
kiara hanya diam tidak membalas ucapan maupun pelukan keenan
mungkin masih ada sedikit rasa kecewa di hati kiara kepada keenan namun sekarang kiara bisa apa keenan juga sudah tau keberadaan kiara saat ini
"sayang mas minta maaf, mas sadar sudah keterlaluan dengan ucapan mas sama kamu
please maafin mas ya, jangan kabur-kaburan lagi" keenan memohon dengan wajah sendunya kepada kiara
"kenapa bisa tau aku ada disini" tanya kiara ketus dan menjauh dari tubuh keenan
"mas sudah bilang apa sih yang mas gak bisa tau, sekalipun kamu pergi ke ujung dunia pasti mas bakalan nemuin kamu" sahut keenan dengan rayuan mautnya
"gak lucu" kiara masih dengan muka judesnya
"emang gak lucu, mas lagi gak bercanda ngapain harus lucu" keenan tersenyum nakal dan menaikan sebelah alisnya
"keenan adi wijaya" sentak kiara karena begitu kesal dengan sikap plin plan keenan
keenan semakin gemas melihat kiara yang sedang marah-marah terlihat semakin menggoda dan seksi tentunya
keenan kembali mendekati kiara dan memeluknya dari belakang
keenan sudah rindu dengan dekapan istri tercintanya aroma tubuh kiara yang bisa membuat merasa nyaman saat di dekat kiara
keenan mencium dan menyesap tengkuk leher kiara yang semalaman dia tak bisa melakukannya
"mas kangen kamu sayang, kangen banget" ucap keenan dengan suara beratnya
"aku masih kesel sama kamu, pulang sana ngapain lama-lama disini" kiara mengusir keenan walaupun sebenarnya kiara juga sangat merindukan suaminya
"ayok kita pulang sama-sama kamu ngapain numpang sama orang lama-lama, kamu gak mau kan ngerepotin bianca terlalu lama?" seringai licik terlihat dari wajah keenan
"gak mau aku masih tetep pengen disini, masih marah sama kamu gak mau tidur sama kamu pengen jauh-jauh dari kamu" kiara terus membohongi dirinya karena gengsi yang terlalu tinggi
"kamu yakin gak mau deket-deket sama suami kamu yang tampan ini, kalau banyak cewek-cewek yang godain mas gimana? mas gak bisa ngejamin kalau mas bisa tahan ya secara istri mas sendiri gak mau deket-deket sama suaminya" keenan sengaja menggoda kiara
"nyebelin... tunggu bentar aku nelfon bianca dulu" sahut kiara
kiara memutuskan menelfon bianca untuk mengucapkan terima kasih karena sudah di ijinkan menginap di tempatnya dan sudah mau mendengarkan curhatan masalah rumah tangga kiara yang memang kalau di pikir-pikir tidak terlalu rumit
__ADS_1
kiara berkali-kali menghubungi bianca namun tak ada jawaban
bianca yang sengaja tak menjawab panggilan dari sahabatnya merasa bersalah karena sudah membohongi kiara namun hanya dengan cara ini kiara bisa kembali memperbaiki hubungannya dengan keenan
"maafin gue ya ki, semoga lu gak dendam sama gue disaat lu tau gue yang udah ngasih tau keberadaan lu" gumam bianca dalam hati
🍁🍁🍁🍁🍁
"ish kenapa gak di angkat, bianca kemana sih" kiara menggerutu sembari memegang ponselnya
"lagi pacaran kali gak mau di ganggu, ayok kita pulang aja, kita juga kan mau pacaran" keenan menggandeng tangan kiara
"sebentar aku kirim pesan dulu takutnya nanti bianca nyariin pas dia pulang aku gak ada" kiara melepaskan tangannya dari genggaman keenan
"bi gue balik dulu ya keenan udah ngejemput gue entah dari mana dia bisa nongol tiba-tiba...
anyway , thank's buat semuanya ya sorry gue udah bikin lu repot....
