
ting nong... ting nong....
keenan menekan bel di rumah kiara
berharap pintu rumah akan segera terbuka
keenan begitu khawatir melihat keadaan kiara
lebih tepatnya keenan menyesali dirinya sendiri yang telat menyadari kalau kiara sedang merasa kesakitan
ceklekkk....
pintu rumah pun terbuka
keenan bergegas mengangkat tubuh kiara yang sudah lemas dan membawanya masuk ke dalam kamar kiara
sedangkan kiara lebih memilih tetap memejamkan matanya dan pura-pura tertidur
" kiara kenapa? " tanya mami linda khawatir melihat luka di sebagian tubuh kiara
" jatuh dari motor tante" jawab keenan membaringkan tubuh kiara di antas ranjang milik kiara
" yaa Tuhan sayang kenapa bisa seperti ini, keenan tolong keluar dulu ya nak, tante mau gantiin baju kiara dulu" titah mami linda dengan suara begitu lembut
keenan berjalan meninggalkan kamar kiara
keenan berniat untuk meminta air hangat kepada bi tuti buat mengompres luka lebam di tubuh kiara
" kenapa bisa seperti ini mi, " tanya papi krisna khawatir
" mami juga gak tau pi, tadi kiara pulang sudah dengan keadaan seperti ini" jawab mami linda dengan mata yang mulai berembun
" kia pulang sama siapa? papi kiara kembali bertanya
" dia pulang sendiri om, saya nunggu kiara di depan teras sejak tante linda meminta saya untuk kesini" sahut keenan yang baru datang dengan membawa air hangat dalam sebuah wadah
" sini biar lukanya di kompres dulu " ucap mami linda
" keenan kita bicara di bawah" ajak papi krisna
keenan mengangguk dan mengekori calon mertuanya itu menuju lantai bawah
" ada apa om?"keenan bertanya kepada calon mertuanya
" hubungan kamu dengan kiara baik-baik saja kan? " selidik papi krisna
" baik om tapi sepertinya sekarang kiara marah sama saya? " lirih keenan
" marah kenapa? tanya papi krisna
keenan menceritakan semuanya kepada papi krisna kejadian dimana keenan dan kiara saling berdebat sebelum masuk ke dalam rumah
" kiara memang keras kepala, kamu harus banyak bersabar menghadapi dia" nasehat papi krisna
keenan mengangguk
" nan apa orang tua kamu sudah menceritakan rencana pernikahan kalian sama kamu? tanya papi krisna
" keenan belum sempat bertemu mami sama papi om, sudah 2 malam keenan pulang ke apartemen.. memangnya kenapa om?
" kami berniat akan mempercepat pernikahan kalian, kita sudah semakin tua. di masa-masa tua kita ini kita sangat ingin segera menimang cucu, apa kamu setuju dengan rencana kita?" ucap papi keenan
" keenan sangat setuju om tapi lebih baik hal ini jangan dulu di bicarakan sama kiara,
__ADS_1
kiara masih marah sama saya, biar saya bicara dulu sama kiara " keenan menjawab
" ya sudah terserah kamu saja, ini sudah hampir subuh kamu menginap saja disini" titah papi krisna
" gapapa kalau saya menginap disini om? " tanya keenan
" gapapa asal jangan tidur satu kamar dengan kiara saja" ledek papi krisna
tiba-tiba mami linda menghampiri mereka dan mengikuti percakapan mereka
" kiara keadaannya gimana mi? tanya papi krisna
" kiara tidur pi, biarin dia istirahat yang cukup biar badannya fit lagi" jawab mami linda
" nak keenan tidur di kamar tamu saja ya, istirahatlah sudah larut malam" titah mami linda
mereka semua pergi ke kamarnya masing-masing dan langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang
mereka semua terhanyut ke dalam mimpi mereka masing-masing
***********
adzan subuh sudah berkumandang keenan terbangun dan segera membersihkan dirinya dan bersiap untuk menunaikan sholat subuh
selesai sholat subuh keenan keluar dari kamarnya dengan memakai kaos polos dan celana trening milik papi krisna
keenan ingin segera melihat keadaan kiara pagi ini dan ingin meminta maaf karena ucapannya semalam yang membuat kiara marah
" pagi tante, kiara sudah bangun belum? sapa keenan
" pagi juga nak, kiara sudah bangun ini tante mau nganterin sarapan buat dia" jawab mami linda
" biar saya saja yang mengantarkannya, gapapa? " tawar keenan
" boleh... tante ke kamar dulu ya" sahut mami linda yang memberikan nampan berisi sarapan untuk kiara
dengan pelan dia membuka pintu kamar kiara karena takut membuat kiara kaget dengan kedatangannya
" pagi calon istri " sapa keenan kepada kiara dengan senyuman terbaiknya
kiara membulatkan matanya ketika melihat keenan yang mengantarkan sarapan untuknya
" kamu kok di sini? tanya kiara heran dengan melihat penampilan keenan yang memakai kaos polos dan celana trening
" mas gak pulang, mas khawatir sama keadaan kamu " jawab keenan lirih
" modus " sahut kiara ketus
