
Hasan mengangguk sebagai jawaban , meneruskan perjalanan menuju kerumah dinas Bu Bidan .
Beberapa saat kemudian mobil itu pun berhenti di depan gerbang pintu Bu bidan .
Pak Hadi memencet tombol yang sepertinya bel rumah .
Terlihat seorang wanita paruh baya keluar dan menemui Pak Hadi .
" permisi Bu apakah Bu bidan ada di rumah ?" tanya Hadi , setelah wanita itu di depannya namun terhalang oleh pagar gerbang .
" iya Pak ,"
Hadi memberitahukan maksud dan tujuan .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Menjelang pagi menyapa Nerin yang tidur di samping suaminya terusik ketika , Suaminya mengelus pipinya .
Terdengar juga Azan telah berkumandang . Menandakan sholat subuh tiba .
" eh mas , sudah mendingan?" tanya Nerin langsung saja terjaga , ia mengucek kedua matanya .seperti anak kecil yang baru bangun dari tidurnya . membuat Erlangga terkekeh . istrinya sangat imut menurut saat ini .
" em iya sayang , "
" syukurlah , jangan sakit lagi ya ," Nerin langsung masuk kedalam dada bidang suaminya memeluk mesra .
" iya , " hanya itu yang keluar dari bibir Erlangga .
Siapa sih yang mau sakit dirinya tidak akan tau jika akan sakit .
Nerin mengurai pelukannya dan berkata," mas aku ke tempat Dian duluan ya , gak enak gak ikut bantu bantu disana . Tapi kalo mas mau kesana siangan aja ya ketika acara mulai . "
Erlangga sempat berpikir , tetapi ia juga tidak boleh egois . lagi pula dia kan teman dekat . gak enak jugakan
" em baik lah , aku akan kesana nanti . "
__ADS_1
" trimakasih suamiku yang tampan ," puji Nerin tersenyum cerah sembari mengelus pipi suaminya .
Hati Erlangga berbunga bunga ketika istrinya memanggil dirinya sebutan suamiku .
" uh manisnya istriku ini ," batin Erlangga
Nerin beranjak langsung menyambar handuk kecil serta jubah mandi . kemudian ia pergi ke kamar mandi yang tak jauh dari arah dapur , terlihat bibi Weni sedang berkutat di dapur .
" selamat pagi bibi , " sapa Nerin menghampiri bibinya sebentar sebelum ia memutuskan ke kamar mandi .
" pagi nak , bahagia suami mu sudah siuman dia ?" tanya Weni , menoleh sekelis melihat Nerin .
" Alhamdulillah sudah bi , ah iya bi nanti berangkat ke rumah Dian jam berapa ?"
" kita berangkat jam 7 lebih aja Nak , setelah pekerjaan rumah selesai ,"
" oke , Aku mengerti bi . Aku mandi dulu bi setelah itu aku mau bantu bibi ," Kata Nerin , Namun langkahnya terhenti oleh ucapan Weni .
" Temani bibi Ke pasar aja Nanti ! "
Beberapa saat kemudian Nerin keluar dengan tubuh yang terlihat sangat segar .
Kemudian ia langsung masuk ke dalam kamarnya . Untuk menunaikan ibadah shalat subuh.
setelah selesai menjalankan ibadah , Nerin pun berpamitan dengan Suaminya . Yang masih berbaring di kasur .
" mas aku mau menemani bibi kepasar sebentar ya . " pamit Nerin , wanita itu sudah rapi , dia memakai gamis sederhana ples hijab .
" jangan kelamaan dan satu lagi tidak boleh kelelahan !" printah Erlangga , tetapi ia juga memikirkan sesuai saat ini ," yang aku mau makan yang seger , tapi apa ya " Erlangga berfikir sejenak , "
" apa si mas , baik lah nanti aku masak aja . Mas gak boleh makan sembarangan lagi . aku tidak mau terjadi sesuatu dengan mu lagi ! Tegas Nerin membuat Erlangga tersenyum kecut .
" istirahat lah mas , " Nerin melangkah keluar dan menutup kembali pintu kamarnya , dan melangkahkan kakinya ke dalam dapur membut satu teh hangat untuk suaminya . dan membuat satu kopi untuk Sekertaris Deni
Nerin membawa dua gelas itu di letakan di meja ruang tamu dan kembali masuk ke dalam kamarnya . Meletakan Teh hangat itu di samping nakas ranjang .
__ADS_1
Setelah dirinya keluar dari kamarnya dia menghampiri Deni dan berkata
" sekertaris tolong jaga , Suami ku aku akan pergi sebentar ." printah Nerin
Deni menjawab dengan mengucap " baik nona ,"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah rumah mini minimalis
lebih tepatnya di kediaman rumah Dian .
Di dalam kamar yang tidak terlalu besar juga tidak kecil itu . terdapat tiga wanita berbeda-beda usia itu sedang di rias oleh perias biasa .
Dian sedang di make over oleh perias wanita , penampilan tidak terlalu glamor . karena memang dia meminta yang sedang tidak terlalu tebal
Nerin menunggunya dengan sabar , dia Sudah memakai make-up sedari rumah jadi dia tak perlu di make-up lagi .
Acara akan di mulai 15 menit lagi .
" Din aku keluar bentar ya , aku haus . kamu mau nitip bawain apa ? " tanya Nerin sebelum dirinya keluar
" apa aja lah Ner tapi yang ringan aja , air minum juga ya ."
" oke siap ," Nerin bergegas keluar . mengambil satu gelas dan menuangkan air putih kedalam gelas .
Ting
bunyi pesan wa masuk .
Nerin tersenyum ketika siapa orang yang telah mengirimkan pesan .
Nerin keluar rumah untuk menemui suaminya .
Bersambung
__ADS_1