
Deni tidak bisa berbuat apa pun , ketika sang nona menubruk tubuh Tuanya
10 menit berlalu Deni tidak tahan , pria itu sangat menghawatirkan keadaan sang Tuan Mudanya
Sebab peluru yang masih menancap di tubuh sang Tuan harus segera di keluarkan
pada akhirnya Deni pun memberanikan diri untuk mencegah sang nona untuk tidak bertindak berlebihan
" Nona ,Tuan harus mendapatkan pertolongan terlebih dahulu " cegah Deni membaranikan diri
Erlangga hanya diam saja , tetapi dalam hatinya dia tersenyum bahagia
Melihat sang istri yang terlihat sangat menghawatirkan dirinya
* apakah kamu sudah menerima ku " batin Erlangga
" Maaf Asisten " Nerin mundur dua langkah namun sebelum itu dia berbisik di telinga Erlangga
" tolong bertahan demi aku , aku akan menjadi istri yang baik . dan menuruti semua apa yang kamu inginkan "
Hati Erlangga tersentuh saat kata kata itu lolos dari bibir sang istri , yang memang selama ini ia tunggu tunggu , pada akhirnya Cintanya terbalas
juga
Erlangga tidak bisa menahan dirinyanya , Detik berikutnya bola matanya itu pun tertutup dengan sempurna
Semua orang yang berada di sana pun ikutan panik
Deni dan Aldi dengan cepat langsung membaringkan , Erlangga di barangkar
__ADS_1
Dokter serta perawatan mulai melakukan tindakan
kemudian bangkar tersebut di dorong masuk ke dalam ruang operasi
Nerin sangat menyesal , atas apa yang baru saja terjadi . jika Asisten Deni tidak menegur dirinya , apa jandinya nanti
Gadis itu mondar mandir di pintu ruang operasi
Lala tidak tahan dengan kondisi Nerin sang nona , gadis itu pun melangkahkan kakinya
" Nona lebih baik tenang dulu , duduk dan doakan , Tuan agar operasinya lancar " ucap Lala
Nerin hanya menurut tak mengucapkan satu kata pun , gadis itu sungguh gelisah
Di alam bahwa sadar
" sayang , mommy sangat bahagia bisa bertemu dengan mu "
" mommy juga sayang .. jaga Deddy mu dengan baik . kamu sudah menemukan pendamping hidup yang tepat sayang . mommy merestui kamu dengan istrimu , istri mu gadis baik . kembali lah ini bukan tempat mu " Ujar sang Mommy sembari mengelus punggung Erlangga sang putra dengan sayang
" tapi , apa mommy tidak kembali " Erlangga tidak bisa berfikir dengan baik pria itu sedikit tidak mengerti dengan dirinya dan ucapannya pun terlontar sangat ringan
" sayang mommy tidak akan pernah bisa kembali , mommy hanya bisa melihat mu tetapi tidak bisa bersamamu . kamu mengerti bukan apa maksud dari ucapan mommy "
" tapi ...
" kembali lh "
Degan perlahan tubuh Sang mommy pun menghilang
__ADS_1
Sementara Aldi sudah membabi buta musuh , pria itu sangat ganas tidak ada kata ampun
" Ridwan tolong telusuri dimana , Nona ayu dibawa "
mata tajam milik Aldi seperti menyala , ini kali pertama pertempuran yang sangat ganas terlihat sangat sadis
Sebelum Aldi tidak pernah membunuh seseorang yang begitu banyak
Pria itu selalu bisa menahan dirinya , kini pria itu benar banar tidak bisa menahan dirinya lagi
Karena nyawa sang Tuan mudanya itu lebih berharga
Kisah singkat Aldi
" kau kenap bisa disini " Erlangga berkata degan sangat sopan
Pria kecil yang berusia 8 tahun itu tak sengaja melihat anak seusianya menangis di pinggir jalan , wajahnya penuh luka bahkan pakaian yang dia pakai pun sudah tak layak
" aku ....aku " Aldi tidak bisa melanjutkan ucapannya
" sudah lah , kau ikut aku "
Erlangga meraih tangan Aldi , Aldi sendiri sempat ragu namun dengan ucapan yang sangat menyakinkan akhirnya Aldi mengikuti Erlangga
**Terimakasih untuk yang sudah
mampir di karya Author
jangan lupa tinggalkan jejak
__ADS_1
Agar author semangat updatenya
🙏🙏🙏😊😊😊**