Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
RENCANA PREWEDD ULANG


__ADS_3

keenan terpaksa meninggalkan rumah kiara dengan perasaan campur aduk


tinggal lebih lama disana pun percuma kiara tak kan menganggap dia ada selagi emosinya belum meredam


pukul 14:15


keenan menuju kantornya dengan pakaian santai dan kacamata hitam yang dia kenakan


keenan tak ingin pulang ke rumah tanpa membawa kiara


kedua orang tuanya pasti akan curiga kalau keenan pulang sendiri karena sejak semalam kiara berjanji akan berkunjung ke rumah orang tua keenan


keenan memasuki ruangan di kantornya dengan wajah frustasi


keenan berpikir bagaimana caranya bisa meluluhkan hati kiara dengan cepat


karena waktu pernikahan mereka yang semakin mepet tidak mungkin keenan membiarkan hubungannya dengan kiara merenggang terlalu lama


apalagi persiapan mereka belum terealisasikan satupun


"aaaaaaarrrrrrrgggggghhhhhhh " keenan memukul meja kerjanya dengan amarah yang membuncah


bagas yang mendengar suara teriakan keenan merasa bahwa keadaan bosnya saat ini sedang tidak baik-baik saja


bagas bergegas memasuki ruangan bosnya itu


" bos lu kenapa? bukannya hari ini lu udah minta gue handle semua kerjaan, kok malah ke kantor " tanya bagas heran


" gue ribut lagi sama kiara, dan sekarang lebih parah dari kemaren, dia sama sekali gak mau ngomong sama gue bahkan ngeliat muka gue aja dia gak mau " keenan menghela nafas kasar


" ribut kenapa lagi? kalau mau menjelang hari H memang suka banyak banget ujiannya bos, lu harus bisa menyelesaikan itu semua dengan kepala dingin jangan dengan emosi " bagas mencoba memberi pengertian kepada bosnya


" sok tahu lu, kayak yang pernah nikah aja " jawab keenan ketus


" itu juga kata emak gue bos, beliau kan lebih berpengalaman dalam urusan hidup " sahut bagas polos


sementara kiara masih dengan perasaan kesalnya dia lebih memilih mengurung diri di kamarnya tanpa harus bertemu dan berbicara dengan siapapun


bahkan ponselnya pun dia non aktifkan, kiara tidak mau siapapun ada yang menggangu dirinya


" dasar bocah, cemburuan tingkat dewa gak bisa ngeliat sikon, pengen gue cakar aja tuh muka rasanya " umpat kiara dalam hatinya


lama kiara meluapkan emosinya dengan ngomel-ngomel sendiri akhirnya kiara pun tertidur dengan keadaan pintu kamar di kunci dari dalam


keenan dan bagas masih dengan pemikirannya masing-masing


keenan sama sekali belum menemukan ide untuk memperbaiki hubungannya dengan kiara

__ADS_1


sedari tadi keenan mengirimkan beberapa pesan kepada kiara namun tak ada satupun pesan yang di respon oleh kiara bahkan di baca saja tidak


keenan memutuskan untuk menelfon kiara namun ternyata nomor ponsel kiara tidak bisa di hubungi


" shiittttt, ponsel kiara gak bisa di hubungi " keenan melempar ponsel miliknya ke sembarang arah


" emang masalahnya apa bos, kali aja gue bisa ngasih solusi gitu " tanya bagas


" kiara sibuk sendiri dan nyuekin gue, dia sibuk sama ponselnya dan bodohnya gue berpikir dia lagi bertukar pesan dengan cowok lain, padahal dia lagi ngeliat konsep buat pernikahan kita makanya dia senyum-senyum sendiri dan yang paling parah hari ini kita rencana foto prewed tapi semuanya gagal karena gue udah ngebuat mood kiara hancur " sahut keenan menyesali perbuatannya


" elu mah kayak bocah bos, jelas aja kiara marah banget sama elu. makanya cemburunya kurang-kurangin tanya dulu baik-baik jangan maen ngambek aja, nyesel kan lu sekarang " bagas yang ikut kesal dengan tingkah bosnya yang seperti anak kecil


