Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
part 62


__ADS_3

" kau yakin Gavin di sini " ucap Erlangga kepada Aldi setelah turun dari mobilnya itu dengan Nada yang terdengar penuh penekanan


Pria itu takut akan terjadi sesuatu hal buruk pada sahabatnya


" iya tuan , Johan yang sudah masuk kedalam "


" baik lah ,, Ayo "


Erlangga mengikuti arahan Aldi yang berada di depannya Deni juga para bodyguard pun mengikuti


Sebagian yang sudah mengambil tempat masing masing


dor


Tembakan lolos dari tangan


Erlangga


Rupanya Pria itu sungguh tidak bisa mengontrol dirinya


Tembakan pertama terdengar sangat nyaring


Gavin yang didalam tersenyum penuh kemenangan , ternyata inilah rencana selanjutnya yang dinginkan Gavin


" kau dengar sayang , pangeran mu sudah datang " sinis Gavin juga ada gelak tawa yang terdengar sangat puas


" Zo kau bawa wanita ini " Gavin menyuruh Kenzo untuk membawa Ayu ketempat lain di ikuti dua orang bodyguard yang


" Baik Tuan , berhati-hati lah " Kenzo memperingati Gavin untuk lebih berhati hati , namun peria itu hanya menyunggingkan senyum kecil . pertanda mengerti


Dor


" Di mana , kau Gavin.... " Triak Erlangga menggelegar bersamaan dengan Pintu yang terbuka akibat tendangan ganas dari Erlangga yang terlihat seperti macan Asia


Brakkkkkkk


Gavin yang sedang duduk anteng , terlihat sangat santai itu dengan kaki yang di silang kan sementara tangan kanannya Memegang belati yang sedikit terkena darah , senyum terukir di wajah Gavin

__ADS_1


Erlangga nampak emosi , ketika melihat darah di pisau belati yang di pegang Gavin


" mungkinkah " pikir Erlangga pikiran pikiran buruk mulai menari nari di dalam otak milik Erlangga


" wah selamat datang teman ku " sapa Gavin pira itu berdiri tegak setelah melihat Erlangga berada di tepannya


Dor


Dada bidang sebelah kanan Erlangga tertembak akibat pria itu sedang lengah


bodyguard yang mendampingi Gavin menembak dada bidang milik Erlangga


Gavin tersenyum puas


Tapi kepuasannya pun langsung sirna , karena serangan dari anak buah Erlangga lebih brutal dari perkiraan


Deni mlongo melihat Erlangga hampir tumbang


" Tuan " tiriak Deni bersama dengan Aldi yang menengok arah Deni Triak


Degan Gavin yang sudah tertawa lepas meninggalkan tempat itu


Namun Brak


.


.


Rumah sakit Harapan yang didirikan oleh ayah Erlangga tuan Lawrence


Para dokter dan perawat pun sudah mulai menunggu di pelataran rumah sakit , tepat di lobby


Nerin yang mendengar kabar jika Erlangga tertembak pun langsung panik


Gadis itu lari tanpa memakai sepatu , tas ia bawa tadi pun ia tinggal hanya ponsel saja yang dia pegang , pikirannya kau


Bersamaan degan Lala juga Ana terlihat kebingungan

__ADS_1


kedua wanita itu pun mengikuti arah , sang nona muda lari


Kinan yang baru kembali dari toilet pun bingung bangku yang tadi ada Nerin dan kedua pelayanan sudah kosong


Sementara sepatu serta tasnya tergeletak


Kinan semakin bingung gadis itu pun , bertanya dengan orang yang berada di sana


sebelum itu Kinan membawa barang milik Nerin yang tertinggal


Sesampainya di rumah sakit , Nerin pun menarik nafas berulang kali , gadis itu pun terengah engah .


namun sebelum gadis itu masuk , beberapa mobil datang salah satunya mobil Erlangga


Nerin menghentikan langkahnya , gadis itu melangkahkan kakinya menatap Mobil yang nampak tak asing


Detik berikutnya kedua bola mata Nerin terbuka lebar


Nerin menjerit serta teriak menyebut nama sang suami


" Arr...... " triak Nerin gadis itu menabrak semua orang yang disana


Gadis itu ambruk menubruk tubuh besar Erlangga nampak tak berdaya namun kedua bola matanya masih sedikit terbuka


Setelah pintu mobil terbuka Erlangga pria itu turun dengan bantuan Deni yang di sampingnya


Namun belum sempat piria itu berdiri ,Nerin menubruk nya degan begitu cepat


Semua orang mlongo , dengan tingkah laku gadis yang tak di kenal


**Terima kasih yang sempat mampir di karya author Abal Abal ini


jangan lupa dukungnya


agar author lebih semangat lagi


salam sehat untuk semua**

__ADS_1


__ADS_2