kalau lu di jakarta lu kabarin gue yak"
setelah kiara mengirim pesan kepada bianca dia langsung menuruti keinginan keenan untuk pulang bersamanya
namun kiara masih menatap keenan dengan tatapan kesalnya ingin rasanya dia mencakar wajah keenan yang terlihat seperti orang tidak waras karena sedari hanya senyam senyum sendiri ke arahnya
"fokus nyetir dulu jangan nengok sanan sini" titah kiara
"galak bener sih istriku ini" keenan menjawil dagu kiara
"mau jalan sekarang apa aku turun lagi?" ancam kiara
keenan segera menyalakan mesin mobilnya dan pergi meninggalkan hotel x tempat bianca menginap
kiara asik dengan ponselnya karena sedang bertukar pesan dengan denis dan viola
viola memberi kabar bahagia kepada kiara karena dirinya dan bagas akan segera bertunangan satu minggu lagi
keenan tidak berkomentar sedikitpun karena dia tau kiara sedang bertukar pesan dengan sahabatnya untuk melepas rasa rindu mereka
keenan hanya sesekali melirik kiara yang terlihat semakin cantik dan mempesona
__ADS_1
tak henti-henti keenan mengagumi sosok kiara yang begitu sempurna di matanya
makanya keenan sebegitu posesifnya kepada kiara karena takut kiara akan di rebut oleh pria lain-lain
sebesar itukah cinta keenan kepada kiara sampai dia bisa berubah jadi seorang pria posesif dan bucin dan tentu saja sangan pencemburu
"sayang mau jalan-jalan dulu gak? mumpung masih sore, kita kan belum sempet beli oleh-oleh" keenan mencoba membuka percakapan mereka
"terserah" sahut kiara yang masih fokus pada ponselnya
keenan hanya menghela nafas panjang dan mencari pusat perbelanjaan khusus untuk membeli oleh-oleh khas labuan bajo
keenan tak henti-henti menatap wajah kiara yang masih asij dengan ponselnya
"sayang mau sampai kapan kamu diam seperti ini, kamu tidak kangen sama suami tampan kamu ini" ucap keenan yang memandangi wajah kiara penuh cinta
"ish kamu itu tingkat percaya dirinya tinggi banget, aku gak kangen sama kamu, aku sebel sama kamu" kiara tak henti-henti mengumpat kepada keenan membuat keenan semakin merasa gemas dengan tingkah istrinya
keenan mencium bibir ranum kiara dengan lembut keenan begitu merindukan bibir kiara yang sudah menjadi candu untuknya
keenan terus m***es*p dan m***m** bibir kiara dengan penuh gairah tangan keenan mulai bergeriliya mencari dua buah favoritnya dan langsung meremasnya
saat gairah keenan sedang menggebu-gebu tiba-tiba kiara melepaskan ciumannya
"keenan kamu tidak lupa kan sekarang kita lagi dimana" ucap kiara kesal
keenan yang menatap sekelilingnya hanya terdiam keenan yang sudah di selimuti rasa rindu tidak sadar kalau sekarang posisinya berada di dalam mobil dan sedang terparkir di sebuah pusat perbelanjaan
"sayang mas kangen pengen traveling, sudah gak tahan" bisik keenan di telinga kiara
"dasar mesum, bukannya kamu sendiri yang ngajak aku buat beli oleh-oleh" ucap kiara ketus
"shittttt.... ternyata ide gue salah buat ngajak kiara jalan-jalan sekarang...
sabar ya juniorku nanti malam kamu pasti mendarat di dalam sarangmu " keenan bergumam dalam hati sembari tersenyum kecil
"mas kamu masih waras kan?" tanya kiara menatap keenan lekat
"mas sudah gila sayang, sangat tergila-gila sama kamu" keenan terbahak
__ADS_1
" gak lucu tau, ayok kita cari oleh-oleh dulu sebelum aku berubah pikiran" ajak kiara yang menarik keenan memasuki pusat perbrlanjaan ity