Suami Untuk Kiara

Suami Untuk Kiara
meminta restu (bagas dan viola)


__ADS_3

setelah menempuh perjalanan beberapa jam akhirnya semua rombongan keluarga besar keenan dan kiara sudah sampai di kediaman masing-masing


namun berbeda dengan bagas yang langsung menunjukan keseriusannya kepada viola


bagas langsung menemui kedua orang tua viola untuk meminta restu


rasa lelahnya tak sedikitpun mengurungkan niat baiknya untuk melamar viola secara pribadi


rasa gugup begitu terlihat di wajah bagas


bagas menarik nafas panjang


jantungnya terasa berdetak begitu kencang karena memang baru pertama kali bagas jatuh cinta dan sekaligus menjadikan cinta pertamanya sebagai pelabuhan terakhir cintanya


bagas masuk ke dalam rumah viola dengan perasaan yang sulit untuk di lukiskan


"selamat malam om, tante" sapa bagas sembari mencium punggung tangan kedua orang tua kiara


"malam... silahkan duduk" papa viola mempersilahkan tamunya untuk duduk


sementara viola meninggalkan bagas sejenak untuk pergi ke kamarnya karena ingin membersihkan tubuhnya yang begitu lengket


"maaf mengganggu waktunya malam-malam om sama tante" sahut bagas sedikit gemeteran


"tak apa lagian ini masih jam delapan malam, kamu teman kuliahnya viola atau gimana? tanya papa viola


"buu...kan om saya asisten pribadi suaminya kiara di kantor, sahabatnya viola" jawab bagas gugup


"oh sudah kerja... baguslah berarti gak akan membawa viola untuk bolos kuliah...


gimana acara pernikahan kiara? om sama tante gak bisa ikut hadir disana karena baru pulang dari luar kota tadi siang" timpal papa viola


"acaranya berjalan lancar om semua keluarga, rekan bisnis bos keenan dam sahabat-sahabat kiara hadir semua disana" sahut bagas


ternyata berbicara dengan kedua orang tua viola tak seburuk yang bagas pikirkan


memang wajah papa viola terlihat begitu sangar tapi hatinya tak sesangar wajahnya


bahkan mama viola tak banyak berbicara hanya duduk manis saja di samping suaminya


"pa... bagas mau bicara penting sama papa mama" ucap viola yang baru datang dari kamarnya setelah selesai mandi


"bicara apa bukannya dari tadi sudah banyak bicara" sahut papa viola terkekeh


viola mengerucutkan bibirnya karena mendapat ledekan dari sang papa


"bi minumnya mana kok lama sekali" teriak mama viola kepada bibi di rumahnya


akhirnya bi asih datang membawakan minuman dan bebramerapa cemilan untuk bagas


"silahkan di minum nak bagas" titah mama viola

__ADS_1


bagas mengangguk sembari tersenyum kikuk


bagas menghela nafas benar-benar rasanya seperti penjahat yang sedang di introgasi polisi


"mau bicara apa? sepertinya sesuatu yang penting" tanya papa viola


"mmmm... begini om tante saya ingin melamar viola untuk menjadi istri saya, saya harap om dan tante bisa merestui hubungan kami dan menerima lamaran saya


nanti saya akan datang kembali bersama kedua orang tua saya setelah kepulangannya dari kuar negri" sahut bagas to the point


kedua orang tua viola saling menatap satu sama lain


mereka seperti mimpi baru pertama kali kedatangan tamu laki-laki dan langsung melamar putrinya


benar-benar di luar dugaan mereka


"kalau memang nak bagas serius dengan ucapan nak bagas barusan, kami tunggu kedatangan kedua orang tua nak bagas kesini baru kami akan memutuskan menerima lamaran nak bagas apa tidak" ucap mama viola tegas


"tapi mama sama papa restuin hubungan kita kan?" tanya viola menatap tajam kedua orang tuanya


