Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
part 8


__ADS_3

selamat membaca


" bentar ya mbak " ujar Nerin mengulur waktu agar Erlangga saja yang memesannya


* is kemana si dia ko lama banget " batin Nerin kesel dan mengurutu


" baik lah saya kesana dulu " pamit pelayan tersebut sopan karena dia tau bahwa yang tadi bersama dengan Nerin bosnya ia tak mau cari masalah


Nerin yang masih menunggu di kaget kan teman semasa sekolah dulu yang selalu iri dengannya karena Nerin selalu mendapatkan perlakuan baik dari setiap pria


" ternyata kau bisa makan di tempat ini " makin Alen


" kenapa tidak , emang kamu saja yang bisa " Jawab Nerin ketus


" baru bisa makan di sini aja kau berlaga . ngaca dong Ner penampilan mu seperti orang yang habis dari sawah " hina Alen


" kau tak pernah berubah rupanya Len selalu memandang ku rendah . apa yang kau banggakan dari dirimu . apa kau merasa paling hebat " geram Nerin tersut emosi


" jelas aku bisa di bangkan . karena aku artis sedang kau hanya wanita rendahan . aku bisa membeli apa pun semau ku dan bisa menjujung tinggi keluarga ku " Alen semakin menjadi jadi dan membanggakan diri


" mungkin sekarang kamu sedang terbang melayang di angkasa tetapi siapa yang tau jika kamu akan terjatuh di detik ini juga . aku peringatkan ke kamu ya lan jangan pernah kau membanggakan dirimu sendiri paling hebat jika terjatuh kau tak akan mampu bisa bangkit kembali " ejek Nerin


pertengkaran itu semakin panas ejekan demi ejekan yang di lontarkan Alen dan teman temannya membuat Nerin gadis itu murka


Di ruang pribadi Erlangga


ketukan pintu membuat dua pria itu seketika menghentikan obrolannya

__ADS_1


tok tok tok


masuk


" permisi tuan , nona sedang bertengkar dengan orang lain " ujar pelayan pria


" apa kau bilang Nerin sedang bertengkar " pekik Erlangga langsung berlari kecil


bener saja tiga orang gadis sedang mengolok olok Nerin degan ucapan yang tak patut di dengar


" apa kau habis menjual tubuhmu , agar bisa makan enak " ejek Alen


" ada apa ini " terdengar suara Tinggi nan berwibawa membungkam semua orang bahkan semua gadis di buat mlongo degan kedatangan Erlangga Arga Lawrence sang penguasa Raja bisnis dengan memakai pakean biasa


" kenapa kamu belum makan yang " ujar Erlangga ke Nerin di hadapannya semua orang


sementara semua orang mendapati seorang penguasa bisa berbica sangat manis bahkan memangilnya degan sebutan sayang membuat para gadis iri


sedangkan Alen dan kedua temannya di buat bingung * beruntung sekali si dia " batin Alen dan kedua temannya


" aku mau pulang , lebih baik aku makan di rumah dari pada harus makan degan orang sombong yang selalu membanggakan dirinya " sembari matanya melirik ke arah Alen dan temanya terlihat ia sangat mengagumi Arya suaminya


* dia terhipnotis degan Arya . ah lebih baik aku panas pansin agar tu kumpor meledak sekalian . gosong gosong dah " batin Nerin tersenyum licik dan ia bahkan menunduk untuk menyembunyikan senyum kecilnya agar tak terlihat


" Hay ada apa . cepat angkat kepala mu " Erlangga mengguncang tubuh Nerin agar Nerin mengkat kepalanya


detik berikutnya Nerin tersenyum sangat manis bahkan ia sudah siap untuk mulai berakting

__ADS_1


* lihat lah permainan ku lan , agar kau yakin jika aku ini wanita yang seperti kau katakan " batin Nerin tersenyum penuh kemenangan


* sama sendiri kan tak berdosa " batin Nerin lagi


" diam kamu . kamu yang salah di sini lagian kamu dari tadi aku tunggu lama banget . habis ngapain aja di toilet . dasar menjengkelkan " ujar Nerin kesel


" ayo pulang " ujar Nerin bahkan ia dengan berani menarik telinga Erlangga


" aduh ayang sakit " triak Erlangga " ini namanya Kade RT tau " Rajuk Erlangga


* kasian sekali kau tuan , sungguh kau tak berdaya menghadapi nona . kau sangat hebat nona aku bahkan tak pernah berfikir jika tuan akan selemah ini jika berhadapan dengan wanita yang di cintainya " batin Deni tersenyum samar


" amankan wanita yang telah mencaci maki nona . dan hapus semua foto atau pun video jika ada orang yang membeberkan ke publik akan tamat riwayatnya kalian mengerti . saya akan hitung dari sekarang 3 . 2 . 1 . selesai "


setelah mengatakan peringatan ke sumua orang Deni memberi tahukan ke beberapa pelayan untuk menyiapkan beberapa makan dan mengirimnya


.


.


.


.


.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2