" pergi aja lu dari sini bukannya ngasih solusi malah ikut-ikutan nyudutin gue " keenan mengacak rambutnya frustasi


akhirnya keenan berpikir untuk meminta bantuan denis dan viola


keenan meminta mereka berdua untuk menemuinya di sebuah cafe dekat kantor keenan


keenan bergegas meninggalkan kantornya


bagaa yang tak habis pikir melihat tingkah bosnya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala


" dasar bos ajaib, untuk aja lu sahabat gue kalau bukan gue udah ngajuin surat pengunduran diri sejak lama" batin bagas


keenan yang baru sampai di cafe x segera mencari keberadaan denis dan viola


mereka duduk dan memesan minum beserta cemilan terlebih dahulu


keenan langsung saja menceritakan rencananya kepada kedua sahabat calon istrinya itu


viola yang tak tahu pertengkaran kiara hanya melongo seperti sapi ompong


keenan membicarakan kembali rencananya dengan denis untuk foto prewed ulang besok


keenan meminta denis untuk menyiapkan semuanya mulai dari kostum dan peralatan lainnya harus di siapkan dengan sempurna


hanya saja keenan meminta lokasi yang berbeda dengan yang kemarin


keenan ingin lokasi yang berada di dekat danau dan kelilingi pohon-pohon


karena kiara sangat suka dengan danau


keenan meminta denis untuk menyiapkan properti tambahan lain agar tempatnya terlihat begitu romantis


sementara untuk viola, keenan menyuruh viola untuk pura-pura membujuk kiara mengantar dirinya ke suatu tempat dan pastikan kiara harus mau jangan sampai menolak


keenan ingin menebus semua kesalahannya dan berharap agar kiara bisa memaafkannya dengan memberikan kejutan foto prewed yang kiara inginkan

__ADS_1


mereka semua pergi meninggalkan cafa itu dan bersiap-siap dengan misinya masing-masing


keenan memutuskan pulang ke apartemennya dan dia memberi kabar kepada kedua orangtuanya bahwa kiara tak jadi berkunjung karena ada urusan kampus sampai menjelang magrib


*******


pukul 20:30


kiara terbangun dan merasakan perutnya keroncongan dia bergegas pergi ke ruang makan


rumah kiara terasa sangat sepi tak terdengar suara mami papi nya sama sekali


" bi... papi mami kemana? kok sepi banget, udah tidur? tanya kiara


" nyonya sama tuan sejak tadi pagi belum pulang non katanya lanjut ke luar kota karena ada pekerjaan mendadak, besok sore pulang katanya " jawab bi tuti


" kok gak ngabarin gue sih " batin kiara


setelah selesai makan kiara pergi ke kamarnya lagi


kiara bahkan lupa kalau ponselnya sedari siang dia matikan


kiara menghidupkan kembali ponselnya


banyak sekali pesan dan panggilan masuk ke dalam ponselnya


kiara bergegas menghubungi mami nya untuk memastikan ucapan bi tuti


setelah mengobrol cukup lama kiara mematikan sambungan telfon dengan maminya


dddddrrrttttt.... dddddrrttttt...


" com lu kemana aja sih, dari siang gue telfonin gak bisa terus" ucap viola di balik sambungan telfonnya


" dari siang gue tidur ponselnya sengaja gue matiin biar gak ada yang ganggu" sahut kiara


" besok pagi kita nemuin vendor yang kemaren gue ceritain yak, mau nentuin konsep buat pernikahan elu " ajak viola


" iyee, besok gue jemput jam 8 yak " jawab kiara sembari mematikan panggilan telfonnya


suasana hati kiara saat ini sudah membaik dan sudah sedikit menghilangkan rasa kekesalannya kepada keenan


kiara membaca pesan dari keenan yang begitu banyak masuk ke dalam ponselnya


kiara tersenyum karena ulah keenan yang begitu membuat suasana hatinya naik turun seperti rollercoaster


kiara memilih mengacuhkan pesan dari keenan dia membiarkan keenan tersiska karna hampir satu hari kiara tak memperdulikan keenan

__ADS_1


" biar tahu rasa lu, frustasi kan lu udah gue kacangin" umpat kiara ke arah ponsel miliknya


__ADS_2