Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
part 29


__ADS_3

🌹🌹


sebelum bodyguard tersebut melihat jelas korban


Ambulance sudah datang membuat bodyguard tersebut mengurungkan niatnya


akhirnya dia pun pergi


Nerin dibawa ambulance tersebut beserta Kinan yang menemaninya


Dan anak yang di tolong oleh Nerin pun sama dibawa ke rumah sakit . walaupun anak itu nampak tak terluka . tapi tetap saja harus di periksa


semua orang disana yang menyaksikan merasa iba . apa lagi mobil yang menabrak pun langsung kabur begitu saja


sungguh Tradis pikir mereka


semua orang pun bubar dan kembali lagi seperti semula


namun beberapa orang karyawan yang melihat kejadian itu pun merasa kasihan dan berbincang saat kembali lagi ketempat kerja masing masing


" kasian baget ya si Ob itu " ujar salah satu karyawan A


" iya , semoga dia baik baik saja " Timpal karyawan B


obrol itu tak sengaja terdengar jelas oleh sekretaris Aldi yang baru saja keluar lobby . tetapi Aldi nampaknya tak mengetahui siapa Ob tersebut


Biar kepala OB saja yang menangani semua masalah nya


lagi pula sudah prosedur dari perusahaan jika terjadi sesuatu maslah para karyawan akan sedikit mendapatkan bantuan


Aldi pun bertanya tanya dalam dirinya * semoga saja bukan Nona " batin Aldi


Namun sebelum dia keluar ada seorang yang memanggilnya dari arah belakang , dan kelihatan nya nampak terengah engah akibat berlari mungkin saking terburu buru

__ADS_1


" Tuan Aldi ,,, tunggu " panggil kepala OB pria dia pun langsung saja berhenti tak jauh dari Aldi


sebelum ia mengatakan sesuatu dia pun membungkuk sebagai tanda hormat


" cepat katakan " ujar Aldi dingin


dia pun menghela nafas terlebih dahulu untuk menstabilkan detak jantung nya yang sedang naik turun


" begini tuan , korban tabrabrak lari tadi dia sudah di tangani oleh pihak rumah sakit . dan dia salah satu OB wanita disini . yang tak lain Nona Nerin Ujarnya lugas


" Apa " triak Aldi suaranya begitu nyaring dan mengema di seluruh lobby


hingga seluruh karyawan disana terperanjat


" biar saya yang akan urus " ujar Aldi dia pun pergi tanpa menghiraukan tatapan aneh seluruh karyawan


.


.


setengah jam Kinan menunggu nampak panik memikirkan kondisi Nerin . dia mondar mandir menuggu di luar dengan perasaan cemas


entah mengapa pikirkan pikiran buruk langsung saja muncul begitu saja di otak kinan


Kinan mengelengkan kepala beberapa kali utunk menghilangkan pikiran aneh


gadis itu takut jika terjadi hal buruk kepada Nerin sahabatnya .


.


.


Sementara itu Erlangga yang sedang fokus miting mendengarkan penjelasan . kelanjutan proyek yang di bangun tak tau jika adik sang istri menelfon beberapa kali

__ADS_1


cukup memakan waktu hinga 1 jam lebih pria itu keluar dari ruangan miting


" tuan ,,,, Aldi mengatakan " ucap Deni tertahankan sebab mendadak mulut nya itu tak bisa melanjutkan kata kata nya . rasanya begitu sulit untuk mengungkap kejadian yang menimpa istri tuannya


" Apa Deni , cepat katakan " ujar Erlangga pria itu sampai mengenyit bingung melihat Deni yang berhenti mengucapkan kata kata nya


" emm Nona tuan ,,, " terpotong saat dering telepon Deni berdering kembali


" hello Al "


" ya Den , kau sudah mengatakan kepada tuan ??


" biar kau saja yang mengatakan sendiri "


Deni pun menyerahkan HP itu ke Tuan nya


" Tuan ,,, ini Aldi mau bicara sesuatu dengan tuan "


Erlangga menerima hp yang di serahkan oleh Deni


" Ya ,,, Al . cepat katakan "


" em anu ,,, anu tuan . Nona kecelakaan " ucap Aldi


.


.


.


bersambung


jangan lupa tinggalkan jejak serta dukunganya

__ADS_1


Terimakasih


__ADS_2