" kok modus, maa beneran khawatir sama kamu mas peduli sama kesehatan kamu " tegas keenan
" kalau kamu peduli, kalau kamu khawatir, kamu gak mungkin langsung marah-marah ketika melihat aku pulang dengan keadaan terluka " sungut kiara
" aku kesel sama kamu, kenapa pulang larut malam dan sama sekali kamu gak ngasih kabar apalagi minta ijin. mas itu calon suami kamu kiara" keenan berbicara dengan nada yang sedikit meninggi
" rasanya di cuekin itu gak enak kan
kalau kamu gak mau diemin jangan mulai duluan" hardik kiara
" maksud kamu apa, kapan mas cuekin kamu? keenan belum menyadari dengan kesalahannya sendiri
" apa pantas kamu menerima panggilan telfon dengan cara bisik-bisik di depan mata aku, kamu pergi gitu aja ninggalin aku sendirian " ucap kiara
" ya Tuhan jadi kamu marah sama mas" keenan mengusap wajahnya yang mulai frustasi
__ADS_1
" makanya peka dong jadi cowok " sungut kiara
" iya mas salah, maafin mas ya janji gak akan gitu lagi" keenan mengatupkan kedua tangannya
" terus kenapa jawab telfon bisik-bisik gitu mana langsung pergi gitu aja, ngeliat muka aku aja engga malah fokus sama ponsel kamu, aku udah kayak selingkuhan kamu tau gak " kiara mengerucutkan bibirnya
keenan sedikit bingung untuk menjelaskan kepada kiara memang dia yang salah
tapi keenan tak sedikitpun mengbohongi kiara apalagi sampai mempunyai hubungan dengan wanita lain
" kenapa diem? ada yang kamu sembunyiin dari aku" kiara menatap keenan tajam
" gak ada " jawab keenan
" yauda kalau kamu gak mau jujur mending tinggalin aku sendirian " kiara memunggungi keenan yang bersandar di ranjang miliknya
keenan merasa bingung entah harus memulai dari mana untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya keenan takut kiara marah padanya
" iya... iya mas cerita tapi kamu janji gak akan marah sama mas ya" pinta keenan kepada kiara
" hhhmmmm" kiara menjawab dengan singkat
flashback on
drrrrtttt... drrrttttt.... drrrrttttt
" bos lu dimana? kenapa gak balik lagi ke kantor, ada nindi disini ngamuk-ngamuk dia ngancem mau terjun dari rooptop kalau dia gak ketemu sama elu sekarang juga " ucap bagas di balik sambungan telfonnya bersama keenan
" gue di rumah calon bini gue, lu handle aja lah gue gak bisa ninggalin kiara sekarang , dia lagi sakit" keenan menjawab dengan berbisik-bisik karena tidak kiara mendengar percakapannya
" gue udah coba buat ngejelasin sama dia kalau lu lagi ke luar kota tapi dia bersikeras mau nunggu elu disini... please jangan bikin gue kayak orang bego bos, lu mau kantor kita nama baiknya tercemar kalau dia nekad terjun gara-gara elu" sahut bagas yang sangat kebingungan
" ya sudah gue balik ke kantor sekarang " jawab keenan yang langsung memutuskan sambungan telfonnya
*******
keenan bergegas menemui mantan pacarnya yang mempunyai sifat seperti psikopat
keenan tak mau mengambil resiko apapun dengan apapun yang akan si perbuatan nindi
nindi yang melihat kedatangan keenan langsung berhamburan memeluk keenan
" lepasin gue.. ada urusan apa lu kesini, gue sibuk" keenan menyingkirkan pelukan nindi dari tubuhnya
" sayang kok kamu kasar sih, aku kangen sama kamu, maafin semua kesalahan aku, aku nyesel, kamu mau kan balik lagi seperti dulu, aku yakin kamu masih sayang sama aku" nindi merajuk kepada keenan
" jangan sentuh gue, lu nyuruh gue dateng kesini cuman buat ngomong gini doang?
sakit jiwa lu " ucap keenan ketus
" ini masalah penting sayang buat hubungan kita ke depannya..." sahut nindi
" lu denger baik-baik, udah berapa kali gue ngomong sama lu, gue muak dengan semua drama yang lu buat, kita udah selesai sejak 8 bulan lalu, dan lu tau sendiri gue gak punya perasaan apa-apa sama lu. so please jangan ganggu hidup gue lagi " hardik keenan
" kamu gak bisa giniin aku, aku bisa ngebuat kamu cinta lagi sama aku. kasih aku kesempatan sekali saja" nindi memohon
" gue udah bahagia sekarang...
terserah lu mau terjun atau lu mau bakar ini kantor sekalipun gue gak peduli" keenan pergi meninggalkan nindi yang bertingkah seperti orang kehilangan akal sehatnya
keenan pergi dengan amarah yang memuncak dia tidak habis pikir kenapa nindi tidak tahu malu seperti itu
yaa.. nindi adalah mantan kekasih keenan yang sama sekali tidak keenan cintai
__ADS_1
dan satu hal yang membuat keenan semakin muak dengan nindi adalah dia gadis yang mau menghalalkan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia inginkan bahkan menjatuhkan harga dirinya sendiri pun dia mampu melakukannya "
flashback off