
keenan menarik tangan kiara untuk mengikuti langkahnya
keenan merasa kurang nyaman berada di antara kedua orangtua mereka
keenan lebih memilih untuk mengobrol berdua saja dengan kiara di dekat kolam renang
" mas kamu masih marah sama aku? " tanya kiara penasran
" siapa yang marah... biasa aja" sahut keenan cuek
" yauda aku pergi aja kalau kamu sikapnya masih kayak gini, males " umpat kiara yang mulai beranjak meninggalakan keenan
keenan menahan langkah kiara dan melingkarkan tanganya di pinggang kiara
keenan tidak membiarkan kiara pergi dari pelukannya
keenan menenggelamkan kepalanya di leher mulus milik kiara
keenan mencium aroma tubuh kiara yang membuat dirinya merasa nyaman dan enggan untuk melepaskan pelukannya yang begitu erat
" kamu mah aneh, bentar galak, bentar manis, bentar cuek,, bikin bingung tau gak" kiara menggerutu
" I love you " keenan mengungkapkan isi hatinya tanpa membalas ucapan kiara
kiara membalikan tubuhnya menghadap keenan
mereka berpandangan satu sama lain
tatapan keenan begitu tajam melihat kiara yang malam ini begitu sangat menggoda dirinya
seketika bibir keenan membungkam mulut kiara, keenan mencium bibir kiara begitu lembut lebih dalam dan saling ******* satu sama lain
tak bisa di pungkiri hasrat laki-lali keenan mulai meronta-ronta karena ciuman mereka semakin panas dan liar
keenan mendekap tubuh kiara begitu erat dan mencoba mengendalikan hasratnya yang sudah menggebu-gebu
keenan melepaskan pagutannya dari bibir kiara karena takut semakin lama dia melakukan ciuman panas itu semakin tidak bisa dia mengendalikan dirinya sendiri
keenan mengusap bibir kiara yang basah
" sayang... maaf ya mas gak bisa nahan kalau udah deket sama kamu" ucapan keenan tanpa melepaskan pelukannya
kiara tak menjawab ucapan keenan dia semakin menenggalamkan wajahnya di dada bidang milik keenan
kiara merasa berada di dalam pelukan keenan membuat dirinya tenang dan begitu nyaman kiara enggan melepaskan pelukan itu
" sayang kamu tidur " tanya keenan karena tak mendengar sedikitpun suara dari mulut kiara
kiara tersenyum sembari menatap keenan lekat
" aku suka di peluk sama kamu, gak mau lepas " ucap kiara yang tidak sungkan mengutarakan isi hatinya
keenan tersenyum dan mengecup kening kiara lembut
" mas senang kamu sudah mulai bisa mengutarakan isi hati kamu, mas merasa di butuhkan sama kamu sekarang, makasih ya" keenan kembali mengecup kening kiara
__ADS_1
" aku cinta sama kamu mas keenan adi wijaya " ucap kiara dengan wajah yang merona
" mas juga cinta banget sama kamu kiara azalea wiryatama " jawab keenan tulus
tanpa di sadari kedua orang tua mereka telah memperhatikan percakapan kedua putra putrinya
mereka senang karena kiara bisa cepat menerima keenan dan memutuskan untuk menikah dengan keenan secepat ini
" aku merasakan kebahagiaan yang mereka juga rasakan jeung, rasanya adem sekali melihat mereka yang begitu saling mencintai " ucap mami yasmin kepada mami linda
" iya jeung sekarang aku lega putriku satu-satunya sudah mendapatkan pria yang tepat, pria yang begitu menyayangi kiara dan bisa menjaga kiara " sahut mami linda lirih
tanpa di sadari airmata bahagia menetes dari pelupuk netra mami linda
tak ada perasaan bahagia lainnya selain melihat putri yang sangat di sayanginya sudah berada dalam pelukan pria yang tepat
" besok kamu sibuk gak mas? kita foto prewedding yuk" ajak kiara antusias
" meskipun mas sibuk pasti mas nyempetin lah, mana bisa mas nolak permintaan kamu " keenan mencubit ujung hidung kiara
" makin cinta deh kalau kamu manis gini " kiara memeluk keenan gemassss
" gombal kamu,, " keenan menoyor lembut kening kiara
setelah puas mengobrol dan menikmati jamuan makan malam dari keluarga kiara, keenan dan kedua orangtuanya pamit pulang
karena mulai besok merela harus mengumpulkan tenaga untuk persiapan pernikahan yang begiti singkat
