
Di dalam mobil Aldi hanya diam saja , bocah kecil itu bingung harus memulai mengatakan apa
Sedangkan Erlangga dia juga diam , membuat suasana di dalam mobil itu hening
Hingga masuk ke Pekarangan kedua bocah tersebut masih saja diam
Aldi bengong melihat bangunan megah bak seperti Istana
Apakah mungkin dirinya masuk di Negri dongeng , seperti cerita cerita teman sekolah wanitanya
" ayo turun " ajak Erlangga setelah ia turun dari mobil miliknya terlebih dahulu
" wah sangat mewah , apakah Istana ini milik mu "
Kedua bola mata Aldi tak henti hentinya berbinar , betapa ia mengagumi bangunan yang berada di hadapannya
" orang tua ku , aku hanya menumpang mereka " jawab Erlangga asal
" itu sama saja , Istana mu . kau pasti sangat kaya . ah aku rasa tidak pantas berada di sini "
Degan perlahan bocah kecil itu Mundur menjauh dari Erlangga
" mau kemana ? ayo kau ikut aku "
" tapi , aku takut orang tuamu akan memarahiku nanti . apa lagi dengan keadaan ku seperti ini "
Aldi mengatakan begitu banyak , Erlangga hanya geleng-geleng kepala
" kau ini laki laki atau wanita , bisa bisanya kau berkata begitu banyak "
__ADS_1
Setelah mengatakn itu Erlangga mengandeng Aldi memaksa untuk masuk kedalam mansion miliknya
walaupun Aldi sendiri merasa takut namun bocah kecil itu sangat mengagumi bangunan megah tersebut
Tak henti hentinya terperangah melihat semua barang barang yang berada di dalam mansion tersebut
" paman antarkan .. " ucapan Erlangga tertahan sebab dirinya lupa belum sempat mengetahui namanya
Erlangga tepuk jidat * bodoh " batin Erlangga nyengir
" siap nama mu " tanya Erlangga menengok arah Aldi yang masih saja terperangah isi rumahnya
Erlangga geleng kepala , setelah dia menepuk pundak Aldi degan pelan
" siapa namamu "
" aku Aldi "
" kau ikut dengan paman ini "
kemudian Erlangga mengatakan ke pria di hadapannya itu , dia adalah kepala pelayan yang bernama Bima
" paman bawa Aldi ke kamar tamu . oh ya paman , kau juga suruh seseorang untuk membelikan pakaian untuknya dan apa pun yang dia butuhkan kau turuti saja . biar aku yang akan menjelaskan ke Deddy dan mommy "
" Baik Tuan muda , apakah tuan muda mau makan sekarang ?
" iya paman kau siapkan saja , aku ke atas dulu "
" baik Tuan muda , akan saya laksanakan "
__ADS_1
Erlangga mengganguk kemudian ia , menuju kamar miliknya
Sedang Bima kepala pelayan pun mengajak Aldi menuju kamar tamu
..
" Hah " Aldi terperanjat saat tepukan punggung yang begitu keras
" kau ini " kesel Aldi melihat bodyguard tersebut membuyarkan kenangan yang baru saja ia pikirkan
" maaf kan saya Tuan , saya hanya mengatakan jika Nona Ayu sudah di temukan . Kita harus cepat kesana " ujarnya sopan
" Kenapa kau baru memberi tahu ku , dasar kau ini " Aldi masih saja terlihat kesal atas prilaku bodyguardnya itu
Aldi melangkahkan kaki dengan sangat lebar , di iringi dengan lari kecil agar cepat sampai ke mobil yang akan mengantarkan ke tempat tujuan
Dering telepon membuat Aldi sedikit mendesah
" huh siapa sih "
setelah mengetahui siapa yang menghubungi dirinya pria itu pun menggeser ikon berwarna hijau
" Iya Den "
" bagaimana apa kau sudah menemukan jejak nona Ayu . dan iya bagaimana kondisi Tuan Gavin . apakah di lolos "
" aku sedang menuju lokasi Nona ayu sekarang , itu nanti saja . biar kita saja yang mengetahuinya . aku tutup "
" oke , baik lah
__ADS_1