Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
part 32


__ADS_3

selamat membaca


Gavin merasa ulahnya itu akan membuat Erlangga hancur . namun ternya tak seperti yang ia harapkan


* ah aku kira dia akan sedikit jera , apa selama ini dia tak mencari Andin . hemm aku harus mencari tau " batin Gavin


* apakah rencananya gagal oh itu tidak mungkin " batiin Gavin pria itu jelas bingung kenapa bisa . dirinya jelas tau betul jika Erlangga orang lah tak pernah gontai ganti perempuan


pikiran Gavin campur aduk otaknya tak bisa berfikir lagi harus kah mencari cara lagi


Gavin sendiri tak mendengar kan para investor untung saja dia mempunyai asisten


1 jam miting selesai semua orang yang berada di ruang itu pun satu persatu meninggalkan ruangan tersebut


begitu pun dengan Erlangga selaku Presdir . Erlangga mendekat ke arah Gavin , Erlangga tentu saja tau apa yang sedang ada dalam otak Gavin jadi ia harus berpura pura agar Gavin tak merasa curiga terhadap dirinya


Erlangga mengulurkan tangannya , Gavin langsung saja menjabat tangan Erlangga dengan ramah keduanya tak terlihat seperti sedang bermusuhan . namun dalam hati mereka sangat benci situasi ini " lama tak jumpa Vin " ujar Erlangga selepas berjabat tangan


" Lo juga , denger denger dari banyak orang satu bulan penuh kau tak terlihat . apa kau sakit ?? tanya Gavin basa basi pulus penasaran

__ADS_1


Gavin tentu bukan lah orang bodoh menayangkan akan hal itu secara terang terangan . namun itu lah salah satu trik nya untuk memancing musuh


Erlangga tentu saja tau apa yang harus ia jawab tentu saja ia menjawab dengan kebohongan yang di buat buat . mengenai dirinya yang telah di tigalkan oleh Andin


" hemmm,,, kau jelas tau Vin . apa yang telah terjadi dengan ku belakangan ini . kau jelas tau tentang diriku . apa lah daya wanita itu , entah pergi kemana . itu lah yang membuat ku kalut . maka dari itu aku menyendiri . untuk sementara waktu " ujar Erlangga dengan nada sedih di buat buat


sementara Deni yang mendengar ucapan bosnya itu hanya tersenyum geli * kau sangat pandai , bersandiwara bos . aku bahkan tak pernah berfikir jika kau bisa mengatakan seperti itu " batin Deni


bahkan Deni menudukan kepalanya agar senyumnya itu tak terlihat dari semua orang dia bahkan menggaruk tengguknya yang tak gatal


obrolan itu pun berakhir dengan keduanya berpisah dari ruangan miting tersebut


.


.


" Ner ,, bagimana dengan keadaan mu sekarang . sungguh aku merindukan mu " Kinan berbicara sendiri


Nampak jelas dari tingkah nya dan raut wajah yang terlihat lesu gadis itu tak bersemangat setelah teman dekatnya yang selalu bersama kini berbaring sakit

__ADS_1


" ah ,,, Ner " Kinan begitu frustasi rasa nya begitu rindu dengan temannya itu tapi apa lah daya Erlangga suami Nerin tak memperbolehkan dirinya menjenguk Nerin sahabat nya


" Hay Kin ,,, apa apan sih . triak triak ke gitu . kenapa gak jengukin aja si Nerin Lo kan sahabat nya " Tisa kesel mendengar triakan Kinan yang melengking membuat telinga nya serasa mau pecah


" is ,,, jika bisa aku tak se frustasi ini . Tisa ,,,, " ketus Kinan


Kinan dibuat jengkel lantaran Tisa menegurnya , Kinan merasa tak merasa bersalah


" lah ,,, bagaimana bisa . secara kan Lo itu sahabat dekatnya " Tisa memutar matanya jekel karena jawaban Kinan ketus


" ya jelas bisa lah , Lo gak tau aja . dia sekarang di jaga ketat oleh orang . mana dia ...." tertahankan lantran ada suara bariton yang membuat dirinya terperanjat


.


.


.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2