Suamiku Seorang Presdir

Suamiku Seorang Presdir
Part 31


__ADS_3

selamat membaca


Satu minggu saat Nerin di rawat di Rumah sakit . perasaan Erlangga tak tenang maka dari itu ia memutuskan memindahkan istrinya ke mansion saja agar keamanan lebih ketat


walaupun semua orang tak mengetahui jika Dirinya mempunyai Istri . tapi ia harus waspada


Satu bulan penuh itu Erlangga selalu menceritakan hari hari kepada sang istri , berharap sang istri bisa merespon nya


" sayang cepat bangun , Kenapa tidur mu sangat lama " bisik Erlangga


Tak henti hentinya Erlangga membisikan kata kata . berharap ada suatu ke ajaib an


" aku janji jika kamu sadar nanti , aku akan slalu berada di samping mu " bisiknya lagi


waktu menujukan jam 11. 30 Erlangga merasa perutnya perlu di isi jadi dia memutuskan untuk meninggalkan Nerin sebentar


" sayang aku tinggal sebentar ya " pamit Erlangga tak lupa mencium kening sekilas


dering telepon menghentikan langkahnya . Erlangga merogoh saku celana mengambil hp nya yang dia simpan tadi


" hello Den , ada apa ?


" Tuan , tuan Gavin ingin bertemu langsung dengan anda "


" oke , setelah aku makan siang nanti "


" Tuan mau saya jemput "


" tidak usah ,, kau urus saja pekerjaan mu "

__ADS_1


" baik tuan "


setelah telfonnya itu terputus Erlangga menyimpan kembali HP nya itu


dia pun berjalan kembali menuju ruang makan melalui lift .


disana sudah tertera berbagi macam hidangan yang biasa dia makan


Erlangga menikmati makanannya dengan tenang tetapi rasa hampa selalu merasuki benaknya


setelah merasa kenyang Erlangga belum juga beranjak dan dia mengatakan sesuatu ke Bima kepala pelayan


" Bim , aku akan keluar sebentar . kau suruh Ana dan Lala untuk menemani isteri ku . jaga istri ku dengan baik "printah Erlangga


" baik tuan , nanti akan saya sampaikan "


Erlangga mengninggalkan ruang itu dia berbegas menuju kamar miliknya memutuskan mandi sebentar dan menganti pakean folmal karena tadi dia memakai pakean rumahan


Mobil itu berhenti tepat di depan lobby dan di sambut hangat oleh para karyawan , juga Aldi dan Deni di sana


Para karyawan jelas bingung apa yang telah terjadi kepada sang presdir biasanya jika dia pergi asisten Deni selalu mengikutinya . tetapi sebulan ini dia hanya di temani para bodyguard saja


" selamat sing Tuan " ujapnya serempak sembari membungkuk sebagai tanda hormat


Erlangga hanya mengguk dan melangkah kakinya menuju Lift yang mengatakan mereka ke ruangan


" Den dia dimana ?? kau sudah siapkan ? tanya Erlangga di dalam lift tersebut


" di ruang miting tuan dan di temani beberapa orang . sudah tuan " jawab nya lugas

__ADS_1


" bagus "


lift terbuka dengan langkah panjang Erlangga menuju ruang miting


sebenarnya dia ingin mengadakan miting di ruang kerja yang berada di mansion melalui vc saja.


Erlangga jelas tau apa yang sedang di pikiran si b***k Gavin . maka dari itu dia bertekad untuk menghadiri nya . dan menyutuji apa yang di katakan Deni


Senyum tersungging di sudat bibir Erlangga pria itu menatap dengan mata yang menyipit


* Hem ,, ternyata kau mau beramin main dengan ku "batin Erlangga tersenyum licik di ujung bibirnya


penjelasan dari para investor itu tak di dengarkan oleh Erlangga . Erlangga hanya mengawasi tingkah laku Gavin


* baik lah mari kita mulai " batin Erlangga tersenyum penuh kemenangan


sementara Gavin merasa curiga dengan tingkah laku Erlangga . apa lagi dari wajah nya itu menampilkan biasa saja , seakan dia tak ada masalah yang menimpanya .


Dirinya mersa bahwa Erlangga selama ini tak pernah terlihat , karena frustasi akibat Andin bersama dirinya dan lagi penggelapan dana yang dirinya buat


.


.


.


bersambung


maaf kan author para readers . author tak bisa up tiap hari lantaran author banyak kerjaan

__ADS_1


setelah membaca , like , komen . vote serta bintang lima


terimakasih


__ADS_2