kedua orangtua keenan meminta agar kiara mengunjungi rumah mereka karena dari semenjak pertunangannya berlangsung kiara belum sempat sekalipun berkunjung ke rumah calon mertuanya
" besok tante tunggu ya sayang " ucap mami yasmin kepada kiara
" sayang aku pulang ya, besok aku jemput sebelum berangkat ke kantor " ucap keenan sembari mengacak rambut kiara
" siap tuan muda " sahut kiara membungkukan punggungnya sembari tersenyum
keenan hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah calon istrinya yang menggemaskan
kiara dan kedua orangtuanya memasuki kamar mereka masing-masing
kiara membersihkan tubuhnya terlebih dahulu sebelum tidur
kiara tak dapat menepiskan rasa bahagianya saat ini mendapatkan laki-laki yang diluar ekspektasinya selama ini
********
pagi menjelang kiara sudah bersiap untuk sarapan bersama kedua orang tuanya
kiara menuruni anak tangga rumahnya dengan perasaan berbunga-bunga
kiara merasa harinya begitu berwarna semenjak kehadiran keenan di hidupnya
" aduh putri mami wajahnya bahagia sekali pagi ini" sahut mami linda tersenyum
kiara mengecup pipi mami linda dengan manja
__ADS_1
" mi... pi... makasih ya buat semua yang udah mami papi kasih buat kiara selama ini, kiara beruntung mempunyai orangtua seperti mami sama papi... kiara sayang banget sama papi mami " kiara memeluk kedua orang yang dia sangat sayangi itu
" kami juga sayang sama kiara melebihi apapun bahkan nyawa kamipun rela kami pertaruhkan untuk kebahagiaan kamu sayang " sahut mami linda yang mulai berembun
" sudah.. sudah... pagi-pagi jangan bersedih harus semangat... " ucap papi krisna kepada dua wanita yang sangat dia sayangi
mereka sarapan dengan nasi goreng spesial buatan bi tuti
rasanya begitu nikmat tidak kalah dengan nasi goreng yang di jual di restoran mahal
tak heran jika bi tuti masih di percaya dalam urusan masak memasak oleh keluarga kiara sejak dulu
" sayang rencana kamu hari ini mau kemana saja sama keenan " tanya papi krisna
" kia mau ke rumah mas keenan dulu pi abis itu mau foto prewedding yang sederhana aja sih gausa yang ribet2" sahut kiara sembari mengunyah nasi goreng yang sudah penuh di dalam mulutnya
" konsep pernikahan kamu sudah di persiapkan? seminggu itu waktunya mepet banget lho " papi krisna kembali bertanya
" nanti kia bicara dulu sama mas keenan palingan nanti di bantu viola sama denis " jawab kiara
setelah selesai sarapan kiara menelfon fotografer untuk foto preweddingnya
kiara menjelaskan konsep seperti apa yang dia mau
yang simple tapi gak terlalu biasa juga
kiara ingin melakukan foto prewedding nya secara outdor
kiara suka konsep seperti danau, banyak pohon-pohon dan pemandangan alam yang masih asri
setengah jam berlalu kemudian kiara melakukan sambungan video call dengan kedua sahabatnya rencanaya kiara ingin meminta bantuan kepada kedua sahabatnya itu
tuuut... tuttttt... tuutttt
" cumi ngapain lu video call pagi-pagi" sahut denis dengan muka bantalnya
" gue masih pengen tidur nyampe dzuhur tau gak " sahut viola yang sembari menguap
" bantuin gue dong please " kiara memohon
" bantuan apaan sih, bisa kan nanti-nanti aja gitu minta bantuannya kayak gak ada waktu lain jamet "
" gue gak punya banyak waktu, waktu gue mepet banget... "
denis dan kiara di selimuti rasa penasaran mereka
entah bantuan apa yang kiara inginkan karena memang kiara belum menceritakan rencana pernikahannya kepada kedua sahabatnya itu
tak ingin lama berbasa-basi kiara mengutarakan niatnya untuk menikah dengan persiapan hanya satu minggu
kiara meminta kepada kedua sahabatnya untuk mencarikan vendor dan segala macamnya untuk pernikahan kiara dan keenan
dan tentu saja kia ingin vendor yang paling terbaik di kalangannya
seketika viola dan denis melupakan rasa kantuknya karena mendengar kabar yang begitu mengejutkan dari kiara
__ADS_1
mereka masih dalam mode antara percaya atau tidak
namun viola berpikir tak mungkin kiara bercanda urusan pernikahan yang begitu sakral