
🌹🌹
sebelum bodyguard tersebut melihat jelas korban
Ambulance sudah datang membuat bodyguard tersebut mengurungkan niatnya
akhirnya dia pun pergi
Nerin dibawa ambulance tersebut beserta Kinan yang menemaninya
Dan anak yang di tolong oleh Nerin pun sama dibawa ke rumah sakit . walaupun anak itu nampak tak terluka . tapi tetap saja harus di periksa
semua orang disana yang menyaksikan merasa iba . apa lagi mobil yang menabrak pun langsung kabur begitu saja
sungguh Tradis pikir mereka
semua orang pun bubar dan kembali lagi seperti semula
namun beberapa orang karyawan yang melihat kejadian itu pun merasa kasihan dan berbincang saat kembali lagi ketempat kerja masing masing
" kasian baget ya si Ob itu " ujar salah satu karyawan A
" iya , semoga dia baik baik saja " Timpal karyawan B
obrol itu tak sengaja terdengar jelas oleh sekretaris Aldi yang baru saja keluar lobby . tetapi Aldi nampaknya tak mengetahui siapa Ob tersebut
Biar kepala OB saja yang menangani semua masalah nya
lagi pula sudah prosedur dari perusahaan jika terjadi sesuatu maslah para karyawan akan sedikit mendapatkan bantuan
Aldi pun bertanya tanya dalam dirinya * semoga saja bukan Nona " batin Aldi
Namun sebelum dia keluar ada seorang yang memanggilnya dari arah belakang , dan kelihatan nya nampak terengah engah akibat berlari mungkin saking terburu buru
__ADS_1
" Tuan Aldi ,,, tunggu " panggil kepala OB pria dia pun langsung saja berhenti tak jauh dari Aldi
sebelum ia mengatakan sesuatu dia pun membungkuk sebagai tanda hormat
" cepat katakan " ujar Aldi dingin
dia pun menghela nafas terlebih dahulu untuk menstabilkan detak jantung nya yang sedang naik turun
" begini tuan , korban tabrabrak lari tadi dia sudah di tangani oleh pihak rumah sakit . dan dia salah satu OB wanita disini . yang tak lain Nona Nerin Ujarnya lugas
" Apa " triak Aldi suaranya begitu nyaring dan mengema di seluruh lobby
hingga seluruh karyawan disana terperanjat
" biar saya yang akan urus " ujar Aldi dia pun pergi tanpa menghiraukan tatapan aneh seluruh karyawan
.
.
setengah jam Kinan menunggu nampak panik memikirkan kondisi Nerin . dia mondar mandir menuggu di luar dengan perasaan cemas
entah mengapa pikirkan pikiran buruk langsung saja muncul begitu saja di otak kinan
Kinan mengelengkan kepala beberapa kali utunk menghilangkan pikiran aneh
gadis itu takut jika terjadi hal buruk kepada Nerin sahabatnya .
.
.
Sementara itu Erlangga yang sedang fokus miting mendengarkan penjelasan . kelanjutan proyek yang di bangun tak tau jika adik sang istri menelfon beberapa kali
__ADS_1
cukup memakan waktu hinga 1 jam lebih pria itu keluar dari ruangan miting
" tuan ,,,, Aldi mengatakan " ucap Deni tertahankan sebab mendadak mulut nya itu tak bisa melanjutkan kata kata nya . rasanya begitu sulit untuk mengungkap kejadian yang menimpa istri tuannya
" Apa Deni , cepat katakan " ujar Erlangga pria itu sampai mengenyit bingung melihat Deni yang berhenti mengucapkan kata kata nya
" emm Nona tuan ,,, " terpotong saat dering telepon Deni berdering kembali
" hello Al "
" ya Den , kau sudah mengatakan kepada tuan ??
" biar kau saja yang mengatakan sendiri "
Deni pun menyerahkan HP itu ke Tuan nya
" Tuan ,,, ini Aldi mau bicara sesuatu dengan tuan "
Erlangga menerima hp yang di serahkan oleh Deni
" Ya ,,, Al . cepat katakan "
" em anu ,,, anu tuan . Nona kecelakaan " ucap Aldi
.
.
.
bersambung
jangan lupa tinggalkan jejak serta dukunganya
__ADS_1
Terimakasih