Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
part 26


__ADS_3

Selamat membaca


" kak,,,, kakak !!! " triak Rian kencang


Rian yang baru saja pulang dari rumah Tian teman sekolahnya pun merasa sangat gembira saat ini


degan penuh semangat dia langsung saja memanggil sang kakak


Nerin yang mendengar triakan adeknya pun bergegas menghampirinya dan membawa HP nya itu


" astaghfirullah dek , apaan sih . kalo pangil tuh gak harus triak triak kali . emang kakakmu ini T**i apa " Ujar Nerin kesel


Setiap kali Rian memanggil sang kakak itu tak bisa dengan nada yang pelan melainkan nada yang tinggi , itu membuat Nerin kesel


" maaf deh kak " mohon Rian " abis aku seneng banget . semenjak aku di beri HP oleh Abang . aku bisa mendapatkan ilmu lebih banyak . yang sebelumnya aku bahkan tak mengerti sekarang aku sudah mengerti semua " curhat Rian


benar saja Rian yang mengerjakan berbagi tugas yang begitu rumit . walau pun ia mencari jawaban dari buku buku yang ia dapatkan dari perpustakaan tetap saja dia tak menemukannya membuat ia kesel sendiri


Erlangga yang mendengar ucapan Rian ia hanya mengelum senyum tipis


* hanya satu Hp saja dia sangat bahagia " batin Erlangga


keduanya pun asik bercerita Erlangga yang mendengar cerita keduanya pun hanya diam saja


walaupun dia merasa di abaikan . tapi ia tak mempermasalahkan itu . hanya mendengar suara Istrinya seakan penyemangat nya apa lagi mood dia sedang buruk saat ini


" dek,,, kamu gak bilang makasih gitu ke Abang " ujar Nerin


Nerin saat ini ia meracik bumbu serta menyiapkan bahan bahan yang akan ia masak


" aku ngucapinnya nanti aja , kalo Abang udah pulang . lagi pula kalo di telfon atau pun lewat chat kan . gak puas kak " jawab Rian

__ADS_1


" terserah deh "


" ya sudah , aku kemar dulu kak " ujar Rian


" emmm"


kemudian Rian pun masuk ke dalam kamar miliknya


Beberapa saat masakan yang di buat Nerin pun selesai


" dek ,,, makan dulu yuk " ajak Nerin dengan suara gak meninggi


sementara ia pun menyiapkan piring dan menata makanan yang tadi ia buat


" Hello ,,, Mas . kelihatan nya fokus banget sih . udah makanan belum " sapa Nerin dari layar HP nya


gadis itu tersenyum cerah , melihat Erlangga suaminya itu sedang fokus bekerja walaupun senja yang sudah tertutup awan hitam . mendakan hari mulai petang


" makan dulu dong mas , istirahat sebentar kan bisa " ujar Nerin kasian melihat pekerjaan suaminya itu menumpuk


" Kok pekerjaan kamu banyak banget mas " ?? lanjut Nerin bertanya


" ah iya ,,, ada sedikit kendala yang mengharukan aku untuk mengecek ulang sayang . jadi begini lah . menumpuk entah sampai kapan akan selesai . kalo kamu gak ngingetin aku makan . mungkin aku dah lupa " ujar Erlangga jujur


" kasian banget sih kamu Mas ,,, segitu banyaknya ,,, emang perut kamu gak keroncongan apa , sampai makan aja di lupain " ujar Nerin gemes mendengar ucapan suaminya itu


" hehehe " Erlangga hanya menanggapi degan cengiran


.


.

__ADS_1


.


sementara Deni kini ia sedang menggrutu kesal lantaran orang yang dia kejaar dari tadi hilang entah kemana


" sial ,,, akan ku buat dia menderita " Deni berbicara sendiri degan wajah mengerikan


Deni pun kembali ke kantor . tapi dia juga tak lupa menghubungi bodyguard untuk mencari Andin man pacar Tuannya itu


Pria itu menlajukan mobilnya degan kecepatan tinggi agar cepat sampai


yang dia pikirkan saat ini ialah pasti sang tuan sedang melampiaskan amarahnya . dan membuat dia semakin bersalah


Deni berjalan dengan cepat menuju ruangan Tuanya dia ingin melihat bagaimana keadaannya saat ini


tanpa mengetuk pintu dan permisi pria itu langsung saja masuk . takut takut hal buruk akan terjadi pada Tuan nya


" ah syukur lah " Deni menghela nafas panjang setelah melihat tuanya baik baik saja


bahkan pria itu merosot di balik pintu setelah dia menutup pintu kembali


Erlangga yang melihat Deni ngos-ngosan pun hanya tersenyum tipis , bahkan senyum itu tak terlihat


" kau sudah membereskan j**"*Ng itu Deni ??? tanya Erlangga


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2