"tapi pacaran yang bener jangan melampaui batas" jawab papa viola


akhirnya bagas bisa bernafas lega sekarang meskipun lamarannya belum di terima tapi setidaknya kedua orang tua viola sudah merestui hubungan mereka


senyuman bahagia terpancar dari wajah keduanya


tak berselang lama akhirnya bagas pamit pulang selain sudah semakin malam dan badan bagas terasa begitu lelah ingin segera dia merebahkan tubuh lelahnya di atas ranjang empuk miliknya


viola mengantarkan bagas sampai teras depan rumah


"sayang aku pulang ya, kamu juga langsung tidur pasti capek banget" bagas mengelus rambut viola lembut


"iya, kamu hati-hati ya sampai rumah langsung istirahat juga" sahut viola


bagas mencium kening viola dan bergegas masuk ke dalam mobil miliknya


bagas melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah viola


viola masuk ke dalam rumah ketika mobil bagas sudah menghilang dari pandangannya


🍁🍁🍁🍁🍁


keenan dan kiara baru sampai di apartement milik keenan


mereka langsung masuk ke dalam lift karena ingin segera beristirahat di dalam kamarnya


ting....


pintu lift pun terbuka


keenan dan kiara segera membuka kunci kamarnya dan segera merebahkan tubuh mereka di atas ranjang empuk milik keenan

__ADS_1


"sayang mau mandi dulu gak?" tanya keenan yang sudah terbaring di atas ranjangnya


"aku capek banget mau langsung istirahat aja ya" jawab kiara yang sudah mulai memejamkan matanya karena kelelahan


"yaudah kamu tidur aja, mas mau bersih-bersih dulu sambil mau cek kerjaan yang sempet tertunda" sahut keenan beranjak untuk ke kamar mandi


"kamu gak cape mau terus cek pekerjaan kamu, besok aja sayang kamu harus istirahat" timpal kiara


keenan tersenyum mendengar perhatian kecil kiara kepadanya


dia benar-benar merasakan kebahagiannya sebagai sepasang suami istri baru yang harmonis


keenan mengurungkan niatnya dan kembali membaringkan tubuhnya di samping kiara


terdengar suara dengkuran kecil dari mulut kiara yang membuat keenan semakin gemas kepada istrinya


"pasti capek banget tidurnya sampai mendengkur gitu....


good night my wife" keenan bergumam sembaru mengekus lembut rambut kiara


sementara mami yasmin dan papi adi merasa begitu khawatir karena keenan dan kiara belum sampai rumah sampai selarut ini


mereka mencoba menghubungi kediaman rumah orang tua kiara namun keenan dan kiara tak ada di rumah kedua orang tua kiara


"coba kamu telfon keenan mi tanyakan sedang dimana mereka berdua sekarang" titah papi adi


dddrrttttt.... ddrrrttt... dddrttttt...


keenan yang baru mau memejamkan matanya langsung terbangun karena mendengar suara panggilan telfon dari mami nya


"iya mi... kenapa?" sahut keenan yang menjawab telfon dari mami yasmin


"kamu dimana sayang? kenapa belum sampai rumah jam segini" tanya mami yasmin khawatir


"aku sama kiara pulang ke apartement mi maaf aku gak sempet ngabarin mami sama papi dulu" jawab keenan


"dasar kamu itu... yasudah kalian istirahat saja mami juga mau istirahat" sahut mami linda yang menutup panggilannya telfonnya


keenan pun langsung menyusul kiara yang sudah lebih dulu menjemput mimpinya


hari ini benar-benar menjadi hari paling melelahkan bagi semuanya


bagas pun yang sudah sampai di apartementnya langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang


tak ada niat untuk bersih-bersih terlebih dahulu bagas memilih untuk langsung tidur karena rasa kantuknya sudah tidak bisa untuk di tahan lagi


************


## masih menunggu dukungannya para readers mohon like, komen dan vote nya ya


happy reading guys"

__ADS_1


__ADS_2