kiara untuk makan siang terlebih dahulu
mami yasmin terlihat begitu menyayangi kiara sudah seperti anaknya sendiri
terlihat dari tatapan mata mami yasmin yang begitu tulus
" kalau ada kiara mami tiba-tiba lupa sama aku " ucap keenan yang seolah-olah cemburu
" masa sama calon istri sendiri cemburu " mami yasmin menjewer kuping keenan gemas
mereka menikmati sajian makan siang yang sudah di sediakan oleh mami yasmin
kiara terlihat begitu lahap dan tidak ada kecanggungan sama sekali
keenan tersenyum ketika melihat kiara yang sudah menganggap kedua orangtunya seperti orang tua kiara sendiri
mereka menghabiskan makanannya sampai tak tersisa sama sekali
" sayang ikut mami yu " ajak mami yasmin kepada kiara
" mau kemana mi? " tanya kiara penasaran
mami yasmin menarik tangan kiara lembut
calon mertua kiara itu mengajaknya untuk memasuki kamarnya
tiba-tiba mami yasmin memberikan satu buah kotak berwarna merah yang bentuknya lumayan besar kepada kiara
__ADS_1
" itu satu set perhiasan hadiah pertunangan untuk kamu sayang, maaf mami terlambat memberikannya" mami yasmin mengelus rambut kiara lembut
" mami kok repot-repot, kiara jadi gak enak mi " sahut kiara menundukan wajahnya
" ini bentuk kasih sayang mami sama kamu nak, mami sangat berterima kasih kamu sudah menerima keenan dan sudah mencintai keenan dengan tulus " mami yasmin memeluk kiara
erat
" makasih banyak ya mi, kiara juga sayang mami " jawab kiara yang tak melepaskan pelukan calon mertuanya itu
tanpa di sadari keduanya keenan telah mematung di ambang pintu kamar mami yasmin yang terbuka
keenan tersenyum bahagia melihat calon istri dan mami nya bisa akur dan menyayangi satu sama lain
begitu sangat terasa sempurna kebahagiaan keenan saat ini
" boleh aku masuk " tanya keenan yang tersenyum menatap kedua wanita di hadapannya
" boleh dong, sini masuk anak mami yang paling tampan " titah mami yasmin
" kamu di kasih apa sama mami? kayaknya seneng banget " tanya keenan kepada kiara
" aku di kasih satu set perhiasan sama mami, bagus kan" kiara menunjukan perhiasan yang di berikan oleh calon mertuanya
" wah dapet banyak dong kamu " sahut keenan tersenyum sinis
kiara hanya tertawa kecil melihat tingkah keenan yang seolah-olah cemburu padanya
mata mami yasmin tertuju pada kalung berlian yang di pakai kiara
kiara terlihat semakin cantik dengan kalung berlian yanh begitu berkilauan itu
" hadiah dari mas keenan mi" jawab kiara merona
" wah udah bisa romantis anak mami sekarang" mami yasmin menggoda anaknya yang hanya diam seribu bahasa
mereka meninggalkan kamar mami yasmin untuk bersantai-santai di taman belakang rumah
kiara ingin menunjukan konsep pernikahan kepada keenan yang di kirim viola tempo hari
tak terasa waktu persiapan pernikahan kiara tinggal lima hari lagi
" mas kamu suka yang mana? tanya kiara melihat gambar di ponselnya
" gimana kamu aja sayang, pilihan kamu pasti bagus " jawab keenan tersenyum
" ya sudah kalau begitu, ngomong-ngomong sudah dua hari ini kamu gak ngantor dong, kerjaan kamu gimana mas?
" sudah ada bagas, dia bisa di andalkan dalam hal apapun " sahut keenan
keenan menarik tangan kiara menuju halaman depan rumah
keenan berniat untuk mengajak kiara jalan-jalan dengan menggunakan motor gede miliknya itu
raut wajah kiara begitu senang dia tak sabar untuk segera menaiki motor itu
__ADS_1
kiara memeluk keenan begitu erat seakan dia tak rela untuk melepaskan pelukannya dari calon suaminya itu
keenan tiba-tiba menghentikan motornya dia menyuruh kiara yang gantian untuk mengendarai motor gede miliknya
kiara begitu kegirangan mendapat ijin untuk menjajal kemampuannya menggunakan motor gede
" awas jangan ngebut, pelan-pelan aja " titah keenan
" baik tuan muda " jawab kiara meledek keenan
********
sore menjelang setelah kiara berpamitan dengan calon mertuanya keenan pun mengantar kiara pulang menggunakan mobil sport miliknya
" mas besok kita fiting baju pengantin kita ya, di tempat tante sandra yang kemarin itu " ucap kiara
" iyaa... kalau konsepnya gimana? kamu sudah nemu yang sesuai keinginan kamu? keenan bertanya kepada kiara
" sudah, besok tinggal ketemu dengan vendor yang mengurus pernikahan kita saja " jawab kiara yang terlihat kelelahan
" kalau lelah tidur saja nanti mas bangunin kalau sudah sampai rumah " keenan mengelus rambut kiara lembut
tak berselang lama kiara pun tertidur di dalam mobil terdengar suara dengkuran kecil dari mulut kiara
keenan sudah sangat tidak sabar ingin segera memiliki kiara sepenuhnya, keenan ingin selalu dekat dengan kiara tak ingin rasanya berpisah walau hanya sedetik saja
entah daya tarik apa yang di miliki kiara sehingga keenan begitu tergila-gila pada gadis yang sedang tertidur di hadapannya
keenan menatap lekat wajah cantik kiara yabg sudah tertidur pulas
" tidur saja kamu terlihat cantik sayang, mas janji akan membahagiakan kamu, mas janji akan menjadi suami yang setia untuk kamu dan tidak akan membuat kamu terluka" keenan berjanji di dalam hatinya
ddddddrrrttttt.... dddrrrtttttt... ddddrrrttttt
suara panggilan telfon masuk dari ponsel kiara, keenan mecoba menjawab sambungan telfon tersebut
" akhirnya kamu jawab juga telfon dari aku, kamu kenapa gak datang ke tempat yang sudah aku katakan. tolong berikan aku kesempatan satu kali lagi untuk memperbaiki hubungan kita, aku masih sayang sama kamu " ucap davin mantan kekasih kiara dari balik telfon
" lu masih berani menganggu calon istri gue" jawab keenan dengan nada tinggi
" wooowww ternyata bodyguard kiara yang ngangkat telfon " sahut davin
" brengsek " keenan menutup sambungan telfon dari davin
keenan memukul setir mobilnya begitu kencang sehingga membuat kiara terbangun karena kaget
terlihat wajah keenan yang memerah karena menahan emosinya
" mas kamu kenapa? tanya kiara memegang tangan keenan lembut
" kamu kenapa gak bilang kalau cowok brengsek itu masih ganggu kamu? kamu janji untuk ketemu sama dia tanpa bilang sama mas " keenan menatap kiara penuh dengan amarah
kiara menunduk karena begitu melihat sorot mata keenan yang seakan-akan ingin menerkamnya hidup-hidup
" maaf mas aku sengaja gak bilang karena pasti akan membuat kita bertengkar lagi " kiara ketakutan seperti anak kecil yang di marahi oleh ayahnya
__ADS_1
" bisa jelaskan sama mas kenapa kamu bisa janji untuk ketemu dengan pria itu? " keenan mencoba menahan amarahnya
kiara mengangguk